Tag Archives: kyai

Haflah Pondok Pesantren Putri Tahfizhil Qur’an

LirboyoNet, Kediri—Sabtu 13 April 2019 M yang bertepatan dengan 8 Sya’ban 1440 H, Pondok Pesantren Putri Tahfizhil Qur’an Lirboyo Kediri, menggelar agenda tahunan yaitu Haflah Akhirussanah P3TQ sekaligus Takhtiman Tamatan Madrasah Hidayatul Mubtadi-aat Fittahfizhi Wal Qiro’at.

Dalam acara tersebut turut mengundang segenap dzuriyah pondok pesantren Lirboyo diantaranya KH. An’im Falahuddin Mahrus, dan KH. Abdul Kholiq Ridlwan. Dalam memeriahkan acara ini, pihak P3TQ turut mengundang Dr. KH. Ahsin Sakho Muhammad, beliau adalah pakar ilmu al-Qur’an dan pengasuh Pondok Pesantren Dar al-Qur’an yang tidak lain beliau adalah saudara kandung dari istri KH. Abdulloh Kafabihi Mahrus.

“Dalam kesempatan ini kita semua para hadirin bersama-sama menyaksikan santri-santri putri mengkhatamkan dan menghafalkan al-Qur’an. Dan mereka semua memperjuangkan sesuatu yang berkaitan dengan kalamulloh, dan apa saja yang berkaitan dengan kalamulloh itu pasti mempunyai nilai yang sangat positif”. Tutur Dr. KH. Ahsin Sakho Muhammad dalam ceramahnya.

Lebih lanjut beliau menjelaskan “berkhidmah kepada al-Qur’an itu tidak ada yang percuma. Dengan kita berkhidmah kepada al-Qur’an, kita akan mendapatkan keberkahan dari al-Qur’an itu sendiri. Bahkan ada satu riwayat ‘barang siapa yang melihat mushaf; maka, melihatnya adalah ibadah”.

Dengan diadakannya acara haflah seperti ini diharapkan kepada seluruh santri bisa mendapatkan motivasi dalam proses belajar di pondok pesantren dan bisa mendapatkan manfaat dan keberkahan berkumpul dengan para kyai.

Studi Banding Pengurus & Pengajar Pondok Pesantren An-Nawawi

LirboyoNet, Kediri—Untuk yang kesekian kalinya, dipenghujung tahun 2018 ini (22/12/2018) pondok pesantren Lirboyo kembali menerima kujungan studi banding. Dan kali ini berbeda dengan sebelumnya, yang biasanya santri-santri dan pengurus. Untuk kali ini ada sekitar 30 pengurus dan pengajar dari pondok pesantren An-Nawawi yang mengunjungi pondok pesantren Lirboyo.

Pondok pesantren yang terletak di dusun Berjan Desa Gintungan Gebang Purworejo didirikan pertama kali oleh al-Maghfurlah K.H. Zarkasyi (1830 M -1914 M) pada tahun 1970 M. Di pondok pesantren ini Beliau lebih fokus untuk mengembangkan dan membina Thoriqoh Qodiriyyah wa Naqsyabandiyyah. Setelah Beliau wafat, pengembangan dan pembinaan Thoriqoh Qodiriyyah wa Naqsyabandiyyah dilanjutkan oleh putra Beliau yaitu al-Maghfurlah K.H. Shiddiq atau Ky. Tanwir (1914M – 1947M).  Perkembangan pondok pesantren ini mulai nampak setelah diasuh oleh putra K.H. Shiddiq yang bernama al-Maghfurlah K.H. Nawawi. Pada masa ini pondok pesantren tidak hanya berfokus pada ilmu thoriqoh saja tetapi juga sudah mulai mengajarkan keilmuan bidang syari’ah. Dan sekarang kepemimpinan pondok pesantren An-Nawawi diasuh oleh KH. Achmad Chalwani.

Dalam kegiatan kali ini banyak pertanyaan dari para pengajar pondok pesantren An-Nawawi terkait sistem belajar mengajar di pondok pesantren Lirboyo. Karena bukan pekerjaan yang mudah untuk mengatur kurang lebih 13.000 santri, utamanya dalam bidang ketertiban. Dan hal-hal demikian yang coba dikaji oleh para pengurus dan pengajar pondok pesantren An-Nawawi.

Silaturohim Alumni Lirboyo Mesir

LirboyoNet, Mesir—Mahasiswa Indonesia alumni Pondok Pesantren Lirboyo yang terhimpun dalam HIMASAL (Himpunan Santri dan Alumni Lirboyo) Mesir beberapa hari yang lalu mengadakan acara silaturohim mahasiswa Indonesia alumni pondok pesantren Lirboyo dan juga kegiatan-kegiatan PCI NU Mesir. Acara ini bertempat di kediaman salah seorang anggota HIMASAL di daerah Nang Gamaliah Cairo Mesir.

