Monumen Pancasila Sakti

Back To Pancasila: Sejenak Kita Kembali Mengingat Pancasila

Pancasila merupakan mutiara warisan leluhur bangsa yang para pendiri negara gali kembali untuk dijadikan pondasi utama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Pancasila memuat nilai-nilai agama, kemanusiaan, persatuan, kepemimpinan, dan keadilan. Kita dapat mengamalkan nilai-nilai itu dalam kehidupan sehari-hari, dimulai dari lingkungan terkecil hingga lingkungan yang lebih luas. Kembali ke Pancasila berarti kita berniat memperbaiki kesalahan-kesalahan…

Lanjutkan

Kalau Mau Sukses, Pegang 3 Kunci Ini! – Refleksi Pelajar Milenial

Sebagai pelajar (khususnya santri) di era milenial, terdapat banyak tantangan yang harus kita hadapi. Selain menghadapi dinamika perkembangan agama Islam, pesatnya kemajuan teknologi juga menjadi ujian tersendiri. Oleh karena itu, seorang pelajar harus senantiasa membentengi dengan ilmu pengetahuan serta meneladani akhlak para ulama terdahulu. Hanya dengan bekal tersebut, seorang pelajar dapat meraih tujuan yang ia…

Lanjutkan

Hukum Menghormati Bendera Nasional Serta Makna Filosofi dan Historis Bendera Merah Putih

Nama              : Angga Aditya Putratama Kelas               : 1 Aliyah, Bagian B 02 HMP Lirboyo Kediri Asal                 : Kalimantan Barat Bendera merah-putih merupakan bendera nasional Negara Republik Indonesia. Sebagaimana yang tercantum  dalam UUD 1945 Pasal 35, “Bendera Negara Indonesia ialah Sang Saka Merah -Putih.” Negara juga telah mengatur terkait sikap  menghormati bendera  yang termaktub…

Lanjutkan
Yai Anwar sedang Membaca Kitab Kuning

Membaca dan Belajar adalah Ibadah yang Dilupakan

Di tengah semangat sebagian orang mengejar pahala lewat berbagai macam ibadah sunnah seperti puasa Senin-Kamis, shalat malam, wirid, atau dzikir yang panjang padahal ada satu bentuk ibadah yang sering luput dari perhatian: membaca dan belajar ilmu agama. Padahal, menurut pandangan para ulama besar seperti Imam al-Ghazali dan Imam an-Nawawi, mencari ilmu adalah ibadah yang nilainya…

Lanjutkan

Sumbangsih Santri Terhadap Bangsa Indonesia

Kontributor: Angga Aditya Putratama (Siswa 1 Aliyah Madrasah Hidayatul Mubtadiin Lirboyo) Kata “santri” menurut Profesor Johns berasal dari bahasa Tamil yang berarti guru mengaji. Sedangkan menurut C.C Berg, istilah santri berasal dari kata shastri yang dalam bahasa India berarti orang yang mengetahui buku suci agama Hindu, atau seorang ahli kitab suci agama Hindu. Kata shastri…

Lanjutkan

Kenapa Masih Ragu Ziarah Kubur? Ini Dalil dan Penjelasannya!

Oleh: Muhammad Fadli Rosyadita Sedari kecil, orang tua mengajarkan kita untuk menjenguk keluarga yang telah mendahului kita, yaitu dengan cara berziarah ke pemakaman mereka dengan tujuan mendoakan mereka. Selain itu, ziarah kubur juga dapat mengingatkan kita pada kematian dan menjadikan kita semakin dekat dengan Allah Swt. Dalam upaya mempersiapkan diri kelak menghadap ajal. Namun, tak…

Lanjutkan
santri masa kini

Peran Santri Masa Kini

Di era modern, setiap individu dituntut berperan aktif, bukan hanya untuk dirinya, tapi juga bagi masyarakat. Santri—yang menempuh pendidikan di pesantren—pun tak lepas dari tuntutan dan peran ini. Mereka dididik untuk menjadi pribadi yang bermanfaat bagi sesama. Namun, masih ada kekhawatiran dari sebagian orang tua yang menganggap pesantren kurang mampu menyiapkan anak untuk bersaing di…

Lanjutkan
cinta tanah air

Cinta Tanah Air dalam Kacamata Santri

Hubbul wathan (cinta tanah air) dapat memiliki makna; sebagai wujud pengabdian pribadi seseorang kepada negara. Namun, cara mengartikulasikan cinta tanah air ini berbeda-beda, tergantung dari sudut pandang dan latar belakang seseorang. Baca Juga: Resensi; Hukum Musik dalam Islam Dari sudut pandang santri, cinta tanah air dapat kita wujudkan melalui khidmah—pengabdian tulus tanpa pamrih—baik kepada masyarakat…

Lanjutkan
Hukum mendengarkan musik

Resensi; Hukum Musik dalam Islam

Pendahuluan Umat manusia telah mengenal musik dan nyanyian sejak lama. Dan tentunya jauh sebelum agama Islam yang dibawakan Nabi Muhammad datang. Dan ada beberapa propaganda dalam menentukan hukum mendengarkan musik ataupun bermusik itu sendiri dalam agama Islam. Namun tidak bisa kita pungkiri bahwasannya musik dan nyanyian adalah hal yang tak bisa kita pisahkan dari kehidupan…

Lanjutkan