KH. M. Anwar Manshur; Syukur Bagi Orang Yang Mencari Ilmu

syukur orang ahli ilmu

Pada acara pembukaan rutinan pengajian Kamis Legi tahun ajaran 1445 H – 1446 H, yang selalu diisi dengan kajian Kitab Al-Hikam, Romo KH. M. Anwar Manshur memberikan mauidlotul hasanah tentang syukur bagi para pencari ilmu kepada para hadirin yang terdiri dari alumni Pondok Pesantren Lirboyo.

Acara ini merupakan salah satu wadah bagi para alumni untuk kembali bersilaturahmi dengan para guru dan sahabat seperjuangan semasa mondok di Lirboyo.

Baca juga: Agus Ibrahim Ahmad Hafidz; Keistimewaan Malam Jumat

Dawuh KH. M. Anwar Manshur; Syukur Bagi Orang Yang Mencari Ilmu

Dalam kesempatan tersebut, Romo KH. M. Anwar Manshur mengungkapkan rasa syukur dengan memulai mauidlotul hasanah dengan bacaan hamdalah dan doa, salah satunya agar para hadirin senantiasa Allah memberi keistiqamahan dalam mencari ilmu.

“Alhamdulillah kito sedoyo saget mulai ngaos maleh, mugi-mugi saget dados amal soleh kito sedoyo, nggeh. Ndadekno mantepe iman kito, dateng Allah ta’ala. Lan mugo-mugo kito saget istiqomah angginipun nggolek ilmu.”

“Alhamdulillah, kita semua dapat mulai mengaji lagi. Semoga dapat menjadi amal saleh bagi kita semua, ya. Menjadikan iman kita semakin mantap kepada Allah Ta’ala. Dan semoga kita dapat istiqomah dalam mencari ilmu.”

Baca juga: Majelis Sholawat Kubro (MASBRO) Perdana

Beliau menegaskan bahwa amal dunia yang paling utama adalah mencari ilmu. Tanpa ilmu, seseorang tidak akan memiliki apa-apa.

“Apik-apike amal dunyo niku nggolek ilmu, wong ora duwe ilmu gak enek apa-apane nggeh.”

“Sebaik-baiknya amal dunia itu adalah mencari ilmu, karena orang yang tidak memiliki ilmu itu tidak ada apa-apanya, ya.”

Lebih lanjut, beliau menjelaskan bahwa ilmu juga menentukan keselamatan dan keberuntungan seseorang.

Baca juga: KH. Abdullah Kafabihi; Bersyukur Kepada Allah

“Wong iso slamet niku, wong iso bejo niku mergo duwe ilmu.”

Orang yang selamat (dan) orang yang beruntung itu karena memiliki ilmu.”

Oleh karena itu, beliau kembali mengucap hamdalah. Karena takdir Allah mentakdirkan bisa tetap mencari ilmu. Beliau juga menekankan bahwa melalui ilmu, seseorang bisa mengetahui perintah dan larangan Allah, dan dari situlah muncul kemampuan untuk menjalankan perintah serta menjauhi larangan tersebut.

Sebagai penutup, Romo KH. M. Anwar Manshur mengajak seluruh hadirin untuk terus syukur atas nikmat yang sangat besar ini: masih diberi kesempatan untuk mengaji dan menuntut ilmu.

Kunjungi juga akun media sosial Pondok Lirboyo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses