Atmosfer Islam di Bumi Nusantara

Mengapa corak Islam di Indonesia begitu beda dibanding Negara Islam pada umumnya ? Tema ini menduduki rating teratas dan selalu menghiasi di setiap forum diskusi. Mengapa ? Lewat keunikan dan budayanya yang khas telah mengantarkan Indonesia sebagai kiblat Negara islam yang moderat. Pemikiran, pemahaman dan pengamalan Islam di Indonesia ini menunjukkan kesejukan dan kedamaian, setidaknya…

Lanjutkan

KH. Masdain: Metode ngajar Mbah Marzuqi

Metode belajar yang dipakai oleh KH. Marzuqi dahlan adalah metode klasik, seperti memaknai dengan sistem mubtadak-khabar. Saya dan Gus Bahru disuruh membaca kemudian di-maknai lalu di-tarkib. KH. Marzuqi Dahlan tidak menyuruh untuk menerangkan. Kemudian KH. Marzuqi Dahlan membaca kembali dan di-Murodi. KH. Marzuqi Dahlan dalam membacakan kitab dan memaknai tidak perlu di-murodi seperti halnya para…

Lanjutkan

Beda, Ngaji Al-Hikam Lirboyo

Anda sering dengar kitab al Hikam kan? Itu adalah kitab tasawuf babon yang dikarang oleh Syekh Ibnu Athaillah as Sakandari, orang Mesir. Kitab al Hikam ini banyak dikaji oleh para kiai sepuh di banyak pesantren di Indonesia. Biasanya pengajian dilaksanakan secara mingguan atau selapanan (36 hari sekali). Di Pesantren Tambakberas Jombang, Kiai Jamaluddin Ahmad mengadakan…

Lanjutkan

KH. Ilham Nadzir: Ngaji pada KH. Marzuqi Dahlan Seperti Minum Madu Murni

Kesederhanaan KH. Marzuqi Dahlan yang saya tahu tidak pernah berdandan (gak tahu macak, blas). Aktifitas keseharian beliau mengaji ke daerah Jampes dengan hanya bersepeda ontel (sepeda kuno tempo dulu). Bannya masih berupa ban ungkul (ban sepedanya terbuat dari karet utuh), sadel sepedanya yang  jengat dengan hanya diberi lilitan tali. Beliau juga suka berziarah ke makam-makam…

Lanjutkan

KH. Muhammad Subadar: Empat Dunia KH. Marzuqi Dahlan dan KH. Mahrus Aly

Baik Kiai Marzuqi maupun Kiai Mahrus, keduanya sama-sama hebat dan ampuh, tetapi sedikit berlainan. Kalau saya simpulkan, dunia Kiai Marzuqi ada empat : mihrab atau pengimaman, kitab, tamu, dan keluarga. Beliau itu jarang sekali tinda’an kemana-mana. Seiap harinya tak lepas dari baca kitab  meskipun kitab yang dibaca telah khatam berkali-kali. Kiai Marzuqi juga sangat menghormati…

Lanjutkan

Kesan Mendalam KH. A. Chalwani Nawawi Terhadap KH. Mahrus Aly

Disamping mempunyai kesan mendalam terhadap KH. Marzuqi Dahlan, Kyai Chalwani juga mempunyai kenangan dengan KH. Mahrus Ali, menurut Kyai Chalwani Kyai Mahrus termasuk imamah wathoniyah. Disamping sebagai tokoh pesantren, beliau orang yang nasionalis. Semua tokoh masyarakat sangat segan terhadap Kyai Mahrus, karena memang kharismanya yang sangat luar biasa. Kyai Mahrus namanya begitu menjelit ketika mobinya…

Lanjutkan

Kepekaan Sosial

Akhir-akhir ini, Negeri elok yang amat kita cinta, di mana kebanyakan pulaunya ditumbuhi pohon kelapa yang selalu melambai di pesisir pantai, kini—dalam keadaan berduka. Tertimpa berbagai musibah bencana, diantaranya: kekeringan, tsunami dan gempa bumi. Adanya musibah, mau tidak mau akan semakin menambah jumlah orang-orang yang harus disantuni. Rosulullah saw pernah mengingatkan kepada kita bahwa: “tidak…

Lanjutkan

Cara Menghapus Dosa Gibah Menurut Imam Nawawi

Pada dasarnya setiap kali kita melakukan kemaksiatan, kita wajib menyesali perbuatan tersebut; tobat. Dengan bertobat insya Allah dosa-dosa kita diampuni-Nya Amin. Ulama menyebutkan, untuk perbuatan maksiat yang tidak berkaitan dengan hak-hak orang lain, ada tiga syarat yang harus dilakukan untuk bertobat: Pertama, segera berhenti melakukanya (jika masih di tengah-tengah perbuatan maksiat). Kedua, menyesali perbuatanya. Ketiga,…

Lanjutkan