Definisi Beruntung
Banyak orang orang yang penasaran apa itu beruntung? Dan apa tanda-tanda orang yang beruntung? Perlu kita ketahui Keberuntungan adalah ketika seseorang mendapatkan sesuatu kebaikan atau keberhasilan. Namun, hal ini ia peroleh karena tanpa ia duga atau tanpa usaha yang banyak.
Dalam konteks Islam, keberuntungan sering kali bisa memiliki arti sebagai hasil dari takdir yang telah oleh Allah SWT tetapkan (qadha dan qadar). Islam mengajarkan bahwa segala sesuatu yang akan terjadi di dunia dan di akhirat, baik maupun buruk seseorang, sudah merupakan bagian dari rencana Allah SWT, dan tidak mungkin selain atas izin-Nya.
Firman Allah
Lalu siapakah orang-orang yang beruntung? Allah telah berfirman dalam surat al Mu’minun ayat 1 sampai 11:
قَدْ اَفْلَحَ الْمُؤْمِنُوْنَۙ ١الَّذِيْنَ هُمْ فِيْ صَلَاتِهِمْ خٰشِعُوْنَ ٢وَالَّذِيْنَ هُمْ عَنِ اللَّغْوِ مُعْرِضُوْنَۙ ٣وَالَّذِيْنَ هُمْ لِلزَّكٰوةِ فٰعِلُوْنَۙ ٤وَالَّذِيْنَ هُمْ لِفُرُوْجِهِمْ حٰفِظُوْنَۙ ٥اِلَّا عَلٰٓى اَزْوَاجِهِمْ اَوْ مَا مَلَكَتْ اَيْمَانُهُمْ فَاِنَّهُمْ غَيْرُ مَلُوْمِيْنَۚ ٦فَمَنِ ابْتَغٰى وَرَاۤءَ ذٰلِكَ فَاُولٰۤىِٕكَ هُمُ الْعَادُوْنَۚ ٧وَالَّذِيْنَ هُمْ لِاَمٰنٰتِهِمْ وَعَهْدِهِمْ رَاعُوْنَۙ ٨وَالَّذِيْنَ هُمْ عَلٰى صَلَوٰتِهِمْ يُحَافِظُوْنَۘ ٩اُولٰۤىِٕكَ هُمُ الْوٰرِثُوْنَۙ ١الَّذِيْنَ يَرِثُوْنَ الْفِرْدَوْسَۗ هُمْ فِيْهَا خٰلِدُوْنَ ١
Artinya: Sungguh, beruntunglah orang-orang mukmin. (Yaitu) orang-orang yang khusyuk dalam salatnya, orang-orang yang meninggalkan (perbuatan dan perkataan) yang tidak berguna, orang-orang yang menunaikan zakat, dan orang-orang yang menjaga kemaluannya, kecuali terhadap istri-istri mereka atau hamba sahaya yang mereka miliki. Sesungguhnya mereka tidak tercela (karena menggaulinya). Maka, siapa yang mencari (pelampiasan syahwat) selain itu, mereka itulah orang-orang yang melampaui batas. (Sungguh beruntung pula) orang-orang yang memelihara amanat dan janji mereka. Orang-orang yang memelihara salat mereka. Mereka itulah orang-orang yang akan mewarisi. (Yaitu) orang-orang yang akan mewarisi (surga) Firdaus. Mereka kekal di dalamnya.
Baca Juga: Makna Cinta dalam Al-Qur’an: Pelajaran dari Surat Quraisy
Maka dari ayat tersebut kita bisa menyimpulkan bahwasanya orang-orang yang beruntung itu akan memiliki beberapa sifat berikut:
1. Khusuk ketika salat
2. Meninggalkan perbuatan yang buruk
3. Menunaikan Zakat
4. Menjaga kemaluannya, kecuali kepada istri ataupun budaknya
5. Amanah
6. Menjaga salatnya
Baca Juga: Cara Pengobatan Sifat Sombong Ala Syekh Abu Yazid
Kesimpulan
Oleh karena itu, mereka yang memiliki enam sifat mulia di atas akan mewarisi surga. (Orang yang beruntung) karena amal kebajikan mereka selama hidup di dunia, maka ia akan mendapatkan surga Firdaus yang paling tinggi, yang di atasnya berada `Arsy Allah Yang Maha Pemurah, dan mereka kekal di dalamnya. Umar bin Khatab meriwayatkan sebuah hadis, dimana Rasulullah saw bersabda:
“Telah diturunkan kepadaku sepuluh ayat: Barang siapa yang menegakkannya maka ia akan masuk surga, lalu ia membaca sepuluh ayat ini dari permulaan Surah al-Mu`minun. (H.R At-Tirmidzi)
Maka kesimpulannya adalah orang yang beruntung adalah orang yang memiliki akhlak yang bagus. Karena, barangsiapa yang memiliki sifat-sifat di atas maka akan menjadikannya sebagai manusia yang berakhlak bagus (mulia).
Referensi: Kitab Mauidlotul Al-Mu’minin
Jangan lupa kunjungi juga akun media sosial Pondok Lirboyo
