Tag Archives: kebersihan

Jumat Bersih Ponpes Lirboyo

LirboyoNet, Kediri – Tidak seperti tahun-tahun kemarin, agenda Jumat yang biasanya diisi dengan libur dan istirahat setelah selama seminggu penuh menelaah kitab kuning, hari ini (12/08) diisi dengan bersih-bersih. Agenda baru yang disosialisasikan oleh pengurus Pondok Pesantren Lirboyo ini dikoordinir oleh pengurus blok asrama santri masing-masing. Sesuai rencana, kegiatan ini akan dilaksanakan di setiap Jumat pagi. Mulai tahun ini jugalah Lirboyo semakin berbenah dalam masalah kebersihan dan ketertiban asrama. Lebih menarik, kalau bersih-bersih pondok biasanya hanya dilaksanakan oleh seksi kebersihan (KBR), sekarang bersih-bersih khusus hari Jumat dilaksanakan oleh semua santri.

Biasanya, tugas yang diamanatkan kepada seksi kebersihan kurang maksimal dijalankan. Memang, personil Seksi Kebersihan berjumlah puluhan santri. Namun apabila kita bandingkan dengan luasnya pondok Pesantren Lirboyo, jumlah mereka tidak sebanding. Akhirnya tugas mereka hanya berkisar menyapu dan mengumpulkan sampah-sampah yang ada di tempat sampah untuk diangkut ke tempat pembuangan. Itupun sudah menyita waktu mereka hingga siang hari.

Sekitar pukul 07.00 WIs (Waktu istiwa”) pengurus mengingatkan lewat pengeras suara yang terpasang di sekitar kamar-kamar santri. “Hari ini agenda jumat bersih,” demikian kira-kira. Sesaat kemudian, mulai nampak banyak santri yang keluar kamar dengan membawa alat-alat kebersihan masing-masing. Ada diantara mereka yang beramai-ramai mengajak santri lain di kamar yang letaknya bersebelahan. Semakin banyak yang ikut, semakin ringan pula tugas yang harus dilakukan.

Secara swadaya santri-santri terlihat bergerombol di sekitar kamarnya masing-masing. Mereka dengan penuh semangat tanpa dikomando membersihkan tempat-tempat yang terlihat kotor dan perlu untuk dibersihkan. Utamanya tempat-tempat yang biasanya luput dari jangkauan seksi kebersihan dan petugas piket kamar masing-masing. Bahkan hingga jeding (tempat wudhu) juga tak meleset dari sasaran. Air yang sudah agak kotor dikuras habis dan tempat di sekitarnya disikat menggunakan sikat khusus.

Pada dasarnya, kegiatan ini sudah pernah dilangsungkan beberapa tahun lalu. “Iya. Dulu memang pernah ada. Namun baru tahun ini diaktifkan kembali,” tukas Maftuch, salah satu pengurus pondok.

Dengan adanya program ini, kebersihan di sekitar areal pondok pesantren menjadi lebih terjamin. Karena yang dibersihkan bukan hanya sampah-sampah yang kelihatan berserakan saja. Rumput-rumput yang sudah meninggi dan tanaman yang terkesan mengganggu pemandangan dapat dibersihkan minimal seminggu sekali.

Diharapkan dengan adanya program ini Pondok Pesantren Lirboyo jauh dari kesan kumuh dan kotor. Karena sebenarnya segala cara sudah ditempuh untuk sebisa mungkin membuat lingkungan pondok tetap asri dan bersih. Bagaimana dengan lingkungan Anda? []

Masjid Bersih, Ibadah Jernih

LirboyoNet, Kediri – Bertambah tua bukan berarti reyot dan keropos. Coba lihat Masjid Lawang Songo. Ia menemani hidup ponpes Lirboyo sejak masa pendiri, KH. Abdul Karim, hingga sekarang. Berusia sekitar satu abad, masjid masih asri dan nyaman sebagai tempat ibadah santri sehari-hari.

Demi mempertahankan kenyamanan dan keasrian itulah, Sabtu (26/03) kemarin para khodim masjid mulai membersihkan perabot masjid, seperti pintu dan jendela. Untuk kedua item ini, para khodim melepaskannya dari kusen, kemudian membawanya ke tempat sekitar Aula Al-Muktamar untuk dicuci.

Selain pintu, tidak ketinggalan tirai-tirai bambu yang terpasang di sekitar masjid juga ikut dibersihkan. Mereka juga mengusungnya ke tempat yang sama.

Meskipun tua nan kuno, perabot-perabot ini samasekali tidak dicuci dengan cara yang ‘istimewa’. Hanya dengan air dan sabun sekedarnya. Tidak dengan ramuan khusus, apalagi kembang macam-macam.

Tidak butuh waktu lama. Dicuci pada pagi hari, pintu dan jendela dipasang kembali pada sorenya. Sehingga tidak mengganggu para santri yang seringkali menggantungkan berbagai aktifitasnya di masjid. Mereka, para santri, bisa kembali shalat, nderes dan ngelalar dengan lebih nyaman.

Kemudian, pada Senin (28/03), perawatan dilanjutkan dengan mengecat ulang dinding pagar dan gerbang masuk masjid. Dari depan Kantor Bakti, santri-santri mengecat dinding pagar hingga ke timur Ponpes Hidayatul Mubtadi-aat. Warna yang digunakan tetap putih, namun lebih redup.

Sebelum itu, terlebih dahulu para khodim membersihkan lokasi sekitar masjid. Pohon-pohon yang terlalu tinggi juga tidak luput dari pembersihan. Dahan-dahan yang dianggap mengganggu dipangkas. Rumput-rumput liar juga ikut diberantas.

Apapun yang dilakukan santri hari-hari itu adalah, lagi-lagi, demi keasrian dan kenyamanan pondok. Dengan begitu, para santri dapat belajar dan beraktifitas dengan baik.][

Basmi Sarang Nyamuk

LirboyoNet, Kediri – Dalam upayanya mencegah timbulnya penyakit Demam Berdarah di lingkungan Lirboyo, Pondok Pesantren Lirboyo mengadakan Fogging (Pengasapan), Pengasapan ini dilakukan selama dua Hari, Rabu dan Kamis (21-22/03/12).

Kegiatan Fogging untuk hari pertama difokuskan pada lingkungan Pondok Induk Lirboyo, sementara hari kedua untuk pondok-pondok unit yang masih berada di kawasan Pondok Pesantren Lirboyo. Sasaran Fogging terutama Kamar/Asrama, Jeding, Dapur dan lokal kelas. Rutinitas pengasapan di Pondok Pesantren Lirboyo biasanya dilakukan dua kali dalam setahun.

Penyakit demam yang disebabkan oleh Virus dengue ini masuk ke peredaran darah Manusia melalui gigitan nyamuk Aedes Aegypty. Nyamuk Aedes Aegypty biasanya bertelor dan berkembang biak setelah musim hujan, bertepatan beberapa hari ini wilayah Pondok Pesantren Lirboyo sering di guyur hujan.Untuk Fogging kali ini, Dinas Kesehatan Kota Kediri menerjunkan 6 Personel dan 6 Mesin Fogging Plus 2 Orang dari Dinas Kesehatan yaitu Bpk. Muji Priyono dan Bpk.Tony sekaligus dibantu dari Kru Keamanan Pondok Pesantren Lirboyo. (Nang)