Hukum Merubah Paketan Internet

Sekilas Tentang Kuota Belajar

Selama pandemi Covid Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) menyalurkan bantuan kuota data internet kepada tenaga pengajar beserta peserta didiknya. Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Makarim menjelaskan, pemberian kuota data internet kepada pendidik dan peserta didik ini didasari atas penerapan kebijakan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri).

Kebijakan tersebut mendapat respon positif dari publik. Dari data survei menunjukkan sebanyak 84,7% publik menilai program bantuan internet gratis merupakan langkah tepat menjawab sense of crisis di tengah wabah corona (Covid-19). Sementara itu, sebanyak 85,6% publik menilai bahwa program bantuan internet gratis meringankan beban ekonomi orang tua pelajar atau mahasiswa dalam membeli paket internet. Bahkan, ada sebanyak 63,2% publik mengaku puas dengan kinerja Pusdatin Kemendikbud RI dalam menyalurkan bantuan kuota internet.

Namun perlu diketahui bahwa Bantuan kuota belajar Kemendik Ristek tersebut bersifat terbatas. Hanya bisa digunakan untuk mengakses situs-situs yang dapat mendukung kegiatan belajar mengajar.

Hal tersebut bertujuan agar bantuan kuota internet gratis dari pemerintah untuk para siswa dan mahasiswa ini benar-benar digunakan sesuai dengan peruntukannya. Misalnya, bantuan kuota internet ini hanya digunakan untuk mengakses aplikasi yang mempermudah para siswa dalam belajar.

Untuk itu, aplikasi yang tak terkait dengan pelajaran tak bisa diakses dengan kuota belajar Kemendikbud Ristek ini.

Sehingga, dengan terbatasnya akses internet, banyak warga yang tidak bertanggung jawab merubah paket data khusus tersebut menjadi paket data reguler. Banyak cara yang ditempuh untuk merubah paket data khusus menjadi paket reguler. Diantaranya adalah dengan menggunakan aplikasi VPN.

Dengan aplikasi tersebut kuota yang awalnya khusus untuk mengakses situs-situs tertentu dirubah menjadi kuota yang dapat digunakan untuk mengakses semua situs tanpa terbatas (unlimited).

Hukum Merubah Paketan Internet

Menurut pandangan fiqih, praktek merubah kuota data khusus menjadi kuota data regular termasuk praktik menggunakan hak orang lain dengan tanpa izin. Pandangan tersebut berdasar pertimbangan sebagai berikut;

  1. Kuota internet menurut ulama salaf adalah manfaat yang memiliki nilai komersil. Sedangkan menurut ulama kontemporer kuota internet adalah mal al ma’nawi (harta yang bersifat abstrak)
  2. Mengganti kuota khusus menjadi kuota reguler sama saja dengan memperluas akses internet yang mulanya terbatas menjadi tidak terbatas (unlimited/full akses)
  3. Akses internet di luar kuota khusus merupakan hak milik operator

Dari beberapa pertimbangan diatas dapat disimpulkan bahwa memperluas akses internet tanpa izin dari operator sama saja dengan menggunakan hak milik dari operator tanpa izin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.