Lirboyo Membuka Program Guru Bantu

LirboyoNet, Kediri – LIM (Lembaga Itthadul Mubalighin) yang dideklarasikan pada tanggal 12 Pebruari 2003 adalah salah satu badan otonom yang dimiliki Pondok Pesantren Lirboyo untuk menindak lanjuti apa yang dipetuahkan Almaghfurlah Romo Kiai Idris pada waktu itu. Tepatnya pada bulan Syawal tahun 2002, beberapa santri Lirboyo asal Kediri bersilaturahmi ke kediaman beliau untuk meminta doa. Saat itu mereka diperintah oleh…

Lanjutkan

Kasih Sayang Sesama Makhluk

Diceritakan dari Abdullah bin Umar bahwa Rasulullah SAW bersabda: “Allah SWT memberikan belas kasihnya kepada mereka yang berbelas kasih. Maka berbelas kasihlah pada makhluk Allah yang ada bumi, agar makhluk Allah yang ada di langit berbelas kasih pada kita.” Ada sebuah kisah dari Sahabat Umar. Suatu ketika saat Umar berjalan di Kota Madinah, beliau menjumpai…

Lanjutkan

Islam Memperbaiki Sejarah

Kejayaan Islam tak pernah menjadi momok kebiadaban moral manusia, namun justru sebaliknya. Islam selalu menjadi spirit perbaikan moral manusia Kita tengok banyak sejarah yang mencerminkan akan hal itu, terlebih lagi di tanah timur yang merupakan asal muasal muncul dan berkembangnya Islam, pada masa Nabi Muhammad SAW, dilanjutkan masa Sahabat, Tabiin, Tabiit tabiin dan seterusnya hingga…

Lanjutkan

Mengenal Fikih Tematis dalam Kitab Mutun Asy-syarif Syaikhona Kholil

Selama ini, literasi kitab fiqh sepertinya terus beralienasi dengan waktu. Pertama, kitab fiqh bercorak deskruktif. Maksudnya, pembahasan masalah berikut penjabarannya (syarah). Kemudian hadir fiqh adaptif, literasi kitab fiqih yang menawarkan lebih sistematis dan sesuai dengan kebutuhan. Seperti  hadirnya  Fiqhul Mâbadi’, kajian fiqh untuk kalangan pemula atau Fiqh al Wadih, yang merespon setiap permasalahan dengan demikian…

Lanjutkan

Pesantren, Islam dan Budaya Global

Pesantren adalah lembaga pendididkan yang lahir dan berkembang seiring derap langkah dalam masyarakat global dewasa ini. Dari keunikan konsep yang dijalankan pesantren, baik dari gaya belajarnya, gaya bermasyarakatnya, ataupun gaya berinteraksi antara santri dan kiai. Pesantren akhirnya memiliki pola yang spesifik. Itulah sebabnya KH. Abdurrahman Wahid memposisikan pesantren sebagai subkultur dalam pelataran masyarakat dan bangsa…

Lanjutkan

Jangan Remehkan Orang Lain

Dikisahkan, ada seorang yg hidup bergelimang dosa meninggal di pinggiran kota Bashrah. Perilaku buruknya membuat tetangganya acuh tak acuh dengan kematiannya. Sehingga istrinya tidak mendapati orang yg mau membantu membawa jenazahnya ke masjid dan pemakaman. Terpaksa istrinya mengupahi dua orang untuk membawa jenazah tersebut. Dibawalah jenazah tadi ke masjid. Juga tidak ada seorangpun yg bersedia…

Lanjutkan

Antisipasi Musibah yang Islami

Bencana demi bencana mendera bangsa kita. Mulai dari gempa bumi, tsunami, gunung meletus, tanah longsor, demam berdarah, flu burung, dan terakhir banjir bandang. Musibah itu menerpa laksana cerita komik berjilid-jilid. Bala’ seolah tak kenal kata ”stop”. Kita pun kalang kabut. Walau demikian, kita sebagai muslim tidak boleh putus asa. Kita harus berkhusnuzh zhaan terhadap Allah…

Lanjutkan

Mengenal Konstruksi Madzhab Syafi’i

Madzhab–dalam literatur fiqh istilah ini sering diketemukan–adalah pola pikir dan pola amaliah yang merupakan buah pikir dari seorang mujtahid madzhab, yang disarikan dari al-Quran dan al-Hadist an-Nabawiy dengan metode tertentu. Di masa Tabi’in, islam sampai pada masa supremasi (al-‘ashru ad-dzahabi), dimana khazanah inteletual islam mengalami banyak kemajuan dan perkembangan yang signifikan. Di masa itu, banyak mujtahid…

Lanjutkan

KH. Abdullah Kafabihi Mahrus : “Carilah Kawan yang baik”

Dalam pergaulan, sering kali seseorang menganggap remeh etika-etika pergaulan yang dianjurkan dalam agama. Padahal etika itu dimaksudkan untuk melindungi seseorang dari akibat buruk dari pergaulan itu sendiri. Seorang kawan sangat berpengaruh terhadap pola pikir, tingkah laku, dan bahkan keyakinan seseorang. Dalam sebuah syair arab kuno yang cukup masyhur dikatakan, عَنْ الْمَرْءِ لَا تَسْأَلْ وَأَبْصِرْ قَرِينَهُ…

Lanjutkan