Serba-Serbi Keutamaan Salam

Dua orang Muslim berpapasan dan saling bertegur salam memiliki keutamaan tersendiri Dua orang Muslim berpapasan dan saling bertegur salam

Keutamaan Mengucapkan Salam

Salah satu keindahan laku dalam syariat Islam adalah mengucapkan salam. Bayangkan saja. Ketika kita bertemu, berpapasan dengan sesama Muslim, kita bukan saja mendapat anjuran untuk bertegur sapa. Tapi juga saling mendoakan keselamatan, rahmat, dan turunnya keberkahan.

Oleh karenanya, tak heran apabila di dalam mengucapkan salam terdapat banyak keutamaan. Baik keutamaan untuk orang yang memulai salam maupun yang menjawabnya. Kendati demikian, orang yang mau memulai salam justru memiliki keutamaan lebih. Dalam satu hadits yang Imam Nawawi cantumkan dalam Al-Adzkaar an-Nawawi mengatakan:

إن أوْلى النَّاس باللهِ مَنْ بَدَأهُمْ بالسَّلام

“Sesungguhnya orang yang paling dekat (paling utama) di sisi Allah adalah orang yang memulai memberi salam kepada orang lain.”

Baca juga: Mengenal Tiga Macam Darah: Haid, Nifas, dan Istihadah

Hukum Mengucapkan dan Menjawab Salam

Selanjutnya, perlu kita ketahui bahwa pada dasarnya hukum mengucapkan salam adalah sunah. Imam Nawawi sendiri bahkan mengungkapkan bahwa kesunahan ini adalah sunah kifayah. Yakni kesunahan yang sudah cukup seseorang lakukan untuk menggugurkan satu jamaah atau gerombolan.

اعلم أن ابتداء السلام سُنَّة مستحبة ليس بواجب، وهو سُنَّة على الكفاية، فإن كان المسلِّم جماعة، كفى عنهم تسليم واحد منهم، ولو سلَّموا كلُّهم كان أفضل

“Ketahuilah, memulai mengucapkan salam hukumnya sunah yang dianjurkan, bukan wajib. Hukum ini merupakan sunah kifayah. Maka apabila yang memberi salam adalah sekelompok orang, cukuplah salah seorang dari mereka mengucapkan salam atas nama semuanya. Namun, apabila seluruhnya mengucapkan salam, maka itu lebih utama.”

Sedangkan hukum menjawab salam adalah wajib dan harus seketika itu juga. Tidak boleh menundanya. Bahkan ketika salam tersebut datang dalam bentuk tulisan. Kewajiban untuk menjawabnya seketika tetap berlaku. Masih dalam Al-Adzkaar an-Nawawi, Imam Nawawi mengatakan:

وهذا الرد واجب على الفور وكذا لو بلغه سلام فى ورقة من غائب وجب عليه ان يرد السلام باللفظ على الفور إذا قرأه 

“Menjawab titipan salam ini wajib saat itu juga. Begitu juga wajib menjawab salam  saat datang pada seseorang sebuah tulisan salam di kertas dari orang yang jauh, wajib baginya untuk menjawab salam tersebut seketika, tatkala ia membacanya,”

Baca juga: Mendoakan Orang Bersin

Lafal Salam

Kemudian, perihal lafal salam yang bisa kita praktekkan sehari-hari. Salam yang paling utama adalah dengan mengucapkan lafal berikut:

السّلامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَة الله وبَرَكاتُهُ

Assalāmu’alaikum warahmatullāhi wabarakātuh

“Semoga keselamatan, rahmat Allah, dan keberkahan-Nya senantiasa tercurah kepada kalian.”

Sedangkan untuk menjawab salam, kita bisa memakai lafal ini:

وَعَلَيْكُمُ السَّلَامُ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Wa’alaikumus-salāmu wa raḥmatullāhi wa barakātuh.

“Dan semoga keselamatan, rahmat Allah, serta keberkahan-Nya juga tercurah kepada kalian.”

Baca juga: Lima Syarat Sah Melaksanakan Salat

Dalam prakteknya, dhomir (kata ganti) pada lafal salam hendaknya tetap dalam bentuk jamak kendati lawan bicara kita hanya satu orang. Apabila mau menggantinya dengan dhomir mufrod (tunggal) juga boleh. Akan tetapi bentuk mufrod tidak bisa digunakan untuk lawan bicara banyak.

Syekh Ibnu Alan dalam kitab Dalilul Falihin mengungkapkan alasan penggunaan dhomir dalam praktek salam:

وإتيانه بضمير الجمع حينئذٍ بقصد الملائكة الذين معه ولو أفرد جاز كما يأتي أما الإفراد للجماعة فلا يكفي إذا أرادهم به

“Penggunaan dhomir (kata ganti) bentuk jamak dalam salam tersebut tujuannya untuk turut menyertakan para malaikat yang menyertai seseorang. Namun, jika hendak menggunakan bentuk tunggal, hal itu juga boleh sebagaimana penjelasan nanti. Adapun menggunakan bentuk tunggal untuk menyalami sekelompok orang, maka itu tidak mencukupi apabila yang menghendaki mereka saat mengucapkan salam.”

Kunjungi juga akun media sosial Pondok Lirboyo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses