Di era digital dan kemajuan teknologi, banyak orang tua memfasilitasi anaknya dengan smartphone, tablet, dan sejenisnya. Namun, hal ini harus melakukan pengawasan kepada anak, karena untuk mencegah dampak negatif pada teknologi pada jaman sekarang.
Menurut Imam Al-Ghazali, anak-anak harus mempunyai kesempatan untuk bermain dengan permainan positif setelah pulang dari sekolah untuk beristirahat dari kejenuhan belajar. Hal ini seperti yang Imam Al-Ghazali ungkapkan:
وَيَنْبَغِي أَنْ يُؤْذَنَ لَهُ بَعْدَ الِانْصِرَافِ مِنِ الْكُتَّابِ أَنْ يَلْعَبَ لَعِبًا جَمِيلًا يَسْتَرِيحُ إِلَيْهِ مِنْ تَعَبِ الْمَكْتَبِ
“Hendaklah bagi orang tua mengizinkan anaknya setelah pulang dari sekolah untuk bermain dengan media permainan positif sehingga anaknya dapat beristirahat dari kejenuhan belajar namun tidak sampai berlebihan dalam bermain.” (Lihat: Ihya’ Ulum ad-Din, III/73)
Baca Juga: Edukasi Islam Pada Anak Usia Dini
Anak Tidak Boleh Dihalangi Dari Permainan
Syekh Husein al-Halimi juga menegaskan. Bahwa anak-anak tidak boleh dihalangi dari permainan yang dapat menyibukkan mereka dan tidak adanya dampak negatif. Beliau berkata:
وَأَمَّا الصِّبْيَانُ فَكُلُّ لَعْبٍ اشْتَغَلُوْا بِهِ مِمَّا لَا يُخْشٰى عَلَيْهِمْ ضَرَرٌ فِي الْعَاجِلِ وَالْآجِلِ وَيُظَنُّ أَنَّ فِيْهِ لَهُمُ انْشِرَاحُ صَدْرٍ وَتَفَرُّجُ قَلْبٍ فَإِنَّهُمْ لَا يُمْنَعُوْنَ عَنْهُ بِالْاِطْلَاقِ
“Adapun bagi anak kecil, jika suatu permainan dapat menyibukkan mereka dan tidak dikhawatirkan adanya dampak negatif pada masa sekarang maupun masa mendatang serta ada potensi menjadikan mereka lapang hati maka mereka tidak bisa dihalangi untuk memainkannya.” (Lihat: Al-Minhaj fi Syu’ab al-Iman, III/97)
Selain itu, orang tua harus memiliki dugaan kuat bahwa anak-anak dapat menggunakannya dengan baik serta tidak menyalahgunakan smartphone atau sejenisnya untuk hal-hal yang negatif dan tidak bermanfaat. (Lihat: Bughyah al-Mustarsyidin, hlm. 260)
Baca Juga: Hukum Salat yang Disentuh Anak Kecil Belum Khitan
Oleh karena itu, orang tua harus memiliki peran aktif dalam mengawasi penggunaan teknologi oleh anak-anak. Mereka harus memastikan bahwa anak-anak menggunakan teknologi dengan bijak dan tidak terlalu lama di depan layar. Orang tua juga harus memilih aplikasi dan konten yang tepat untuk anak-anak dan membatasi akses ke konten yang tidak pantas.
Dengan demikian, anak-anak dapat menggunakan teknologi dengan aman dan bijak, serta orang tua dapat memastikan bahwa mereka tidak terkena dampak negatif dari penggunaan teknologi.
Kesimpulan:
Pengawasan orang tua dalam penggunaan smartphone dan teknologi oleh anak-anak sangat penting. Demi mencegah dampak negatif dan memastikan mereka menggunakan teknologi dengan bijak. Orang tua harus memiliki peran aktif dalam mengawasi penggunaan teknologi dan memastikan bahwa mereka menggunakan teknologi dengan aman dan bijak.
[]waAllahu a’lam
Baca Juga: Menyentuh Anak Kecil yang Belum Khitan, Salatnya Batal?
Jangan lupa kunjungi akun media sosial Pondok Lirboyo





