Khutbah Minggu ke- 3 Bulan Ramadhan

  اَلْحَمْدُ لِلهِ الَّذِي جَعَلَ شَهْرَ رَمَضَانَ غُرَّةَ وَجْهِ الْعَام. وَأَجْزَلَ فِيْهِ الْفَضَائِلَ وَالْإِنْعَام. وَشَرَّفَ أَوْقَاتَهُ عَلَى سَائِرِ الْأَوْقَاتِ وَفَضَّلَ أَيَّامَهُ عَلَى سَائِرِ اْلأَيَّام. وَخَصَّ نِصْفَهُ الْأَخِيْرَ بِمَزِيْدِ فَضْلٍ وَإِكْرَام. فَسُبْحَانَهُ مِنْ إلهٍ أَيْقَظَ فِيْهِ قُلُوْبًا كَانَ لَهَا إِلَى الْخَيْرَاتِ وُثُوْبٌ وَإِقْدَام. أَحْمَدُهُ عَلَى إِحْسَانِهِ الْعَام. وَأَشْكُرُهُ عَلَى التَّوْفِيْقِ لِلْإِيْمَانِ وَالْإِسْلَام. وَأَشْهَدُ أَنْ لَّا إلهَ…

Lanjutkan

Faedah Tersembunyi dalam Puasa

Rahasia dibalik puasa Allah telah menjadikan puasa sebagai penjaga dan tameng bagi para kekasih-Nya yakni manusia, supaya manusia bisa menolak dari bujukan setan dan buta hati. Seperti yang telah di sabdakan Rasulullah saw. “Berpuasa sebagian dari sabar”  dan Allah berfirman : (10 :إِنَّمّا يُوَفَّى الصّابِرُونَ أَجْرَهُمْ بِغَيْر حِسَاب (الزمر Karena puasa melatih kita untuk bersabar….

Lanjutkan

Masuk Surga karena Ramadan

Diceritakan pada zaman dahulu hiduplah seorang Majusi, penganut agama yang menyembah api. Ia memiliki seorang putri kecil yang masih belia. Suatu hari, dengan santainya anak Majusi itu makan di tengah pasar. ia tak mengetahui bahwa hari itu adalah bulan Ramadhan. Yang mana pada saat itu seluruh umat Islam menjalankan ibadah puasa. Mengetahui hal itu, sang…

Lanjutkan

Membaca Hati Santri, Karomah Kiai Mahrus

“Saya pernah ikut ngaji Fathul Wahab dan Tafsir Yasin kepada Kiai Mahrus,” tutur KH.Fathoni Syihabuddin Cirebon. “Di masa itu, saya sering menyiapkan bangku, bantal dan sajadah beliau untuk mengaji.” Suatu hari, beliau duduk tepat di belakang Kiai Mahrus. Diam-diam beliau mencoba mengintip dan melihat kitab Kiai Mahrus, “Saya penasaran, seperti apa sih isi kitab beliau?” Meskipun…

Lanjutkan

Fadhilah Salat Tarawih Lengkap

Dalam kitab Dzurrotun Nashihin halaman 18-19 dijelaskan secara lengkap mengenai keutamaan salat Tarawih di setiap malam sepanjang bulan Ramadhan: (Malam Ke- 1)  يَخْرُجُ الْمُؤْمِنُ مِنْ ذَنْبِهِ فِى اَوَّلِ لَيْلَةٍ كَيَوْمِ وَلَدَتْهُ اُمُّهُ “Pada malam pertama, dosa orang mukmin (yang melakukan tarawih) akan keluar kembali seperti ketika ibunya melahirkan ia ke dunia.” (Malam Ke– 2) وَفِى…

Lanjutkan

Jadwal Pengajian Lirboyo Ramadan 1439 H.

Bulan Ramadan hampir tiba. Mayoritas pondok-pondok pesantren mempersiapkan diri untuk memenuhi bulan mulia ini dengan rangkaian pengajian. Tidak terkecuali Pondok Pesantren Lirboyo. Dalam bulan Ramadan kali ini, puluhan pengajian kitab digelar. Satu diantaranya bahkan sudah dimulai sejak 18 Sya’ban lalu, yakni pengajian kitab Shahih Bukhari. Kitab ini dibaca secara estafet oleh sembilan qari’, yang seluruhnya…

Lanjutkan

Kapan Kita Diam, Kapan Kita Bicara

Diceritakan dari seorang tokoh sufi besar, Dzinun al-Misri. Beliau berkata: Suatu hari, aku berjalan menyusuri sebuah perkebunan yang sangat hijau. Di tengah perjalanan, aku melihat seorang laki-laki yang yang berada di bawah sebuah pohon yang begitu rindang. Tanpa pikir panjang aku menghampirinya dan mengucapkan salam kepadanya. Ia tak menjawab. Sudah beberapa kali aku mengulangi salamku,…

Lanjutkan

Kiai Aziz, Kiai yang Tak Henti Menulis

Almaghfurlah KH. Abdul Aziz Manshur sejak nyantri di LIrboyo sudah masyhur kealimannya. Bahkan, beliau dikenal gemar menulis. Salah satu karya tulisnya adalah kitab Minhatu Dzil Jalal, sebuah kitab yang mengkaji ilmu sharaf. Berbentuk nadzam yang sekaligus dijlentrehkan secara rinci (syarah). Setelah dirasa sempurna, kitab itu beliau sowankan kepada sang guru yang juga paman beliau, KH….

Lanjutkan

Semangat Menularkan Ilmu

Pengajaran dan pendidikan merupakan elemen terpenting dalam rangka membumikan ilmu pengetahuan. Sebagai pemegang estafet keilmuan untuk generasi masa depan, seorang guru atau pendidik memiliki keistimewaan yang begitu tinggi. Bahkan banyak sekali ayat al-Qur’an dan hadis Rasulullah SAW yang mengapresiasi peran dan jasanya. Dalam rangka memberikan spirit dalam mengemban amanah mengajar, setidaknya para guru atau pendidik…

Lanjutkan

Menuju Haul Mbah Yai A. Idris Marzuqi

Diantara ketawadluan Syaikhuna KH.Ahmad Idris Marzuqi adalah kebiasaan beliau yang selalu menggunakan bahasa Jawa halus saat berdialog langsung dengan santri, bahkan dengan santri yang junior sekalipun. Saat sidang kwartal MHM yang dihadiri para asatidz, pernah beliau mengajak para ustadz untuk mengikuti manhaj Imam Algozali dalam memandang murid. yakni seoarang guru juga harus bisa menghormati siswanya…

Lanjutkan