Hukum Adegannya Aktor

Dalam tayangan sinetron, sering terjadi adegan pegang-pegangan, peluk-pelukan antara artis laki-laki dan perempuan yang bukan mukhrim. Dan bahkan juga ada adat nikah di dalam sinetron. Pertanyaan saya :
1. Bagaimanakah hukumnya adegan peluk-pelukan di dalam sinetron?
2. Apakah hukum akad nikah dalam sinetron tetap sah atau batal?
3. Apakah akad nikah dalam sinetron mempermainkan agama Islam?

Ibnu Abdul Aziz

Admin – Bapak Ibnu yang mudah-mudahan dirahmati Allah, terima kasih atas kunjungan dan kesediaanya bersama Kami kita belajar bersama. Dan sebelum menjawab pertanyaan Anda, Kami kira akan lebih mengena jika kita menyinggung tentang hiburan keluarga.

Berbicara tentang hiburan yang dinikmati keluarga kita, dalam hal ini televisi, tentu saja dewasa ini kita harus lebih berhati-hati. Karena harus diakui, prosentase tayangan yang mendidik dan tidak sangatlah berbanding terbalik, terlebih sinetron. Meskipun tidak semuanya, kenyataannya kebanyakan sinetron (setahu Kami) menampilkan adegan yang jauh dari realita. Jangankan soal tayangan mendekati realita, hal yang positif saja kebanyakan ditampilkan kurang sesuai. Misalnya karakter yang suka membaca atau kutu buku. Coba Anda perhatikan, karakter ini antara diperankan oleh tokoh yang berpenampilan “keren” dibandingkan dengan yang digambarkan culun lebih banyak mana? Padahal, bukankah membaca itu positif, tapi kenapa karakternya culun?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.