Kiai Anwar: Pesantren Tak Pernah Ketinggalan Memperjuangkan Kemerdekaan

“(Lirboyo) ini adalah pusat kegiatan gerilya di Jawa Timur. Jadi, santri-santri Lirboyo tidak lepas, artinya tetap ikut berjuang mempertahankan negara kita Republik Indonesia. Banyak santri-santri yang diberangkatkan ke Surabaya. Malah Mbah Kyai Mahrus (KH. Mahrus ‘Ali) sebagai pimpinan Hizbullah Jawa Timur. Sering beliau berangkat ke Surabaya untuk mengantarkan santri-santri yang berangkat ke sana. Dan seluruh…

lanjutkan

Mengenang Sosok dan Perjuangan KH. Abdul Karim

Dalam haul KH. Abdul Karim (Mbah Manab) 25 Juni 2016 kemarin, KH. M. Anwar Manshur mengungkapkan sedikit kisah mengenang kembali kehidupan dan perjuangan Mbah Manab,   “Naliko ting Bangkalan niku tasih kasb, tasih nyambut gawe. Naliko wayah panenan dateng Jember, golek panenan ting Jember. Akhir ipun kalih Mbah Kyai Kholil dipun coba, dipenging nyambut gawe….

lanjutkan

Kisah KH. Abdul Karim Ditempatkan Di Desa Lirboyo

Cerita ini dituturkan oleh KH. M. Abd. Aziz Manshur dalam peringatan satu abad Ponpes Lirboyo. Satu abad yang lalu, tanah Lirboyo masih merupakan tanah rimbun, bersemak dan belum berpenghuni. Disitulah hadhratal mukarrom KH. Abdul karim ditempatkan oleh mertuanya, KH. Sholeh Banjarmelati sebagai orang yang kelak akan mendidik dan mengajar sebuah pesantren besar dengan nama Pondok…

lanjutkan