Mungkinkah Mengubah Takdir dengan Doa?

Di suatu hari pada tahun-tahun kepemimpinan sahabat Umar RA. Beliau mengadakan perjalanan dari kota suci menuju negri Syam (sekarang Syiria). Beliau tidak sendiri, mengajak serta rombongan untuk suatu keperluan. Bersama beberapa sahabat, termasuk sahabat besar Abu Ubaydah bin Jarrah. Salah satu tokoh yang saking salihnya sampai pernah dinominasikan menjadi calon khulâfaur râsyidûn. Dalam balut terik…

Lanjutkan

Lebih Dekat dengan KH. Said Aqil Siroj

Ketika usia negara ini masih belia–delapan tahun–dan para pendiri bangsa baru beberapa tahun menyelesaikan sengketa status kemerdekaan Indonesia di Konferensi Meja Bundar (KMB) pada 1949, di sebuah desa bernama Kempek, Palimanan, Cirebon, Jawa Barat, senyum bahagia KH Aqil Siroj mengembang. Tepat pada 3 Juli 1953, Pengasuh Pesantren Kempek itu dianugerahi seorang bayi laki-laki, yang kemudian…

Lanjutkan

Problematika Hadiah Dalam Tradisi Walimah

Bukan menjadi rahasia lagi di masyarakat, berkembangnya sebuah tradisi untuk saling memberi hadiah ketika diselenggarakan semacam perayaan pernikahan, khitanan, dan lain-lain. Pemberian hadiah itu pun memiliki kebiasaan yang berbeda, ada yang berupa barang yang dikemas dalam sebuah kado, atau sejumlah uang yang dimasukkan dalam selembar amplop. Model pemberiannya pun sangat beragam, ada yang mencantumkan nama…

Lanjutkan

Kisah Taubatnya Bisyr al-Hâfy

Bisyr bin Hâris, atau lebih masyhur dengan julukan Bisyr al-Hâfy (yang bertelanjang kaki) adalah seorang tokoh sufi besar, ulama, dan salah seorang yang menurut cerita, namanya harum dan amat dikenal masyarakat. Konon harumnya nama beliau berkat disebabkan suatu peristiwa “kecil” yang pernah beliau alami. Syahdan, suatu ketika beliau tengah berjalan, ditengah perjalanan beliau mendapati secarik…

Lanjutkan

Rutinan Birrul Masyayikh Himasal Magelang

Lirboyonet, Magelang – Rutinan Birrul Masyayikh Himasal Magelang 4 Kecamatan (Bandongan, Windusari, Kajoran, Kaliangkrik). Bertempat di desa Kwangsan Bandongan. Rutinan yang digelar dua bulan sekali ini sekaligus peluncuran kas syahriah Himasal Magelang untuk santri lirboyo yang kurang mampu. “insyaAllah dana syahriah ini 75% untuk santri dhuafa’, 25% untuk operasional himasal magelang” kata Bpk. Zainul selaku…

Lanjutkan

Silaturrahim Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Indonesia

Lirboyonet, Kediri – Hujan yang melanda Kota Kediri Kamis (18/01/18) tidak menghentikan kedatangan Jenderal TNI (purn.) Luhut Binsar Panjaitan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Indonesia ke Pondok Pesantren Lirboyo. Kunjungan silaturrahim tersebut disambut meriah oleh santri-santri Lirboyo terbukti dengan penuhnya Aula Al-Muktamar yang menjadi tempat pertemuan, meski hujan masih tetap mengguyur. “Saya sudah lama penasaran dengan…

Lanjutkan

Refleksi Waktu

Syaikh ‘Ishomuddin bin Yusuf al-Balkhy tiba-tiba sangat buru-buru. Pakar fikih kenamaan madzhab Hanafiyyah ini baru saja mendengar sebuah permasalahan tentang ilmu yang baru diketahuinya. Spontan beliau membeli sebuah pena. Karena beliau sadar waktu terus berjalan tak akan kembali. Dan kesempatan yang sama untuk mencatat faidah tersebut hampir mungkin tak akan terulang. Sepenggal kisah tersebut mengingatkan…

Lanjutkan

Ibrah Ulama Salaf

Bagi orang yang baru mengenal nama Imam al-Ghazali, kemudian menelaah kitab Ihya Ulumuddin akan mengira bahwa tokoh Islam ini adalah punggawanya para sufi. Mengira Imam al-Ghazali adalah tokoh sentral yang hanya menggeluti tasawwuf sejak lahir. Terlebih ada satu kitab Imam al-Ghazali tentang dunia mistisme yang tak kalah hebat, namanya mukasyafatul qulub. Namun kemudian rasa tidak…

Lanjutkan
puasa akhir awal hijriyah

Ngalap Barokah

Ada dua pesan penting yang tertulis di kaca maqbaroh Imam Syafi’i. dua lembar kertas sebagai bahan renungan untuk banyak orang, karena makam beliau adalah salah satu makam yang ramai dikunjungi. Salah satu bunyi pesan tersebut memberikan kita legalitas bahwa tabarruk, atau ngalap barokah itu tidak dilarang. “Bolehnya bertabarruk dengan bekas peninggalan rasul . Imam Ahmad…

Lanjutkan

Kiai yang Tak Pernah Tidur

Saat masih kecil, almaghfurlah KH. Abdul Aziz Manshur, cucu dari almaghfurlah KH. Abdul Karim, heran dengan kehidupan simbahnya yang tidak biasa. Pasalnya, yai Aziz kecil tidak pernah melihat simbahnya istirahat dari aktivitas ibadah. Sejak subuh, KH. Abdul Karim terus saja disibukkan dengan mengaji, entah sendiri ataupun di depan santri. Aktivitas bahkan terus berlangsung hingga tengah…

Lanjutkan