Keutamaan Puasa Ramadhan yang Harus Diketahui Setiap Muslim

Puasa, sebagaimana Allah jadikan salah satu rukun Islam. Ia juga menjadi amal batin terbaik yang pernah ada. Karena setiap amal dapat dilihat orang lain, sedangkan puasa hanya Allah saja yang bisa melihatnya.

Keutamaan Puasa: Puasa Ramadhan Menjadi Guru Setiap Hamba

            Ada suatu keterangan dalam kitab Mukhtashar Tafsir al-Ayat al-Ahkam, bahwa puasa adalah guru setiap hamba. Bagaimana tidak, puasa mengajarkan kita tentang cinta, kasih sayang, lemah lebut dan bersifat empati dan simpati.

            Puasa bukan penghalang manusia dari pelampiasan kepuasan perut dengan makan dan minum. Namun puasa adalah pengajar kekuatan rohani dalam diri manusia. Darinya kita belajar empati pada orang lain. Kita seakan menjelma sebagai orang yang harus merasakan perih derita yang orang lain rasakan. Ramadhan, sebagai bulan puasa juga berhasil menyihir para muslimin untuk berbondong-bondong mengulurkan tangannya dalam menolong dan berbagi cinta. Sesekali kita mendapat perintah untuk mengusap air mata orang-orang yang serba kekurangan karena kita telah menempatkan diri kita juga seperti mereka.

            Selain keterangan itu, masih sangat banyak pelajaran dan hikmah yang bisa kita ambil dari puasa. Dengan bermodalkan keinginan, lewat kitab para ulama dan ceramah-ceramah ustadz di berbagai platform kita akan tahu banyak fadilah dan rahasia puasa.

            Nabi Yusuf pernah ditanyai:

“Mengapa kamu menahan lapar, padahal rezeki Allah berlimpah untukmu?”. Nabi Yusuf menjawab “Aku khawatir jika aku kenyang maka aku melupakan orang-orang lapar”

            Sejatinya banyak sekali rahasia-rahasia yang terkandung dalam puasa Ramadhan. Antara lain:

1. Mendapat ampunan Allah dan menjadi media pendekatan diri hamba pada Tuhannya.

2. Seorang yang berpuasa telah dikaruniai akhlak malaikat yakni tidak makan, tidak minum, tidak bermaksiat kepada Allah dan melaksanakan semua perintah Allah.

3. Mengajarkan arti sabar, tekad dan menata diri.

4. Dengan puasa, orang-orang kaya memiliki rasa empati dan simpati kepada orang-orang yang strata sosialnya berada di bawahnya.

Orang yang Puasa Mempunyai Pintu Tersendiri di Surganya Allah

            Yang tak kalah menarik dari keutamaan orang-orang yang berpuasa bahwa orang yang puasa memiliki pintu tersendiri kelak di surganya Allah. Nabi Muhammad pernah bersabda:

Telah menceritakan kepada kami Khalid bin Makhlad, telah menceritakan kepada kami Sulaiman bin Bilal, ia berkata: telah menceritakan kepadaku Abu Hazim, dari Sahl, dari Nabi ﷺ, beliau bersabda:

حَدَّثَنا خَالِدُ بْنُ مَخْلَدٍ، حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ بِلاَلٍ، قَالَ: حَدَّثَنِي أَبُو حَازِمٍ، عَنْ سَهْلٍ ، عَنِ النَّبِيِّ ﷺ، قَالَ: «إِنَّ فِي الجَنَّةِ بَابًا يُقَالُ لَهُ الرَّيَّانُ، يَدْخُلُ مِنْهُ الصَّائِمُونَ يَوْمَ القِيَامَةِ، لاَ يَدْخُلُ مِنْهُ أَحَدٌ غَيْرُهُمْ، يُقَالُ: أَيْنَ الصَّائِمُونَ؟ فَيَقُومُونَ لاَ يَدْخُلُ مِنْهُ أَحَدٌ غَيْرُهُمْ، فَإِذَا دَخَلُوا أُغْلِقَ فَلَمْ يَدْخُلْ مِنْهُ أَحَدٌ

“Sesungguhnya di surga terdapat sebuah pintu yang disebut Ar-Rayyan. Pada hari kiamat, orang-orang yang berpuasa akan masuk melalui pintu tersebut, tidak ada seorang pun yang masuk selain mereka. Dikatakan: ‘Di mana orang-orang yang berpuasa?’ Maka mereka berdiri, dan tidak ada seorang pun yang masuk melalui pintu itu selain mereka. Setelah mereka masuk, pintu itu ditutup, sehingga tidak ada seorang pun yang bisa masuk melalui pintu itu.”

(HR. Bukhari, Muslim dan an-Nasa’i)

Ikuti kami:

Pondok Lirboyo

Baca juga:

Mengenang Wafatnya Sayyidah Khadijah RA: Istri Tercinta Nabi Muhammad SAW

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses