Dakwah Damai Bersama Suku Dayak dan Umat Kristiani

LirboyoNet, Pontianak—Selasa siang (15/05) kemarin, ada hal luar biasa terjadi di Kalimantan Barat. Menjelang bulan Ramadan, ribuan manusia berkumpul di tengah lapangan. Mereka berpakaian macam-macam, karena memang latar belakang status mereka beragam. Bukan hanya masyarakat muslim saja yang nampak bergembira siang itu. Ada suku Dayak. Masyarakat Tionghoa. Masyarakat Kristen. Ratusan pendekar Gerakan Silat Muslimin Indonesia…

Lanjutkan

Tahun Depan, Liburan Jadi Pertengahan Sya’ban

LirboyoNet, Kediri —Selepas Haul & Haflah di malam harinya, Resepsi Pagi Pondok Pesantren Lirboyo & Madrasah Hidayatul Mubtadi-ien (MHM) dilaksanakan keesokan harinya, Rabu, (25/04) 09.00 Aula Al Muktamar. Resepsi Pagi adalah momen pertemuan antara pengurus pondok dan madrasah, dengan seluruh santri setelah melaksanakan seluruh agenda pondok dan madrasah. Pagi itu, selain memberitahukan susunan pengurus baru…

Lanjutkan

Haflah, Negara Berharap Santri Terus Bersumbangsih

LirboyoNet, Kediri—Haul & Haflah Akhirussanah Pondok Pesantren Lirboyo dan Madrasah Hidayatul Mubtadi-ien yang dilaksanakan Selasa malam Rabu, (24/04) kemarin, berlangsung semarak. Hujan deras sempat mengguyur Lirboyo sore harinya. Namun, acara yang dimulai pukul 18.30 WIB itu tidak kehilangan hadirinnya. Ribuan alumni dan masyarakat umum tetap tumpah ruah di Aula Al-Muktamar, tempat di mana acara dilaksanakan….

Lanjutkan

Amalan di Malam Nisfu Sya’ban

Dalam rangka menggapai seluruh keutamaan yang ada pada malam Nisfu Sya’ban (15 sya’ban), banyak sekali dari umat Islam tidak melewatkan kesempatan emas itu dengan menghidupkan malam tersebut melalui berbagai macam aktivitas ibadah kepada Allah SWT. Adapun kebiasaan yang sering dilakukan masyarakat tradisioanlis adalah dengan cara berkumpul di mushalla atau masjid setelah salat maghrib. Secara berkelompok,…

Lanjutkan

Mengapa Harus Berorganisasi?

Apabila ada yang mengatakan bahwa “mengikuti organisasi tertentu merupakan bukanlah sebuah kewajiban dan yang wajib ialah hanya mengikuti al-Qur’an dan hadis”, maka dapat ditegaskan bahwa statement tersebut tidak dapat dibenarkan. Karena dalam ungkapan yang begitu serampangan tersebut terdapat banyak kejanggalan yang masih perlu diluruskan dan dibenarkan. Pertama, ketidakjelasan arti “mengikuti al-Qur’an dan hadis”. Apakah yang…

Lanjutkan

Merongrong NKRI, Menggali Kuburan Sendiri

Sejarah selalu milik para pemenang. Idiom ini begitu klasik kita dengar. Sebagian orang menyangka idiom ini sebagai ungkapan kekecewaan atas penulisan sejarah yang tak objektif. Mereka sering menemukan fakta-fakta yang berlainan, bahkan bertolak belakang dengan apa yang telah ditulis rapi oleh para sarjana. Lebih jauh, penulisan yang tak objektif itu disinyalir sebagai upaya deislamisasi, upaya…

Lanjutkan

KKN Bernafaskan Aswaja an-Nahdliyah

LirboyoNet, Kediri — Sejak 27 Juli kemarin, ratusan mahasiswa Institut Agama Islam Tribakti (IAIT) menjalani program Kuliah Kerja Nyata (KKN). Ratusan mahasiswa itu terbagi menjadi beberapa kelompok yang tersebar di beberapa tempat di Kabupaten Nganjuk. Berlangsung KKN akan berakhir pada 27 Agustus esok. Salah satu kelompok itu bertempat di desa Sengkut, kecamatan Berbek. Total, ada…

Lanjutkan

Pilih Mana, Ikut Kiai atau Nabi?

Syariat Islam yang lahir sejak 14 abad lalu telah banyak mengalami serangkaian perjalanan sejarah yang panjang. Putaran waktu yang sudah cukup lama telah menjauhkan syariat Islam dari masa pengawalan syariat secara langsung oleh Rasulullah Saw. Beragam bentuk model penggalian hukum, pertentangan ulama, asimilasi budaya, dan lain sebagainya telah mewarnai dan memperkaya khazanah syariat hingga sampai…

Lanjutkan
Tradisi haji dalam budaya terdahulu

Implementasi Metode Pemikiran Aswaja

Sejarah kehidupan yang telah dibangun oleh manusia telah menghasilkan peradaban, kebudayaan, dan tradisi. Tiga hal tersebut merupakan perwujudan karya dan karsa manusia dalam memenuhi kebutuhan dan tuntutan kehidupan yang dihadapinya dalam lingkup wilayah tertentu. Suatu bangsa yang membangun kebudayaan serta peradaban akan selalu cocok dan sesuai dengan nilai-nilai tradisi serta prinsip sosial yang dianut. Semuanya akan…

Lanjutkan

Memperkenalkan kembali Pesantren, Aswaja, dan Nasionalisme

LirboyoNet, Kediri –Penanaman kembali ideologi ahlussunnah wal jamaah menjadi begitu penting akhir-akhir ini. Terutama, ketika melihat fakta bahwa banyak alumnus pesantren, yang mendapat ajaran dan maqalah-maqalah bijak masyayikh (para kiai) saat masih mesantren, kini justru berjalan dan berjuang di jalan yang bertentangan dengan ideologi yang bertahun-tahun diterimanya itu. Fakta ini diungkap oleh Ahmad Muntaha AM,…

Lanjutkan