Santri sebagai Pilar Pendidikan dan Perdamaian di Indonesia.-Lirboyo.net
Sebagai makhluk Tuhan yang dianugerahi akal dan pikiran oleh Sang Pencipta, sudah sepatutnya kita mensyukurinya. Karena akal pikiran adalah anugerah istimewa yang tidak semua mahluk dapatkan.
Fungsi utama dari akal adalah untuk berpikir, baik dengan cara menghafal maupun memahami suatu perkara. Cara paling tepat untuk mensyukuri nikmat akal adalah dengan memaksimalkannya dalam berpikir dan belajar. Apa yang harus kita pelajari? Tentunya ilmu-ilmu Allah.
Tujuan Mempelajari Ilmu-ilmu Allah
Apa tujuan mempelajari ilmu-ilmu Allah? Allah Swt. berfirman dalam Al-Qur’an:
قُلْ هَلْ يَسْتَوِي الَّذِينَ يَعْلَمُونَ وَالَّذِينَ لا يَعْلَمُونَ إِنَّما يَتَذَكَّرُ أُولُوا الْأَلْبابِ
“Katakanlah (Muhammad), apakah sama orang-orang yang berilmu dan orang-orang yang tidak berilmu?” (QS. Az-Zumar: 9).
Ayat ini menegaskan perbedaan antara orang yang berilmu dan yang tidak. Belajar adalah bentuk ungkapan rasa syukur atas akal pikiran yang kita miliki.
Penting juga untuk kita ingat, bahwa wahyu pertama kali yang turun kepada Nabi Muhammad adalah: “bacalah”, sebagaimana firman Allah dalam Al-Qur’an:
اقْرَأْ بِاسْمِ رَبِّكَ الَّذِي خَلَقَ
“Bacalah! Dengan menyebut nama Tuhanmu…” (QS. Al-‘Alaq: 1).
Allah memerintahkan hamba-Nya untuk membaca, dan sebelum bisa membaca, kita harus belajar. Dengan kemampuan membaca, jalan untuk belajar akan terbuka.
Peran Pendidikan Pesantren
Di Indonesia, terdapat lembaga pendidikan yang fokus pada pendidikan agama, moral, dan akhlak, yaitu pesantren. Santri, sebutan bagi mereka yang belajar di pesantren, dikenal dengan pakaian sederhana namun berwibawa. Hal ini lahir dari esensi keilmuan yang mereka miliki, terutama ilmu akhlak dan tasawuf, yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Ilmu akhlak (etika) dan tasawuf (pengaturan jiwa) adalah unsur mendasar yang menjadikan pesantren mampu untuk melahirkan individu yang berperan penting dalam bermasyarakat. dan Juga banyak santri yang dibutuhkan untuk menjaga kedamaian dan ketenteraman bangsa ini.
Santri dituntut untuk tidak hanya menjadi manusia terpelajar tetapi juga terdidik dengan akhlak yang baik. Inilah yang menjadikan peran santri sangat penting bagi Indonesia dalam mewujudkan persatuan dan perdamaian. Mereka bukan hanya terpelajar, tetapi juga terdidik.
Kesimpulan
Jadi, jangan sekali-kali meremehkan dan merendahkan seorang santri di indonesia. Mereka adalah harapan bangsa dalam melahirkan manusia terpelajar dan terdidik demi kedamaian dunia di masa yang akan datang.
Salam damai Indonesiaku!
Jangan lupa kunjungi juga akun media sosial Pondok Lirboyo
