Cerita Lucu dari Perang 10 Nopember

Saat perang 10 Nopember berlangsung, ada peristiwa-peristiwa jenaka yang masyhur di telinga masyarakat Surabaya. Salah satunya, adalah ketika prajurit bangsa hendak mempertahankan batas daerah perjuangannya. Sebagaimana perang gerilya, mereka bersembunyi di balik bukit. Bagai sahabat Nabi saw. saat perang Uhud, dari bukit itu mereka bebas menembaki tentara musuh. Akan tetapi, strategi ini dengan mudah dipatahkan…

Lanjutkan
keikhlasan dalam ibadah

Memenuhi Hak Ibadah

Ibadah merupakan puncak penghambaan seseorang kepada Tuhannya. Dalam beribadah, keikhlasan kebersihan hati dari hal-hal yang berbau duniawi menjadi hal yang paling penting di dalamnya. Sebagaimana sebuah kisah yang diceritakan oleh Imam Al-Qulyubi dalam kitabnya, An-Nawadir: حُكِيَ :اَنَّ عَابِدًا دَخَلَ فِي الصَّلَاةِ , فَلَمَّا وَصَلَ اِلَى قَوْلِهِ ” اِيَّاكَ نَعْبُدُ ” خَطَرَ بِبَالِهِ اَنَّهُ عَابِدٌ حَقِيْقَةً…

Lanjutkan

Kisah Semangka vs Kelapa

Alkisah, di sebuah kebun, terdapat dua macam buah yang kebetulan dipelihara Pak Tani sedari bibit hingga besar. Buah semangka dan buah kelapa. Suatu pagi, mereka terlibat suatu obrolan. “Kasihan deh lo, Ka,” ejek kelapa. “Emangnya kenapa, Pa?” tanya semangka. “Gimana nggak, dari kecil, bibit elo terus ditanam tak terlihat di bawah tanah. Mulai dari biji,…

Lanjutkan
doa untuk pahlawan

Ikrar Santri Indonesia

IKRAR SANTRI INDONESIA بسم الله الرحمن الرحيم أشهد أن لا إله إلا الله وأشهد أن محمدا رسول الله Kami santri Negara Kesatuan Republik Indonesia berikrar: 1. Sebagai santri Negara Kesatuan Republik Indonesia, berpegang teguh pada akidah, ajaran, nilai, dan tradisi Islam Ahlussunnah wal Jama’ah. 2. Sebagai santri Negara Kesatuan Republik Indonesia, bertanah air satu, tanah…

Lanjutkan

Pesan Agama untuk Calon Mempelai

Sebagai makhluk yang dalam fithranya di beri syahwat, yang tidak bisa di hilangkan, hanya saja bisa di arahkan,  manusia di tuntut untuk menyalurkannya pada jalur yang benar dan di restui oleh syara’, yakni Nikah. Aturan agama bukanlah untuk mempersulit keperluan penganutnya, tapi justru memberinya jalan yang terbaik. Karena manusia tidaklah mengerti sepenuhnya apa yang terbaik…

Lanjutkan

Kenapa Sholawat Nariyah?

Mulanya, ia bernama Sholawat Tafrijiyah. Namun, nampaknya sejarawan mempunyai data yang berlainan. Karena di teks yang berbeda, ditemukan bahwa sholawat ini dahulu bernama Taziyah, yang bermula dari penisbatan muasal teks sholawat ini kepada syaikh Ibrahim at-Taziy. Namun pada perkembangannya, ia lebih dikenal dengan “Nariyah”. Mengapa? Di titik ini, perselisihan para sejarawan kembali mengemuka. Di satu kisah, Taziyah bertransformasi menjadi Nariyah…

Lanjutkan

Penggubah Sholawat Badar itu Santri Lirboyo

Shalawat Badar sangat familiar di kalangan nahdliyin (warga Nahdlatul Ulama). Di hampir seluruh kegiatan Nahdlatul Ulama, shalawat ini selalu didengungkan. Berikut sebagian teks Shalawat Badar:   صَـلا َةُ اللهِ سَـلا َمُ اللهِ * عَـلَى طـهَ رَسُـوْلِ اللهِ Shalaatullaah Salaamul laah ‘Alaa Thaaha Rasuulillaah Rahmat dan keselamatan Allah, semoga tetap untuk Thaaha* utusan Allah صَـلا َةُ…

Lanjutkan

Pencuri pun dapat Memberi Berkah

Keyakinan yang murni, ikhlas, adalah senjata bagi kaum muslim. Pun, ketika apa yang mereka yakini tidaklah sesuai dengan apa yang sebenarnya. Dengan keyakinan akan mendapat berkah, seseorang di kisah ini dapat memperolehnya, meskipun dari pihak yang tidak diduga-duga. Alkisah, terdapat segerombolan pencuri sedang melancarkan aksinya di suatu malam. Mereka hendak membegal sekawanan penunggang onta, tapi…

Lanjutkan

Menggugat Ucapan Selamat

Sebagai makhluk sosial, manusia tidak bisa terlepas dari adanya interaksi dengan kehidupan di sekitarnya. Dengan latar belakang dan corak masyarakat yang beragam, dapat dipastikan akan memunculkan suatu norma sosial yang digali dan tumbuh di tengah-tengah komunitas masyarakat tersebut. Keberadaan tradisi telah mewarnai sebuah peradaban dalam masyarakat. Di saat yang bersamaan pula, ada segelintir kalangan yang…

Lanjutkan

Tafakkur, Sebuah Solusi Menemukan Diri Sendiri

“Tinggalkan pikiran rumit. agar dapat melihat jawab yang tersembunyi. Diamlah dalam kata-kata, agar dapat memperoleh percakapan abadi.” Secuil kalam hikmah Jalaluddin Rumi di atas tidak sekedar lips service belaka, apalagi penghias kata- kata. Tapi sebuah refleksi pemikiran yang terbukti mampu dilaksanakan pelantunnya, sehingga ia (Rumi) bisa mencapai kearifan bak seorang nabi. Bahkan Jami, penyair besar…

Lanjutkan