dakwah santri

Refleksi Dakwah Santri Rahmatan Lil ‘Alamin

Oleh: M. G. Al-Farhan Dakwah bukan hanya sebatas menyampaikan ajaran Islam melalui mimbar, ceramah, atau media dakwah formal lainnya, tetapi juga melalui proses pendidikan yang berkesinambungan. Pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam tradisional hadir menjadi pusat dakwah yang hidup. Di mana santri-santrinya dibina, ditempa, dan diarahkan agar kelak mampu menjadi agen penyebar nilai-nilai Islam di tengah…

Lanjutkan
HUKUM MERAYAKAN ulang tahun

Ketika Fikih Membimbing Perayaan Ulang Tahun

Ulang tahun selalu hadir dengan makna yang berbeda-beda. Bagi sebagian orang, ia hanyalah angka yang bertambah di kalender. Bagi yang lain, ia menjadi alasan untuk berkumpul, tertawa, dan merayakan hidup. Namun di tengah gegap gempita perayaan, muncul pertanyaan yang kerap menggelayut di benak sebagian kaum muslimin: bagaimana pandangan fikih memandang tradisi ini? Apakah ia sekadar…

Lanjutkan

Nasionalisme Rasulullah saw.

Peringatan proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia merupakan momentum sejarah yang tidak akan pernah terlupakan. Betapa tidak, bangsa Indonesia merasakan kepahitan dan kesengsaraan belenggu penjajahan selama tiga abad lebih. Perlawanan terhadap penjajah dilakukan di mana-mana. Sudah begitu banyak darah pejuang yang mengalir demi memperjuangkan kemerdekaan. Dan pada akhirnya, setelah melalui perjalanan sejarah yang begitu panjang, kemerdekaan yang…

Lanjutkan

Ketika Rasulullah saw. Membenarkan Nasionalisme

Jiwa nasionalisme yang Rasulullah saw. miliki terurai jelas dalam salah satu hadis yang menjelaskan tentang kecintaannya kepada kota Madinah: كَانَ إِذَا قَدِمَ مِنْ سَفَرٍ، فَنَظَرَ إِلَى جُدُرَاتِ المَدِينَةِ، أَوْضَعَ رَاحِلَتَهُ وَإِنْ كَانَ عَلَى دَابَّةٍ حَرَّكَهَا مِنْ حُبِّهَا “Ketika Rasulullah Saw pulang dari bepergian dan melihatdinding kota madinah, beliau mempercepat laju ontanya. Dan bila mengendarai tunggangan…

Lanjutkan

Kisah Harut dan Marut: Misteri Sihir dan Klarifikasi dari Ulama

Pendahuluan Kisah Nabi Sulaiman dan peristiwa Harut–Marut merupakan bagian penting dalam literatur tafsir klasik, yang ada dalam konteks penjelasan ayat Al-Qur’an terkait sihir (QS. al-Baqarah: 102). Namun tidak sedikit yang menanggapinya hanya dalam satu pandangan saja, sehingga mengakibatkan cacat persepsi. Tulisan ini akan menitik beratkan kisah Harut Marut namun dengan penjelasan yang berbeda dari Imam…

Lanjutkan

Dari Syair, Kekecewaan Hingga Sejarah Ilmu Arudl

Bangsa Arab pra-Islam lekat dengan istilah jaman Jahiliyah. Namun pada saat yang sama, bangsa Arab pra-Islam merupakan sebuah entitas masyarakat yang telah mencapai peradaban luhur yang tercermin pada produk budayanya yang terwujud karya sastra berbentuk syair, salah satunya. Masyarakat Arab pra-Islam sangat menghargai para penyair. Para penyair mempunyai posisi yang sangat penting dalam masyarakat Arab…

Lanjutkan

Adab Netizen dalam Bermedia Sosial

Di era digital seperti sekarang, ruang interaksi manusia tidak lagi terbatas pada pertemuan tatap muka. Media sosial, forum daring, dan berbagai platform komunikasi telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Kehadiran teknologi ini membawa kemudahan luar biasa, namun sekaligus membuka peluang besar bagi munculnya perilaku yang kurang terpuji. Dalam konteks inilah, adab sebagai pedoman perilaku menjadi…

Lanjutkan
Beda Sendiri

Sering Gagal Maksiat? Mungkin Allah Lagi Lindungi Kamu

Nabi Muhammad saw. pernah bersabda tentang hal penting di kehidupan sehari-hari perihal takdir: اِعْمَلُوْا، فَكُلٌّ مُيَسَّرٌ لِمَا خُلِقَ لَهُ “Beramallah! Karena setiap manusia akan (Allah) mudahkan sesuai dengan apa yang telah ia (Allah) ciptakan untuknya.” (HR. Bukhari-Muslim) Hadis di atas mengandung pelajaran besar yang sering luput dari perhatian kita. Bahwa kehidupan ini pada hakikatnya adalah…

Lanjutkan
Bendera One Piece

Bendera One Piece dan Pesan Ulama: Antara Kritik Sosial dan Stabilitas Negara

Belakangan ini, media sosial ramai dengan fenomena pemasangan bendera dari serial anime asal Jepang, One Piece, yang tampak berkibar di sejumlah rumah hingga kendaraan, menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia. Aksi tersebut diduga merupakan bentuk ekspresi simbolik dari kekecewaan masyarakat terhadap pemerintah. Baca juga: Refleksi: Fenomena Konten S-Line, Saat Aib Justru Dijadikan Hiburan…

Lanjutkan