Sebagaimana kita ketahui, HIMASAL merupakan wadah silaturohim santri dan alumni pondok pesantren Lirboyo yang tersebar diseluruh kota di Indonesia bahkan luar negeri. dan dimasing-masing cabang HIMASAL tersebut setiap bulannya mengadakan kegiatan yang bermacam-macam, diantaranya seperti Istighotsah, tahlil, manaqib, kajian ilmiah, pengajian umum, dan bakti sosial.

HIMASAL cabang Mesir pun melakukan kegiatan yang sama setiap bulannya. Seperti halnya kemarin, beberapa alumni Lirboyo yang berada di Cairo Mesir mengadakan acara silaturohim sesama alumni. Acara ini dipimpin oleh mas Muhakam Zein, beliau adalah mantan ketua PCI NU Mesir dan juga pendiri Buletin BEDUG NU Mesir. Dalam sambutannya mas Amrulloh, alumni senior di Mesir dan mantan aktivis LBM dan Lakpesdam NU Mesir mengajak semua teman-teman alumni untuk aktif dalam kegiatan-kegiatan NU baik yang bersifat ilmiah ataupun yang lainnya.

Acara pun ditutup dengan do’a bersama demi kemaslahatan perjuangan pendidikan mereka di Mesir.

Haul KH. Marzuqi Dahlan ke-43

LirboyoNet, Kediri – Suasana malam yang cerah menyelimuti nuansa khidmat haul KH. Marzuqi Dahlan kamis malam jumat kemarin (26/07). Bertempat di ndalem lama KH. A. Idris Marzuqi, acara ini dihadiri oleh ratusan tamu undangan. Tamu-tamu yang datang termasuk para ulama dan kiai di sekitar kota Kediri, dzurriyah KH. Abdul Karim, masyarakat desa Lirboyo, dan pengurus Ponpes Lirboyo.

Acara tersebut merupakan haul beliau yang ke-43 tahun. Beliau wafat pada 18 Nopember tahun 1985 M, atau bertepatan dengan 14 Dzulqa’dah 1395 H. Selain memperingati haul KH. Marzuqi Dahlan, malam kemarin juga sekaligus menjadi peringatan haul Hj. Maryam binti KH. Abdul Karim yang merupakan istri beliau, dan segenap dzurriyah KH. Marzuqi Dahlan yang telah wafat.

Seperti umumnya peringatan haul, acara dibuka dengan pembacaan tawassul kepada nama-nama yang hendak dihauli. Dilanjutkan dengan membaca surat yasin, tahlil, dan ditutup doa.

Dalam sambutan atas nama keluarga, KH. Yasin Asymuni menuturkan kenagan beliau tentang sosok dan pribadi KH. Marzuqi Dahlan. Menurut beliau, sosok Mbah Juki, panggilan KH. Marzuqi Dahlan, adalah orang yang sangat khusyuk dalam menjalankan salat. Mbah Juki  amat meresapi setiap bacaan dan gerakan salat yang beliau lakukan. “Mbah Kiai Marzuqi, ingkang kulo ningali, menawi wahosan, niku estu-estu tadabbur. Estu-estu dipun resapi, dipun wahos, mboten cepet-cepet.” (Mbah Kiai Marzuki, yang saya lihat, terkait bacaan salat itu sangat-sangat tadabbur. Sangat-sangat diresapi. Dibaca, tidak cepat-cepat.) Kenang  Kiai Yasin.  “Insyaallah, ingkang sepuh-sepuh, taseh semerep, saget ngraosaken.” (Insyaallah, alumni-alumni senior yang mengetahui beliau, bisa merasakan.) Pungkas Kiai Yasin.

Semoga berkah dari KH. Marzuqi Dahlan dapat kita rasakan terus sampai kapanpun. Alfatihah……[]

KH. M. Thohir Marzuqi Wafat

إن لله و إن إليه راجعون

INNA LILLAHI WA INNA ILAIHI ROJI’UN

Telah pulang ke rahmatullah

Romo KH. M. THOHIR MARZUQI

(Adik dari Romo KH. A. Idris Marzuqi) Pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo Kota Kediri sekitar pukul 21.00 WIB.

Kepada segenap alumni dan pembaca semua dimohon untuk berkenan dengan ikhlas membacakan:

1. Surat Al Fatihah 1x

2. Surat Al Ikhlas 3x

3. Al Mu’awwidzatain 1x

4. Ayat Kursi 1x

Yang pahalanya ditujukan kepada Romo KH. M. Thohir Marzuqi.

Semoga beliau diampuni segala dosa-dosanya dan diterima semua amal baiknya amin.