Pencipta Sholawat Badar Itu Kiai NU Alumni Lirboyo Asal Tuban Jatim

Shalawat Badar sangat familiar di kalangan nahdliyin (warga Nahdlatul Ulama). Di hampir seluruh kegiatan Nahdlatul Ulama, shalawat ini selalu didengungkan. Berikut sebagian teks Shalawat Badar: صَـلا َةُ اللهِ سَـلا َمُ اللهِ * عَـلَى طـهَ رَسُـوْلِ اللهِ Shalaatullaah Salaamul laah ‘Alaa Thaaha Rasuulillaah Rahmat dan keselamatan Allah, semoga tetap untuk Thaaha* utusan Allah صَـلا َةُ اللهِ سَـلا َمُ…

Lanjutkan

Jangan Pernah Mencaci-maki Pemerintah

Para ulama Ahlussunnah wal Jamaah memiliki cara dakwah yang damai, santun, dan menyejukkan. Mereka tidak pernah teriak-teriak apalagi mencaci-maki. Karena tindakan tersebut tidak menunjukkan perilaku mukmin sejati. Al-Ghazali—ulama dan sufi kenamaan—pernah menjelaskan dalam kitab Ihya ‘Ulumuddin: وَإِنَّمَا الْمُحَرَّمُ اسْتِصْغَارٌ يَتَأَذَّى بِهِ الْمُسْتَهْزَأُ بِهِ لما فِيهِ مِنَ التَّحْقِيرِ وَالتَّهَاوُنِ “Adapun yang diharamkan adalah mencaci-maki yang dapat…

Lanjutkan
merah putih sebagi simbolis kemerdekaan negara indonesia-merdeka

Larangan Memberontak Pemerintah

Telah menjadi konsensus Ulama bahwa tindakan makar dan memberontak terhadap pemerintahan yang sah adalah haram, meskipun pemerintan fasik dan zalim. Sebagaimana penjelasan imam An-Nawawi berikut: وَأَمَّا الْخُرُوْجُ عَلَيْهِمْ وَقِتَالُهُمْ فَحَرَامٌ بِالْإِجْمَاعِ وَإِنْ كَانُوْا فَسَقَةً ظَالِمِيْنَ “Adapun keluar dari ketaatan terhadap penyelenggara negara dan memeranginya maka hukumnya haram, berdasarkan konsensus ulama, meskipun mereka fasik dan zalim.”[1]…

Lanjutkan

Hakikat Bela Islam

Saat ini masyarakat banyak sekali yang ghirah semangatnya terpacu ketika mendengar sautan “Bela Islam”. Mereka seolah-olah merasa bahwa menghadiri aksi “Bela Islam” adalah suatu tanggung jawab atas nama agama (jihad) yang harus untuk dilakukan. Menanggapi fenomena seperti ini, baiknya kita selaku umat islam sebelum tergerus arus untuk mengikuti berbagai aksi bela islam ini, patutnya memahami…

Lanjutkan

Nasihat Sahabat Abdullah bin ‘Amr

Sahabat Abdullah bin ‘Amr bin Ash ra. Pernah menuturkan, bahwa sesiapa yang dalam dirinya terkumpul lima amalan ini, maka niscaya ia akan mendapatkan kebahagiaan di dunia dan akhirat. Pertama, ia senantiasa mengisi waktu-waktunya dengan berzikir: لا اله الا الله محمد رسول الله. Berdzikir merupakan salah satu diantara ibadah yang ringan untuk dilakukan. Bukan saja karena…

Lanjutkan

Bersama Santri, Damailah Negeri

Dalam rekam sejarah, santri memiliki peran strategis dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Dengan caranya yang begitu unik, para santri bergabung dengan seluruh elemen bangsa yang lain dalam melawan penjajah, menyusun kekuatan di daerah-daerah terpencil, serta mengatur strategi dan mengajarkan kesadaran tentang arti kemerdekaan bangsa. Indonesia tidak hanya dibangun dengan senjata, darah dan air mata, tetapi berdiri…

Lanjutkan
Khotbah Jumat: Ibadah-Ibadah Istimewa Dibulan Muharam

Khotbah Jumat: Ibadah-Ibadah Istimewa Dibulan Muharam

أَلْحَمْدُ للهِ الَّذِيْ فَاضَلَ بَيْنَ الشُّهُوْرِ وَفَضَّلَ يَوْمَ عَاشُرَاءَ عَلَى جَمِيْعِ أَيَّامِهِ وَ جَعَلَهُ لِعَقْدِ أَيَّامِ الشَّهْرِ وَاسِطَة النِّظَامِ أَحْمَدُهُ سُبْحَانَهُ حَمْدَ عَبْدٍ مُعْتَرِفٍ بِأَنَّ التَّوْفِيْقَ لِلْحَمْدِ مِنْ نِعَمِهِ الْعِظَامِ وَأَشْكُرُهُ عَلَى مَوَاهِبِهِ الْجِسَامِ وَأَشْهَدُ أَنْ لَاإِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَاشَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ أما بعد فَيآأَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا اللهَ تَعَالَى وَاعْلَمُوا…

Lanjutkan

Khotbah Jumat: Amalan Pergantian Tahun

أَلْحَمْدُ للهِ مُنْشِئِ الْأَيَّامِ وَ الشُّهُوْرِ وَ مُفْنِي الْأَعْوَامِ وَ الدُّهُوْرِ وَ مُضَاعِفِ الثَّوَابِ لِمَنْ أَطَاعَهُ وَ الْأُجُوْر فَسُبْحَانَهُ مَنْ تُسَبِّحُهُ الْأَفْلَاقِ وَ بِتَسْخِيْرِهِ تَدُوْرُ وَ تُقَدِّسُهْ الْأَمْلَاكُ وَ لِأَمْرِهِ تَبْتَدِرُ الْمَأْمُوْر أَحْمَدُهُ سُبْحَانَهُ عَلَى نِعَمٍ تَتَجَدَّدُ بِالرَّوَاحِ وَالْبُكُوْرِ وَأَشْهَدُ أَنْ لَاإِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَاشَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ سَيِّدُ الْبَوَادِيْ وَالْحُضُوْرِ…

Lanjutkan
islam dan spirit kemerdekaan

Implementasi Kerukunan Beragama Berdasarkan Status Sosial (Bag. 2-Habis)

(Baca sebelumnya, Bagian 1) Pelaksanaan prinsip-prinsip di atas diklasifikasi berdasarkan status sosial seorang muslim di tengah masyarakatnya: 1. Sebagai anggota dan warga masyarakat Pemeluk agama Islam sebagai anggota dan warga masyarakat di manapun mereka berada, tidak lepas dari bertetangga, berteman dan bermitra dengan pemeluk agama lain, di samping juga bergaul dengan warga masyarakat yang seagama….

Lanjutkan