HomeDawuh MasyayikhKunci Hidup Berkah dan Manfaat

Kunci Hidup Berkah dan Manfaat

0 6 likes 147 views share

Jika akhir-akhir ini anda sering tiba-tiba merasa jenuh dan bosan. Merasa kurang bisa memanfaatkan kesempatan hidup dengan baik, sehingga banyak waktu luang justru terbuang percuma, mungkin anda perlu merenungkan pesan yang disampaikan KH. An’im falahuddin Mahrus berikut. Kepada santri-santri Ponpes Lirboyo dalam kesempatan Majelis Sholawat Kubra, beliau menyampaikan rahasia yang terpendam dibalik penghormatan pada ulama.

Mengutip kalam mulia kaum sufi, beliau menjelaskan, “kalau hidup ingin bermanfaat dan barakah, syaratnya ada dua, khidmah (melayani-Red.) pada ulama, dan hormat pada ulama. Dengan ta’dhim kita akan husnudhon pada ulama, dengan husnudhon kita akan kecipratan doa ulama.”

Beliau mencontohkan kisah tak beruntung yang dialami kaum munafik di kota Madinah semasa Nabi masih sugeng. Kaum munafik tidak mau berkhidmah pada Nabi, akhirnya tak kebagian doa Nabi. Kaum munafik tak jarang memisahkan diri dari barisan perang, bahkan untuk sekedar pergi ke masjid atau menunaikan salatpun mereka melaksanakan dengan malas-malasan. Sampai hal tersebut disindir Allah dalam Alquran. Wa idzâ qâmû ila as-shalâti, qâmû kûsâlâ.

Terakhir, beliau berpesan pada para santri, “Pesanku pada santri-santri, dimanapun kalian berada, khidmahlah pada ulama. Ta’dhimlah pada ulama. Karena pada hakikatnya, kita khidmah kepada ulama, kita ta’dhim pada ulama, adalah ta’dhim dan khidmah pada Allah SWT. Karena para ulama adalah orang yang dikehendaki kebaikan oleh Allah. Kamâ qôla Rasul, ‘man yuridillâhu bihi khoir, yufaqqihhu fiddîn’”. Barang siapa yang dikehendaki kebaikan oleh  Allah SWT maka akan dimudahkan kepahaman dalam urusan agama.

Mungkin walau dengan sekedar sowan ulama dan minta berkah doa, akan bisa menambah keberkahan umur dan rizki kita.][