Sebagai manusia, kita diingatkan untuk selalu menjaga hati dan pikiran kita agar tidak terjerumus dalam kesia-siaan. Seorang ulama memberikan pesan yang sangat penting dan relevan untuk kehidupan kita sehari-hari, yang seharusnya senantiasa kita ingat dan terapkan. Beliau menyampaikan tiga perkataan yang harus ada dalam pikiran kita sebagai panduan hidup:
Pesan Ulama لا نجاة من الموت (Tidak Ada yang Selamat dari Kematian)
Pesan pertama mengingatkan kita bahwa kematian adalah kenyataan yang pasti bagi setiap makhluk yang hidup. Tidak ada yang bisa menghindar dari kematian, tidak peduli usia, tempat, atau status sosial. Kematian datang tanpa pemberitahuan, dan kita harus selalu siap untuk menghadapinya. Oleh karena itu, sangat penting bagi kita untuk mengisi hidup dengan amal kebaikan dan ibadah kepada Allah Swt. Setiap detik yang kita miliki adalah waktu yang sangat berharga, dan kita harus memastikan bahwa hidup kita tidak hanya untuk dunia, tetapi juga untuk persiapan akhirat.
Baca Juga: Selalu Belajar dan Waspada dari Fitnah Iblis
Seperti yang diajarkan oleh para ulama dan guru, hidup ini harus diisi dengan amal ibadah, karena kita tidak tahu kapan ajal menjemput. Mengingat kematian akan membuat kita lebih waspada, tidak terperdaya oleh kesenangan duniawi, dan lebih fokus pada tujuan akhir kita, yaitu mendapatkan ridha Allah.
Pesan Ulama لا راحة في الدنيا (Dunia Bukan Tempat untuk Bermalas-malasan)
Pesan kedua mengingatkan kita bahwa dunia ini bukan tempat untuk bersantai dan bermalas-malasan. Setiap orang yang ingin sukses harus bekerja keras dan berusaha dengan sungguh-sungguh. Seperti yang tertulis dalam hadits, من جدَّ وَجَدَ (Siapa yang bersungguh-sungguh, dia akan mendapatkan hasilnya). Jika kita ingin meraih kebahagiaan, bukan hanya di dunia tetapi juga di akhirat, kita harus mengisi hari-hari kita dengan kegiatan yang bermanfaat dan penuh pengorbanan.
Baginda Nabi Muhammad Saw. adalah teladan terbaik dalam hal ini. Beliau tidak pernah bersantai, bahkan dalam keadaan yang sangat sulit sekalipun, beliau terus beribadah kepada Allah. Begitu juga dengan para ulama,
Doa yang diajarkan kepada kita pun sangat mengena:
اللهم اجعل الحياة زيادة لنا في كل خير واجعل الموت راحة لنا من كل شر
“Ya Allah, jadikanlah kehidupan ini sebagai tempat bagi kami untuk menambah setiap kebaikan, dan jadikanlah kematian sebagai pemberhenti kami dari setiap keburukan.”
Pesan Ulama لا سلامة من الناس (Tidak Ada yang Selamat dari Gunjingan Manusia)
Pesan ketiga adalah mengenai manusia itu sendiri. Tidak ada yang bisa menghindari kritikan atau gunjingan dari orang lain. Apapun yang kita lakukan, sebaik apapun perilaku kita, pasti akan ada orang yang pro dan kontra. Inilah kenyataan hidup di dunia ini. Oleh karena itu, kita harus beramal karena Allah Swt., bukan karena ingin mendapatkan pujian atau menghindari cacian dari orang lain. Jika kita beramal dengan niat untuk mendapatkan ridha Allah, maka kita akan terjaga dari rasa kecewa terhadap ucapan atau penilaian orang lain.
Baca Juga: Menyempurnakan Iman dengan Menjaga Kebersihan
Hal yang perlu kita ingat adalah, dalam kehidupan ini, kita tidak boleh salah menempatkan cinta atau mahabah. Seperti yang disabdakan oleh Nabi Muhammad Saw.
يحشر المرء مع من أحب
“Manusia akan dikumpulkan bersama orang yang mereka cintai.”
Jadi, jika kita ingin hidup bahagia di akhirat, hendaknya kita mencintai Allah Swt. dan Rasul-Nya lebih dari segalanya. Cinta kepada Allah dan Rasul-Nya adalah cinta yang abadi, yang akan membawa kita ke surga.
Kesimpulan
Tiga perkataan dari ulama ini memberikan kita panduan hidup yang sangat berharga. Kita harus selalu ingat bahwa kematian adalah bagian dari hidup yang tidak bisa dihindari, bahwa dunia bukan tempat untuk bersantai, dan bahwa kita harus beramal karena Allah Swt., bukan untuk mendapatkan pujian manusia. Dengan mengingat dan menerapkan tiga pesan ini, kita dapat menjalani hidup dengan penuh kesadaran, berusaha dengan sungguh-sungguh, dan mengarahkan semua amal kita hanya untuk mendapatkan ridha Allah Swt. Amin Ya Rabbal Alamin.
Baca Juga: Pengen Kaya? Jangan Meninggalkan Sholat dengan Dalih Bekerja
Sumber
Foto dan dawuh-dawuh ini disarikan dari acara Haul Masyayikh Lirboyo & Manaqib Syaikh Abdul Qodir Pondok Pesantren Lirboyo Al-Mahrusiyah yang dimau’idzohi oleh Habib Musthofa bin Muhammad Al Jufri.
Jangan lupa kunjungi akun media sosial Pondok Lirboyo
