Motif Tercetusnya Hadis Palsu

Motif tercetusnya hadis palsu | Faktor-faktor yang menjadi pemicu munculnya hadis palsu di antaranya sebagaimana berikut: Ifsad al-Din (untuk merusak agama Islam) sebagaimana yang dilakukan oleh kalangan Zanadiqoh atau kafir zindiq. Diceritakan bahwa Hamad bin Zaid memalsukan redaksi hadis Nabi Saw. kurang lebih sebanyak 14.000 hadis. Contohnya adalah hadis marfu’ yang diriwayatkan oleh Humaid dari…

Lanjutkan

Cara Mendeteksi Hadis Palsu

Cara mendeteksi hadis palsu | Topik tentang memahami hadis Nabi Muhammad saw. senantiasa mengundang perhatian. Pembahasan tentangnya merupakan keseruan tersendiri. Hal itu, disebabkan bahwa hampir semua gerakan pembaruan Islam tidak lepas dari topik ini, yakni bagaimana memisahkan antara hadis yang valid dan hadis yang tidak valid. Perbedaan pendapat di kalangan ulama juga terjadi akibat persoalan…

Lanjutkan

Menengok Perjuangan Guru sebagai Pemompa Jiwa yang Lesu

Untuk melecutkan semangat dan pemompa gairah bagi para pelajar ilmu, kitab Haulaai’ Masyayikhina karya Ustadz Musa Attamani ini sangat cocok sekali. Kitab ini berisi perjalanan ilmiah dari para kiai Nusantara dan dilengkapi cerita mengenai akhlak mua’lif, serta karomah yang didapatkan di masa-masa belajarnya. Bermula dari banyaknya pelajar Indonesia yang mencari ilmu di luar negeri kemudian…

Lanjutkan

Keruntuhan Argumentasi Paham Anti Mazhab dan Taqlid

Keruntuhan Argumentasi Paham Anti Mazhab dan Taqlid | Kitab Al-Lamazhabiyyah: Akhtharu Bid’ah Tuhaddidu asy-Syari’ah al-Islamiyyah karya ulama terkemuka Dr. M. Said Ramadhan Al-Buthi ini berupaya menangkis tuduhan bid’ah-sesat yang sering dialamatkan kepada umat Islam yang menganut mazhab khususnya mazhab empat (Hanafi, Maliki, Syafi’i dan Hanbali). Kitab ini hendak melemparkan tuduhan berbalik kepada si penuduh. Jika…

Lanjutkan

Tabayyun: Tips Jitu Menangkal Hoaks

Saat ini kita hidup di era serba digital, berita apapun dengan mudahnya dapat diakses secepat sentuhan jari melalui layar smartphone. Meski begitu, kecanggihan alat komunikasi juga berdampak pada objektivitas suatu berita, marak sekali berita bohong bermunculan di platform media. Bahkan, akhir-akhir ini kita turut prihatin melihat fenomena mudahnya orang membagikan kabar yang belum jelas kebenarannya….

Lanjutkan

Bersama Syaikh Said Ramadhan Buthi; Tidak Sekedar Bercerita tentang Kanjeng Nabi

Mungkin ini adalah hal baru. Mungkin juga tidak.Tapi yang jelas, hal ini akan menjadi sesuatu yang menarik. Sesuatu yang akan menjadi mengalaman mengesankan bagi siapa saja yang mencobanya setelah kita cenderung mempelajari fiqih atau tasawuf saja (misalnya) untuk menjadi seorang Muslim yang saleh. Mengetahui ajaran dan hakikat Islam melalui pendekatan sejarah. Shirah Nabawi merupakan salah…

Lanjutkan
tealight-candle-on-human-palms-783200

Tingkatan dalam Ranah Tasawuf

Tingkatan dalam ranah tasawuf | Tasawuf adalah disiplin ilmu mengenai maqamat al-qulub wa ahwaliha, yakni ilmu yang memberikan jalan agar hati atau ruhani mempunyai maqam atau status. Dalam istilah tasawuf ada tujuh maqam yang dapat memberikan status pada ruhani, yang terdiri dari taubat, wara’, zuhud, sabar, faqr, tawakal, ridla, mahabbah dan makrifat. Semua sifat tersebut…

Lanjutkan
Menasehati Pemimpin

Ini Etika Yang Harus Dipenuhi Dalam Menasihati Pemimpin

Belakangan ini, di media sosial kita dikejutkan dengan rangkaian komentar, meme, bahkan lontaran cacian dan makian- netizen terhadap figur pemimpin. Tentunya, sikap yang demikian patut disayangkan, mirisnya -dalam persepsi mereka- tujuannya adalah guna menyalurkan aspirasi dan nasihat sebagai rakyat terhadap pemimpinnya. Namun, realitanya justru tidak mengidahkan norma-norma agama yang telah ditanamkan sejak dini oleh para…

Lanjutkan

Agama dan Kebudayaan; Tidak Perlu Dibenturkan

Agama dan Kebudayaan; Tidak Perlu Dibenturkan Agama dan kebudayaan tak hanya sekali berjalan berdampingan. Hal ini menunjukkan bahwa ada relasi di antara mereka. Padahal jika ditelisik, agama dan kebudayaan adalah hal yang berbeda. Agama merupakan segala sesuatu yang bersumber dari Tuhan, sedangkan kebudayaan merupakan segala sesuatu yang diciptakan atau produk (cipta, rasa, karsa) dari manusia….

Lanjutkan