HomeAngkringTak Punya Bekal, Mbah Manab Tetap Bisa Berangkat Haji

Tak Punya Bekal, Mbah Manab Tetap Bisa Berangkat Haji

0 4 likes 220 views share

Beberapa bulan sebelum musim haji, KH. Abdul Karim berkeinginan menunaikan ibadah haji. Keinginannya begitu menggebu-gebu. Apadaya, beliau terhalang oleh belum mencukupinya bekal untuk berangkat ke baitullah.

Berita beliau akan berangkat haji ini rupanya didengar oleh tetangga dan sahabat-sahabat beliau. Perlahan, mereka satu per satu mengunjungi beliau. Banyak diantara mereka yang menyatakan kegembiraannya karena KH. Abdul Karim dapat menunaikan ibadah haji di tahun itu. Padahal, pihak keluarga sendiri masih ragu, apakah beliau benar-benar akan berangkat, mengingat bekal yang ada sangat kurang. Sementara itu, tamu terus saja berdatangan. Semakin lama, semakin banyak saja.

Sebagaimana adatnya, selain memohon doa, para tamu itu menyertakan ‘salam tempel’ kepada beliau. Maka seiring dengan banyaknya tamu yang datang, amplop sowanan itu terus menumpuk. Beberapa waktu sebelum jamaah haji diberangkatkan, terkumpullah uang yang tidak sedikit. Bahkan lebih dari cukup untuk biaya pergi-pulang dan bekal selama di tanah Haram. Beliaupun akhirnya dapat mewujudkan keinginan beliau untuk menunaikan ibadah haji, dengan biaya dan bekal yang tidak disangka-sangka datangnya.][