Bersin merupakan perkara yang sering banyak orang alami. Islam sendiri mengajarkan adab yang mulia ketika seseorang bersin, yakni memuji Allah, kemudian sorang lain di sekelilingnya mendoakan, lalu ia membalas doa tersebut. Adab sederhana ini selain menjadi syiar, juga bisa mempererat ukhuwah antar sesama Muslim.
Dalam kitab Al-Adzkar, Imam Yahya bin Syaraf an-Nawawi menghimpun beberapa hadis mengenai doa saat bersin beserta penjelasan para ulama tentang hikmah di baliknya.
Allah Menyukai Bersin dan Membenci Menguap
Dalam Shahih Bukhari, dari Abu Hurairah, Rasulullah saw. bersabda:
“إنّ الله تعالى يُحِبُّ العُطَاسَ، وَيكْرَهُ التَّثاوبَ، فإذا عَطَسَ أحَدُكُمْ وَحَمِدَ اللهَ تعالى، كان حَقًّا على كُل مُسْلِمٍ سَمِعَهُ أنْ يَقُولَ لهُ: يَرْحَمُكَ الله .وأمَا التَّثاوبُ، فإنَّمَا هُوَ مِنَ الشيْطانِ، فإذا تَثاءَبَ أحَدُكُمْ، فَلْيرُدَّهُ ما اسْتَطَاعَ، فإن أحَدَكُمْ إذا تثاءب ضَحِكَ مِنْهُ الشيطَانُ”
“Sesungguhnya Allah menyukai bersin dan membenci menguap. Apabila salah seorang di antara kalian bersin lalu mengucapkan ‘Alhamdulillah’, maka menjadi hak setiap Muslim yang mendengarnya untuk mengucapkan, ‘Yarhamukallah (Semoga Allah merahmatimu).’ Adapun menguap berasal dari setan. Karena itu, jika salah seorang di antara kalian menguap, hendaklah ia menahannya semampunya. Sebab, apabila ia menguap, setan akan menertawakannya.”
Baca juga: Istighotsah Akhir dan Awal Tahun 1448 H oleh Ribuan Santri Lirboyo
Setelah mengutip hadis tersebut, Imam Nawawi mengungkapkan bahwa para ulama memaknai bersin sebagai sesuatu yang disukai karena umumnya terjadi ketika kondisi tubuh lebih ringan dan sehat. Keadaan ini muncul akibat berkurangnya penumpukan zat-zat dalam tubuh sehingga seseorang lebih mudah beribadah dan mengendalikan syahwat. Sebaliknya, menguap sering berkaitan dengan rasa berat, malas, dan kenyang yang berlebihan.
Doa Saat Bersin dan Jawabannya
Masih dalam riwayat Abu Hurairah, Rasulullah saw. bersabda:
“إذا عَطَسَ أحَدُكُمْ فَلْيَقُلْ: الحَمْدُ الله، وَلْيَقُلْ لَهُ أخُوهُ أوْ صَاحِبُهُ: يَرْحَمُكَ الله، فإذا قالَ لَهُ: يَرْحَمُكَ الله، فَلَيقُلْ: يَهْدِيكُمُ اللهُ وَيُصْلِحُ بالَكُمْ
“Apabila salah seorang di antara kalian bersin, hendaklah ia mengucapkan, ‘Alhamdulillah.’ Kemudian saudaranya atau temannya mengucapkan, ‘Yarhamukallah.’ Setelah itu, orang yang bersin menjawab, ‘Yahdikumullahu wa Yushlihu Balakum.'”
Sehingga langkah-langkah yang terlaku ketika ada seorang Muslim bersin adalah:
- Orang yang bersin mengucapkan: الحمد لله (Alhamdulillah).
- Orang yang mendengar menjawab: يرحمك الله (Yarhamukallah), “Semoga Allah merahmatimu.”
- Orang yang bersin membalas: يهديكم الله ويصلح بالكم (Yahdikumullahu wa Yushlihu Balakum), “Semoga Allah memberi kalian petunjuk dan memperbaiki keadaan kalian.”
Baca juga: Doa Pelunas Utang di 10 Hari Pertama Dzulhijjah, Amalan Mustajab Penuh Keutamaan
Mengapa Orang yang Bersin Mengucapkan Hamdalah?
Para ulama menjelaskan bahwa perintah mengucapkan hamdalah bukan tanpa alasan.
Imam al-Karmani menerangkan bahwa syariat memerintahkan orang yang bersin memuji Allah karena bersin sendiri merupakan karunia yang bermanfaat bagi tubuh. Bersin membantu mengeluarkan uap atau tekanan yang terkumpul di kepala. Oleh sebab itu, seseorang hendaknya mensyukuri nikmat kesehatan yang Allah berikan.
Keterangan ini juga sejalan dengan penjelasan para ahli pengobatan klasik yang menyebutkan bahwa bersin menjadi salah satu tanda kuatnya fungsi otak dan baiknya kondisi tubuh.
Mendoakan Orang yang Bersin
Imam Jalaluddin as-Suyuthi menjelaskan bahwa ucapan “Yarhamukallah” mengandung makna yang sangat agung. Menurut beliau, berbagai musibah dan bencana dapat menjadi bentuk konsekuensi dari dosa. Ketika seseorang memperoleh rahmat Allah, maka dosa-dosanya terampuni sehingga ia terhindar dari berbagai bentuk hukuman. Hal ini senada dengan keadaan saat bersin, di mana uap atau tekanan di dalam kepala keluar agar tidak timbul penyakit. Karena itu, doa tersebut sekaligus menjadi pengingat agar seorang Muslim selalu memohon rahmat Allah dan bertaubat kepada-Nya.
Baca juga: Tiga Waktu Mustajab untuk Berdoa yang Sering Terlewatkan
Hikmah Rangkaian Doa Saat Bersin
Dalam kitab Syarh al-Anwar as-Saniyyah dijelaskan bahwa setiap ucapan dalam adab bersin memiliki makna yang saling berkaitan.
Seseorang mengucapkan “Alhamdulillah” karena bersin menunjukkan nikmat kesehatan. Kemudian orang yang mendengarnya mendoakan “Yarhamukallah” karena kesehatan merupakan wujud rahmat Allah. Setelah itu, orang yang bersin membalas dengan “Yahdikumullahu wa Yushlihu Balakum”, sebab hidayah dan kebaikan seluruh urusan juga berasal dari Allah. Rangkaian doa ini menunjukkan bahwa nikmat kesehatan, rahmat, hidayah, dan kebaikan hidup semuanya bersumber dari Allah Ta’ala.
Kunjungi juga akun media sosial Pondok Lirboyo





