MENUJU SUCI DARI AKHIR BULAN SYA’BAN

Sya’ban adalah salah satu bulan mulia dan penuh barokah. Selain itu pula, salah satu momentum untuk menuju suci (bulan Ramadhan) itu hanya bisa kita persiapkan dari akhir bulan Sya’ban.

Lantas, apa saja yang harus dipersiapkan untuk menuju bulan suci yang penuh ampunan itu?

Amal Ibadah Menyambut Bulan Suci

Menurut Sayyid Alwī al-Mālikī al-Hasanī dalam kitab Mādzā fī sya’bān-nya. Beliau menganjurkan kepada orang islam ketika berada dalam bulan Sya’ban agar senantiasa melakukan kebaikan seperti membaca Al-Quran, bersedekah dan amalan-amalan lain yang sekiranya mudah digapai.

Beliau menuturkan, salah satu kebaikan yang paling urgent adalah berdoa. Selain menjadi senjatanya orang islam, berdoa juga termasuk kegiatan yang punya kunci penting untuk membuka gerbang yang berupa kebutuhan yang kita inginkan, dan sebab yang paling kuat untuk menolak sesuatu yang kita benci. Dengan begitu, selain menunjukkan kelemahan seorang hamba kepada Tuhannya, pun juga agar ada sisi ‘tawakkal’ yang terselip di sana.

Doa Dalam Menyambut Bulan Suci

Adapun doa yang menjadi rutinitas ulama salaf ash-shalih tatkala bulan Sya’ban adalah:

اَللّٰهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ كَرِيْمٌ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي. اَللّٰهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ وَالْمُعَافَاةَ الدَّائِمَةَ فِي الدِّيْنِ وَالدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ.

Allâhumma innaka ‘afuwwun karîmun tuḫibbul ‘afwa fa’fu ‘annî. Allâhumma innî as’aluka al-‘afwa wal-‘âfiyah wal-mu‘âfatad dâ’imata fid-dîni wad dunyâ wal âkhirah.

“Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pengampun dan Maha Dermawan dan Engkau suka mengampuni, (untuk itu) ampunilah aku. Ya Allah, Sesungguhnya aku meminta kepada-Mu pengampunan, Kesehatan dan keselamatan yang abadi di dalam agama, dunia dan akhirat”.

Selain berdoa, syari’at menganjurkan ibadah yang memiliki nilai ‘menyambut’ bulan Ramadhan adalah membaca Al-Quran. Karena bulan Sya’ban sendiri mempunyai julukan berupa “Syahr al-Qurān” atau bulan Al-Quran. Memang, dalam membaca Al-Quran pastinya mendapatkan pahala hanya dengan membacanya saja (al-muta’badu bi tilāwatihi) tanpa memandang kapan hal demikian dilakukan. Namun, adakalanya membaca Al-Quran itu sangat memuat nilai pahala lebih di waktu-waktu yang mulia seperti pada bulan Sya’ban dan Ramadhan.

Ibadah yang tak kalah penting lainnya dalam menyambut bulan Ramadhan adalah sedekah. Masyarakat muslim di Nusantara—setiap akhir bulan Sya’ban tiba—sering kali mengamalkan kegiatan ini dengan pelbagai macam penamaan. Orang-orang Jawa Barat sana menamainya dengan istilah munggahan.

Syaikh Ibnu Rajab al-Hanbalī meriwayatkan dari Sahabat Anas yang berkata: “Orang-orang muslim ketika masuk bulan Sya’ban sangat begitu gemar membaca Al-Quran, dan mereka mengeluarkan sebagian hartanya untuk diberikan kepada orang-orang fakir miskin dan orang yang membutuhkan sebagai bekal persiapan dalam menyambut bulan Ramadhan.

Penutup

Demikianlah amalan-amalan yang hendak kita lakukan dalam menyambut bulan suci Ramadhan. Semoga Allah memberi kita kekuatan untuk melakukan hal demikian dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan yang penuh berkah dan semoga Rahmat dan Taufiq Allah swt. selalu membersamai langkah-langkah yang kita jalani sehingga mendapat keberkahan dari-Nya. Amin. []

Referensi: kitab Mādzā fī sya’bān karangan Sayyid Alwī al-Mālikī al-Hasanī

Subscribe Pondok Lirboyo

Baca juga Puasa di Bulan Rajab

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses