Ichwan eM

kebahagiaan dunia dan akhirat

Kunci Memperoleh Kebahagiaan Dunia dan Akhirat

Dengan cara apa kita bisa mendapatkan kebahagiaan dunia dan akhirat? Kalimat ini sering sekali menjadi pertanyaan di benak setiap orang. Karena pada sejatinya, setiap orang ingin hidupnya bahagia. Dalam hal ini sahabat Abdullah bin ‘amr bin Ash ra pernah menuturkan bahwa barangsiapa yang dalam dirinya terkumpul lima amalan ini, maka niscaya ia akan mendapatkan kebahagiaan…

Lanjutkan

Tidurnya Orang Berpuasa Ibadah, Apa Maksudnya?

Ada sebuah kalimat yang populer dan santer dikutip oleh umat Islam ketika memasuki bulan Ramadan. Kalimat tersebut berbunyi: نَوْمُ الصَّائِمِ عِبادَةٌ “Tidurnya orang yang berpuasa adalah ibadah.” Bahkan sebagian orang mengutipnya sebagai hadis Rasulullah saw. Beberapa orang pun dibuat bingung dengan pernyataan semacam ini. Masa, iya, Nabi Muhammad saw. menganjurkan umatnya untuk beribadah dengan tidur….

Lanjutkan

Press Release LBM NU Jatim: KADAR ZAKAT FITRAH

Bismillahirrahmanirrahim. Sehubungan dengan permohonan pembahasan kadar zakat fitrah kepada Pengurus Wilayah Lembaga Bahtsul Masail Nahdlatul Ulama (PW LBM NU) Jawa Timur, maka dengan ini disampaikan: 1. Zakat fitrah ditunaikan dengan mengeluarkan satu (1) sha’ beras yang berkualitas atau setara dengan 2.75 kg. 2. Bila zakat fitrah ditunaikan dengan mengeluarkan uang, maka dapat dilakukan dengan solusi…

Lanjutkan

Kisah Adik KH Wahab Chasbullah Putuskan Hukum Hormat Bendera

KH Abdul Hamid bin KH Hasbullah, adik kandung KH Abdul Wahab Chasbullah adalah tokoh di balik layar yang ahli di bidang fiqih. Popularitasnya memang tidak setenar kakandanya, Kiai Wahab, namun kedalaman ilmunya tidak diragukan lagi. Bahkan, sering kali Kiai Wahab bertanya ta’bir (referensi) pelbagai masalah waqi’iyyah kepada beliau. Kiai Abdul Hamid Hasbullah adalah macannya bahtsul masail yang kaya akan…

Lanjutkan

Ada Cinta sebelum Surga

Ada seseorang yang ketika amalnya ditimbang pada Yaumul Mizan, amal baiknya kalah dengan amal buruknya. Maka selayaknya hukum diputuskan, ia diarahkan menuju tempat yang seharusnya: neraka. Lelaki ini bingung. Linglung. Tentu saja ia tak mau masuk neraka. Ia kemudian berkeliling, berputar-putar. Mencari siapa saja yang bisa menolongnya. Ia datangi ibundanya. Ia merayu. Memohon untuk diberikan…

Lanjutkan

Mengapa Puasa Boleh Ditinggalkan, Tapi Salat Tidak?

Perlu diketahui, bahwa Allah sebagai pelaku tunggal dalam mencetuskan syariat Islam, berkali-kali menegaskan bahwa agama yang Ia tuntunkan kepada manusia tidaklah untuk memberatkan mereka. Ini lantaran belas kasihnya kepada manusia terlalu besar.[1] Ketika ibadah yang disyariatkanNya dirasa berat dalam kondisi tertentu, Ia memberi keringanan. Salat semisal. Ada hal-hal yang ia ringankan agar manusia tetap mampu…

Lanjutkan

Nasihat Ulama Agar Hasil Pekerjaan Kita Berkah

Layaknya manusia yang normal, kita pasti menginginkan hidup yang berkecukupan, rizki yang baik dan semacamnya. di samping itu, karena mencari penghidupan juga merupakan keharusan bagi seseorang yang menjadi tulang punggung kelauarga, maka sudah selayaknya hal itu dilakukan dengan penuh nilai-nilai keluhuran agar kita sebagai manusia tidak terjebak menjadi robot yang hanya terus bekerja dan bekerja…

Lanjutkan

Himasal Magelang Berbaiat Memajukan NU

LirboyoNet, Magelang– Sebanyak 57 anggota Himasal (Himpunan Santri dan Alumni Pondok Pesantren Lirboyo) daerah Magelang, telah dibaiat sebagai Kader Penggerak Nahdlatul Ulama yang bekerja sama dengan PCNU Kab. Magelang, Senin (25/03) malam. Mereka telah dididik selama dua hari oleh Instruktur Nasional dengan disiplin ketat dan penempaan komitmen yang tinggi untuk berkhidmah ‘manut kiai’ menghidupkan dan…

Lanjutkan

Bulu Kemoceng dan Fitnah kepada Sang Kiai

Suatu ketika seorang santri meminta maaf kepada Kiainya yang telah difitnahnya. Sang Kiai hanya tersenyum. “Apa kau serius?” tanya Sang Kiai “Saya serius, Kiai. Saya benar-benar ingin menebus kesalahan saya,” jawab santri. Sang Kiai terdiam sejenak. Lalu ia bertanya, “Apakah kamu punya sebuah kemoceng di rumahmu?” “Ya, saya punya sebuah kemoceng Kiai. Apa yang harus…

Lanjutkan

Hari-Hari Pertama Rasulullah Saw di Madinah

Saat hijrah dari Mekah, tatkala beliau sampai di Madinah, gegap gempita mewarnai suasana Madinah kala itu, penduduknya berhamburan ke jalan-jalan, menyambut manusia yang paling mereka cintai. Mereka membuka lebar-lebar pintu rumahnya, berharap sang manusia mulia itu tinggal di rumahnya. “Menempatlah di rumah kami, duhai Rasulullah” Begitu pinta para penduduk Madinah. “Biarkan unta ini yang memilih,…

Lanjutkan