Tag Archives: pembangunan

RSU Lirboyo Canangkan Penambahan Sarana

LirboyoNet, Kediri-(06/09/18) Bertempat di Rumah Sakit Umum Lirboyo, segenap pimpinan pondok, pengurus yayasan dan jajaran direksi mengadakan rapat guna membahas tentang hal-hal yang berkaitan dengan kesehatan santri dan kemajuan Rumah Sakit  yang berada di bawah naungan Pondok itu. Sebagaimana diketahui bahwa dalam perjalanannya menuntut ilmu, santri tidak hanya dituntut untuk giat dalam belajar, namun kesehatan pun merupakan modal penting dalam keberlangsungan menuntut ilmu.

Untuk diketahui, RSU Lirboyo yang terletak di sebelah barat komplek pondok itu sedianya memang didirikan guna mempermudah santri dalam berobat atau pun berkaitan dengan hal-hal kesehatan lainnya.

Rapat yang dipimpin oleh Agus HM. Ibrahim Hafidz itu diantaranya menghasilkan keputusan untuk kembali menambah saran pra-sarana RS dan mencanangkan kembali pembangunan gedungnya secara berkala. Hal ini lebih sebagai langkah antisipasi atas membeludaknya jumlah santri pada tahun-tahun belakangan ini. Sampai tanggal 27 Dzulqo’dah 1439 saja, sebagaimana tertera dalam TAP-BPK-P2L 1, tercatat ada 8.990 santri yang berdomisili di pondok induk, jumlah ini tidak memasukkan pondok-pondok unit yang lokasinya masih terbilang dekat dengan Rumah Sakit.

Harapannya, dengan dicanangkannya penambahan sarana dan pra-sarana, RSU Lirboyo bisa semakin mudah dan profesional dalam ikhtiarnya menunjang kesehatan santri –khususnya- dan masyarakat pada umumnya. Semoga.

Ro’an Malam Santri Jawa Barat

Lirboyonet, Kediri – Semalam (29/05) setelah melaksanakan shalat taraweh di gedung blok P tidak seperti biasanya, untuk sebelumnya setelah shalat taraweh para santri akan bergegas berangkat mengaji akan tetapi malam tadi para santri khususnya daerah Jawa Barat berkumpul di gedung blok P untuk melaksanakan ro’an ngecor.

Proses pengecoran yang dilaksanakan malam tadi cukup ramai karena banyaknya santri Jawa Barat yang masih di pondok tidak pulang, hal itu membuat pengecoran bisa lebih cepat. Dua molen yang disediakan oleh pihak pembangunan juga bisa berjalan dengan efisian karena banyaknya santri yang ikut ro’an malam.

Pembangunan aula sendiri ini bertujuan untuk kegiatan ekstra bagi santri-santri Lirboyo daerah Jawa Barat seperti murottil, musyawarah, jam’iyyah dll.

“Pembangunan aula ini memang di kerjakan saat liburan agar awal tahun nanti aula sudah bisa di gunakan untuk mengaji teman-teman santri,” tutur salah santri yang tidak mau disebutkan namanya.

Pembangunan Cabang Pondok Pesantren Lirboyo Tanggung Blitar

Lirboyonet, Blitar – Pondok Lirboyo cabang Tanggung Santren Blitar yang diketuai oleh Bpk. Purnomo M.H.I tahun ini memulai pembangunan pondok demi menampung santri yang mulai berdatangan dan juga ingin menetap.

Cabang Pondok Pesantren Lirboyo ini Memang terbilang santrinya masih bisa dikatakan sedikit karena disini masih terdapat 15 santri, akan tetapi untuk melengkapi kenyamanan santri dalam belajar pengurus harus membangun tempat yang dapat menunjang belajar mereka para santri dan juga adanya antusias warga yang semakin ingin memondokkan anak-anaknya di Pondok Pesantren.

“harapan kami semoga pembangunan ini diberikan kelancaran dan mampu memberikan fasilitas yang mampu menjadikan santri disini nyaman dalam belajar”, tutur pengurus pondok

 

Santri Lirboyo Belajar Bangunan Dari PT. Holcim

Lirboyonet, Kediri- Kamis (09/11/17) Ponpes Lirboyo kedatangan tamu dari PT. Holcim, kedatangan mereka ke Lirboyo untuk memberikan penjelasan akan sebuah bangunan, karena saat ini Lirboyo masih mengerjakan beberapa proyek bangunan.

Awalnya crew dari PT. Holcim mengajak para santri untuk berdialog seputar pemahaman kekokohan suatu semen, menurut dari Bpk. Putra Eko Prawinto “kekutan semen itu tidak dilihat dari warna dan cepat  keringnya dan untuk memaksimalkan beton maka harus menunggu sampai 28 hari”

Setelah dialog tersebut para santri diajak untuk praktek langsung dilapangan, dari PT. Holcim ingin melihat cara kerja santri juga nantinya akan membandingkan hasil dari kerja santri dengan hasil yang dibuat oleh pegawai PT. Holcim melalui sebuah leb.

Dari praktek yang ditampilkan oleh santri. “sebenarnya komposisi pencampuran antara semen, pasir dan krikil sudah sangat baik, akan tetapi masih ada yang kurang yakni dalam pencampuran air, hal tersebut perlu untuk diperbaiki lagi karena akan dirasa mubazir dalam hal semennya” kata mereka dari PT. Holcim.

Pembangunan Dapur Ponpes Lirboyo

Lirboyonet,Kediri– Pondok Pesantren Lirboyo tahun ini benar-benar mengalami perkembangan yang sangat besar, baik berupa membludaknya santri baru dan bertambahnya gedung-gedung baru. Tahun lalu Pondok Lirboyo harus memperlebar tempat mandi (Jeding) santri, dikarenakan tempat mandi yang lama sudah tidak muat menampung santri yang semakin banyak, bahkan diatas tempat mandi yang baru juga dibangun untuk kamar-kamar santri.

Kini pondok lirboyo akan menambah jumlah kamar lagi bagi santri-santri yang telah mencapai ribuan, lokasi pembangunan kali ini adalah dapur yang tempatnya berada di depan gedung Al- Ittihad I atau kamar Block S. karena melihat dapur yang sudah tak layak pakai.

pembangunan ini diperkirakan akan memakan waktu yang cukup lama, karena menurut penuturan tim pembangunan Ponpes Lirboyo Bpk. Syahri dan Bpk. Zubda, “bahwasanya gedung ini akan dibuat sampai 3 lantai, untuk lantai bawah akan tetap menjadi dapur santri, nah diatasnya baru kamar-kamar bagi santri yang insyaAllah akan berjumlah 22 kamar , untuk yang paling atas akan dijadikan jemuran dan untuk warung-warung yang ada didekat dapur juga akan mendapat jatah tempat”.

Ini merupakan proyek yang besar bagi pondok, karena luasnya tempat dan tingginya gedung yang akan dibuat, terbukti dengan dana yang dikeluarkan untuk perlantai bisa mencapai 1,5 M “bahkan untuk lantai 1 yaitu bagian dapur bisa mencapai 1,8 M itu karena dapur akan diubah menjadi penataan dapur kota dan sekaligus memperbarui jeding” kata Bpk. Nukman selaku Pimpinan Ponpes Lirboyo.

Dengan perombakan besar-besaran ini diharapkan santri bisa nyaman dalam proses belajar dan kegiatan sehari-hari.