Di Acara Ta’dhim Maulid, Kiai Kafabihi Imbau Santri Tekuni Hadis dan Contoh Akhlak Rasulullah

Pesan Kiai Kafa dalam Ta'dhim Maulid

Lirboyo, Kediri– Pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo, KH Abdulloh Kafabihi Mahrus, menekankan pentingnya ketekunan dan rasa gembira dalam menuntut ilmu. Beliau mengingatkan agar para santri tidak terlalu membebani pikiran hingga mengalami stres selama proses belajar.

Pesan tersebut disampaikan Kiai Kafabihi dalam acara Ta’dhim Maulid yang berlangsung pada Kamis malam Jumat (27/8/2026) di Aula Al-Muktamar Lirboyo.

“Orang mencari ilmu itu jangan sampai dipikir sekali, jangan sampai stres, yang penting sekolah terus,” dawuh beliau di hadapan jamaah.

Dalam ceramahnya, Kiai Abdulloh Kafabihi mengutip ayat Al-Qur’an terkait perayaan maulid:

قُلْ بِفَضْلِ اللّٰهِ وَبِرَحْمَتِهٖ فَبِذٰلِكَ فَلْيَفْرَحُوْاۗ هُوَ خَيْرٌ مِّمَّا يَجْمَعُوْنَ

Katakanlah (Nabi Muhammad), “Dengan karunia Allah dan rahmat-Nya itu, hendaklah mereka bergembira. Itu lebih baik daripada apa yang mereka kumpulkan. (Q.S. Yunus: 58)

Mengutip penafsiran Ibnu Abbas, beliau menjelaskan bahwa fadhlullah atau karunia Allah dalam ayat tersebut dimaknai sebagai ilmu.

Beliau menambahkan bahwa kesempatan belajar ilmu agama atau ngaji merupakan penanda bahwa seseorang tengah dianugerahi rahmat dan taufik oleh Allah SWT. Menurut beliau, proses menimba ilmu kerap terasa biasa saja saat dijalani, namun keberhasilan dan kemanfaatan besar baru akan terasa begitu ilmu tersebut berhasil diserap.

Baca juga: Unik! Santri Lirboyo Rayakan Maulid Nabi di seluruh Kamar, Lantunkan Shalawat Khas Daerah

Pentingnya Ketaatan dan Karakter Tawaduk

Kiai Kafabihi juga membeberkan kunci utama dalam meraih keberkahan ilmu, yakni sifat tawaduk (rendah hati). Beliau meneladani kisah para ulama terdahulu yang umumnya memulai pengabdian dari bawah sebagai khodim (pelayan) kiai.

“Karakter ilmu itu didapatkan dari tawaduk, maka kiai-kiai dulu rata-rata dari khodim kiai,” ungkap beliau. Beliau lantas mencontohkan sosok KH Mahrus Aly yang dahulunya merupakan khodim dari KH Abdul Karim.

Baca juga: Ta’dhim Maulid Nabi Muhammad saw. 1448 H. di Ponpes. Lirboyo

Pentingnya Belajar Hadis

Guna memperdalam pemahaman akan akhlak dan perilaku Rasulullah SAW, Kiai Kafabihi mengimbau para santri untuk tekun mempelajari hadis. Beliau bahkan menyarankan santri Lirboyo untuk setidaknya memiliki kitab Shahih al-Bukhari dan Shahih Muslim. Mengingat Rasulullah saw. tidak berbicara berdasarkan hawa nafsu melainkan wahyu, beliau menilai sangat disayangkan jika seorang pembelajar agama menyia-nyiakan kesempatan belajar hadis.

Makna Hakiki Peringatan Maulid

Di peringatan kelahiran Nabi Muhammad ini, Kiai Abdulloh Kafabihi meluruskan pandangan bahwa peringatan Maulid Nabi tidak terbatas oleh momentum waktu tertentu. Bentuk peringatan maulid dapat diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui peneladanan perilaku nabi, pengajian kitab Barzanji, hingga pendalaman hadis.

Beliau kemudian menyoroti besarnya rahmat bagi umat Islam yang mengagungkan Nabi Muhammad saw. Jika sosok seperti Abu Lahab mendapat keringanan azab karena mengekspresikan kegembiraan atas kelahiran Nabi, serta Abu Thalib yang diringankan azabnya karena gigih membela perjuangan Rasulullah, maka keutamaan yang didapat seorang muslim tentu jauh lebih besar.

Mengingat mayoritas penghuni surga adalah umat Rasulullah saw., Kiai Kafa mengajak seluruh jamaah untuk memperbanyak rasa syukur. Wujud syukur tersebut direalisasikan dengan menjalankan perintah Allah dan Rasul-Nya serta menjauhi larangan-Nya.

Mengakhiri mauidzatul hasanahnya, Kiai Kafabihi memanjatkan doa agar segala ikhtiar dalam memuliakan Nabi Muhammad saw. menjadi perantara hadirnya syafaat di akhirat kelak. “Mudah-mudahan upaya kita memuliakan Kanjeng Nabi lewat Ta’dhim Maulid akan mendapatkan syafaat Rasulullah saw.” pungkas beliau.

Kunjungi juga akun media sosial Pondok Lirboyo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses