Kitab Risalah Ahlussunnah wal Jamaah Karya KH> Hasyim Asyari

Taqlid: Ilmu Praktis agar Ibadahmu Tak Sekadar Ikut-Ikutan.

Taqlid yang berarti mengikuti pendapat ulama tanpa mengetahui dalilnya secara langsung merupakan topik penting dalam wacana keislaman klasik. KH. Hasyim Asy’ari, ulama besar pendiri Nahdlatul Ulama, menegaskan urgensi taqlid bagi orang yang tidak memiliki kapasitas ijtihad dalam salah satu kitabnya yakni Risalah Ahl as-Sunnah wa al-Jama’ah. Dalam kitabnya, beliau menjelaskan dengan tegas dan terperinci mengenai…

Lanjutkan
6 Perkara yang Menandingi Dunia

Khutbah Jumat: Enam Perkara yang Menandingi Dunia Versi Imam al-Ghazali

Khutbah Pertama اَلْـحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ، جَعَلَ لِعِبَادِهِ الْحِكْمَةَ وَالرَّشَادَ، وَفَضَّلَ بَعْضَهُمْ عَلَى بَعْضٍ فِي الرِّزْقِ وَالْفَهْمِ وَالْمَقَامَاتِ. وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ، صَلَّى اللهُ عَلى محمد وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ تَسْلِيْمًا كَثِيْرًا. أَمَّا بَعْدُ، فَيَا أَيُّهَا النَّاسُ، أُوصِيْكُمْ وَإِيَّايَ بِتَقْوَى اللهِ، فَقَدْ قَالَ…

Lanjutkan
Basmalah undangan

Hati-Hati Menulis Lafadz Suci di Undangan!

Hari ini, banyak kita jumpai undangan pernikahan, khitanan, dan acara keagamaan lainnya yang kita cetak indah dengan ornamen Islami. Di antaranya bahkan memuat lafadz-lafadz agung seperti basmalah, ayat Al-Qur’an, atau nama Allah dan Nabi Muhammad ﷺ. Tapi… pernahkah kita berpikir, bagaimana nasib kertas itu setelah undangan kita terima dan acara selesai? Sebagian besar dari kita…

Lanjutkan

Sumbangsih Santri Terhadap Bangsa Indonesia

Kontributor: Angga Aditya Putratama (Siswa 1 Aliyah Madrasah Hidayatul Mubtadiin Lirboyo) Kata “santri” menurut Profesor Johns berasal dari bahasa Tamil yang berarti guru mengaji. Sedangkan menurut C.C Berg, istilah santri berasal dari kata shastri yang dalam bahasa India berarti orang yang mengetahui buku suci agama Hindu, atau seorang ahli kitab suci agama Hindu. Kata shastri…

Lanjutkan
Suami Tidak Kdrt

Ayat Pukul Istri Sering Disalahpahami—Ini Penjelasan Ulama

Pada masa tabi’in, hidup seorang qadhi agung bernama Syuraih, seorang lelaki yang dikenal adil, bijak, dan jujur dalam penimbangannya. Namun di balik jubah kehormatannya, pernah terselip satu sesal dalam hatinya yang begitu manusiawi. Cerita Sosok Yang Tidak Pernah Memukul Istrinya Diceritakan oleh asy-Sya‘bi, Syuraih pernah menikahi seorang wanita dari Bani Tamim yang bernama Zainab. Tak…

Lanjutkan

Tragedi Karbala: Luka Abadi dalam Sejarah Islam

Undangan dari Kufah dan Keberangkatan Al-Husain Pada tahun 60 Hijriah, penduduk Irak mengirim surat dan utusan kepada cucu Rasulullah ﷺ, Al-Husain bin Ali, memintanya datang ke Kufah dan membimbing mereka sebagai pemimpin. Sayyidina Husain pun menerima seruan itu. Pada tanggal 10 Dzulhijjah, beliau berangkat dari Makkah menuju Irak, beliau bersama keluarga dan sahabat terdekatnya —…

Lanjutkan
Seremonial penyerahan kamar di gedung Al-Ittihad

Peresmian dan Penyerahan Kamar Daerah di Gedung Al-Ittihad

Lirboyo, Kamis, 3 Juli 2025 — Usai acara rutin pengajian Kamis Legi, para pimpinan Pondok Pesantren dan Madrasah menggelar acara Selametan Seremonial Penyerahan Kamar Daerah yang bertempat di halaman Gedung Al-Ittihad II. Acara ini dimulai sekitar pukul 10.00 WIB dan dihadiri oleh para pengurus daerah, pimpinan madrasah dan pondok, serta perwakilan alumni. Baca juga: Praktik…

Lanjutkan
ilustrasi peristiwa Arab pada zaman dahulu

Muharram: Bulan Allah dan Tujuh Peristiwa Agung dalam Sejarah Para Nabi

Setiap tahun, kalender Hijriah diawali dengan bulan Muharram—salah satu bulan yang mulia dalam Islam. Bukan tanpa alasan, Rasulullah ﷺ menyebutnya sebagai “bulan Allah”, sebuah penamaan istimewa yang tak seperti bulan-bulan lainnya. Alasan bulan Muharram dinamakan Bulan Allah Di dalam sebuah hadits tertuang bahwa bulan Muharram juga mempunyai nama bulan Allah: عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، قَالَ: قَالَ…

Lanjutkan
Ilustrasi hijrah gurun pasir

Khutbah Jumat: Menyelami Makna Hijrah Pada Zaman Rasulullah SAW dan Sekarang

Pada tulisan khutbah kali ini, penulis mencoba menjelaskan perihal makna hijrah yang berada pada zaman Rasulullah dan pada zaman sekarang. Berikut adalah teks khutbahnya: Khutbah pertama الْحَمْدُ لِلهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ، وَبِهِ نَسْتَعِيْنُ عَلَى أُمُوْرِ الدُّنْيَا وَالدِّيْنِ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى أَشْرَفِ اْلأَنْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِيْنَ، نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَعَلَى اٰلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَالتَّابِعِيْنَ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ…

Lanjutkan