Pentingnya Mengamalkan Ilmu

Pentingnya Mengamalkan Ilmu

Pentingnya mengamalkan ilmu pengetahuan perlu kita sadari (terutama dalam ilmu agama) agar ilmu yang kita peroleh menjadi bermanfaat. أشد الناس عذابا يوم القيامة عالم لم ينفعه الله بعلمه (رواه الطبراني) “Paling beratnya siksa manusia di hari kiamat adalah orang alim yang tidak bermanfaat ilmunya. (HR. At-Thabrani)” Hadis di atas merupakan cerminan seseorang yang mempunyai pengetahuan…

Lanjutkan
Belajar Sabar dari Anak Kecil

Belajar Sabar dari Anak Kecil

Syaikh Fudhail bin ‘Iyadz adalah salah seorang ulama besar ahli tasawuf. Suatu hari beliau melihat kejadian sederhana yang menarik dan berharga. Karena mengandung pelajaran hidup tentang kesabaran. Sabar untuk bertaubat, sabar untuk selalu berdoa dan berharap kepada Sang Pencipta. Alkisah, suatu hari pada saat beliau hendak pergi ke masjid, beliau melihat ada seorang anak kecil…

Lanjutkan

Kapoknya Penuduh Bid’ah Maulid Nabi

Sayyid Alawi Al-Maliki menceritakan bahwasanya ayah beliau, Sayyid Abbas Al-Maliki, pernah berada di Baitul Maqdis untuk menghadiri peringatan Maulid Nabi pada malam ‘Ied Milad An-Nabawi. Dibacakanlah Maulid Al-Baryzanji di sana. Saat itu, Sayyid Abbas melihat seorang pria tua beruban yang berdiri dengan khidmat penuh adab mulai dari awal sampai acara selesai. Ia heran. Lalu bertanya…

Lanjutkan

Don Quixote dan Ilusi Khilafah

Melihat kondisi hari ini, entah kenapa saya jadi teringat dongeng Don Quixote, seorang ksatria dari la Manca karya Miguel de Cervantes. Dikisahkan, seorang lelaki tua bernama Alonzo Quinjano tergila-gila dengan novel-novel petualangan yang ia baca. Hingga ia pun bertekad untuk menjadi seorang ksatria yang akan menakhlukkan segala kejahatan dengan segala kisah heroiknya. Singkat cerita, ia…

Lanjutkan

Hakikat Kaya dan Miskin

Pada suatu hari, ada orang kaya hendak memberi hadiah uang senilai lima ratus dinar kepada imam Junaid. Uang itu diletakkan di depan ulama yang terkenal dengan kesufiannya tersebut. Melihat hal itu, imam Junaid bertanya, “Engkau masih punya uang selain itu?” “Iya, uang saya sangat banyak.” jawab orang kaya tersebut. “Apakah engkau masih terus bekerja untuk…

Lanjutkan
bulan di hari tasyriq

Aisyah dan Rembulan yang Jatuh di Rumahnya

Rumah Sayyidah Aisyah menjadi rumah terakhir yang ditinggali Rasulullah, sebelum beliau wafat. Dan Aisyah pun menjadi satu-satunya tumpahan isi hati Rasulullah menjelang kepergiannya. Di hari-hari akhir itu, Rasulullah berbisik kepada Aisyah. “Tidak ada seorang nabi pun yang dicabut nyawanya, kecuali setelah ia diperlihatkan tempatnya di surga kelak.” Beberapa waktu kemudian, kala detik terakhir hampir tiba,…

Lanjutkan
keikhlasan dalam ibadah

Berbekal Pesan Rasulullah Saw.

Dunia adalah arena kehidupan fana yang bersifat sementara. Agama Islam mengistilahkan kehidupan sebagai Darul ‘Amal, tempat untuk mengerjakan amal kebaikan sebagai persiapan untuk kehidupan selanjutnya, yakni akhirat. Karena kehidupan sejati yang kekal adalah kehidupan setelah kematian itu sendiri. Karena alasan itu, suatu hari Rasulullah saw. pernah berbincang-bincang dengan salah satu sahabatnya, yaitu Abu Dzarrin ra….

Lanjutkan

Mensyukuri Jodoh

Pada suatu hari, Al-Atabi sedang berjalan di jalanan kota Bashrah, Irak. Di tengah perjalanan, ia bertemu dengan seorang wanita berparas cantik jelita yang sedang bergurau dengan lelaki tua yang berwajah buruk. Ketika lelaki tua itu berbicara sang wanita, wanita tersebut pun lantas tertawa. Melihat kemesraan tersebut, akhirnya Al-Atabi penasaran. Ia bertanya kepada sang wanita, “Siapakah…

Lanjutkan

Ancaman Al-Qumudi terhadap Hawa Nafsunya

Pada suatu hari, Abu Ja’far Al-Qumudi—seorang ahli ibadah yang zuhud di Tunisia—duduk bersama para sahabatnya. Saat itu, ia menerima hadiah berupa tiga keranjang kurma dari seorang laki-laki. Al-Qumudi berkata, “Ini hadiah bersama untuk kita semua.” Ia pun membagi rata kurma itu kepada setiap orang yang berada di sana. Namun ia menyisakan untuk dirinya sebanyak lima…

Lanjutkan