Amal Terbaik adalah Ketika Nafsu Membencinya

Ada seorang yang sering dianggap tolol dan gila, andai saja ia tidak berbicara selayaknya orang normal lainnya. Namanya Sabiq. Tetapi Abu Hammam (Israil bin Muhammad) menganggapnya berbeda. Dia sangat kagum padanya. Melihatnya saja sudah membuatnya bahagia. Apalagi berbincang dan mendengarkan pernyataan-pernyataannya.

Karenanya ia suatu hari pergi ke pekuburan. Pekuburan? Ya. Sabiq tinggal di sana. Sesampainya di sana, Abu Hammam menemuinya dalam keadaan tersungkur. Kepalanya terjerembab di dalam tanah. “Ia tak sadar kalau aku di sampingnya. Hingga aku menyapanya,” tutur Abu Hammam saat menceritakannya kembali.

Ia datang sesuai tujuannya: mendengarkan kalimat-kalimat arif sang Gila. “Wahai Israil bin Muhammad. Takutlah kepada Allah, setara dengan harapan-harapan yang kau panjatkan padaNya. Karena sungguh, jika kau hanya menanamkan harapan, rasa takutmu akan kalah. Berlarilah menujuNya, jangan berlari dariNya, karena kemanapun engkau pergi, dia pasti menemukanmu, dan kau tak bisa melemahkanNya.

Jikalau dalam kemaksiatan, jangan pernah takluk pada makhluk. Karena Allah memiliki hari di mana mata akan bersaksi. Penglihatanmu tak bakal dusta.”

Sabiq kembali ke peraduannya. Abu Hammam pulang dengan riang.

Selang satu bulan, Abu Hammam kembali lagi. Ketika Sabiq melihatnya datang, ia ingin lari. Menjauhinya. “Wahai Sabiq. Tunggu. Aku berjanji tak akan kembali ke sini lagi.” Sabiq berhenti. Duduk. “Tolong ajari aku kalimat-kalimat yang kumohonkan kepada Tuhan.”

Sabiq menurutinya. “Sungguh. Kalimat paling baik yang mampu diterima hati, hanyalah kalimat yang datang dari hati pula. Perbuatan terbaik adalah ketika nafsu membencinya.”

Ia kemudian melafazkan sebuah doa. “Tuhan, jadikan penglihatanku sebagai penglihatan yang mengagumi diriMu, jadikan diamku berpikirku, kalimat-kalimatku adalah dzikir padaMu.”

Kemudian ia pergi. Berlalu dan tak kembali.

Uqalaul Majanin hal 222

Baca juga: Pemenjaraan Nafsu.

Simak juga: Sudahkah Anda Ngadep Dampar Hari ini?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.