reaktualisasi-dawuh-sing-mempeng

Reartikulasi Dawuh “Sing Mempeng”

Reartikulasi Dawuh “Sing Mempeng” Saya pikir daripada mengutip satu pepatah tentang ilmu yang berserakan dalam buku-buku dan kitab klasik sebagai penghias ‘tulisan’ saja akan lebih berguna dan sedikit lebih ‘ilmiah’ jika mencoba mengejawantahkan kembali makna (reartikulasi) salah satu pepatah populer: sing mempeng, lek! Sering kali setelah teman-teman sowan kepada Kyai Anwar Mansur dan juga kyai-kyai…

Lanjutkan
dari-mitos-menuju-logos

Dari Mitos Menuju Logos

Dari Mitos Menuju Logos | Tidaklah asing bagi telinga kita mendengar kata mitos dan logos (logika) dua kata yang sangat berbeda, dan saling bertolak belakang makna yang terkandung. Istilah mitos yang sering kita ketahui diambil dari kata mite/myth yang berasal dari perbendaharaan kata Yunabi kuno, yakni muthos, yang berarti “ucapan” atau lebih dimengerti sebagai cerita…

Lanjutkan
Isyarat Thariqoh Suci Ta'lim Wa Ta'alum

Isyarat Thariqoh Suci Ta’lim Wa Ta’alum

Isyarat Thariqoh Suci Ta’lim Wa Ta’alum             “Qiyamul lail ora mung sholat tok! Muthola’ah yo termasuk qiyamul lail” KH. Mahrus Aly Teguran diatas bukan sekedar teguran. Bagaimana beliau menegur putra beliau, Yakni K. H. Abdullah Kafa Bihi Mahrus yang sekarang menjadi penerus heroik keislamannya. Nasihat yang diucapkan oleh beliau kepada putranya dikarenakan beliau pernah melihat…

Lanjutkan
khasiat-madu-dalam-tubuh-manusia

Khasiat Madu dalam Tubuh Manusia

Khasiat Madu dalam Tubuh Manusia | Penulis: Segenap PBM Ma’had Aly Smt I-II Al-Quran, merupakan induk segala jenis ilmu pengetahuan. Melihat tidak ada suatu apapun yang terlepas dari peranan al-Quran. Sebagaimana Firman Allah SWT. مَا فَرَّطْنَا فِى الْكِتٰبِ مِنْ شَيْءٍ (الأنعام :38)             Artinya: Tidak ada sesuatu apapun yang kami luputkan di dalam kitab. (QS….

Lanjutkan
ilmu-kritik-hadis

Implementasi Ilmu Kritik Hadis dalam Penulisan Sejarah Islam

Implementasi Ilmu Kritik Hadis dalam Penulisan Sejarah Islam Penulis: Khoirul Umam Penulisan sejarah memiliki akar kuat dalam peradaban Islam. Sejak era sahabat, hadis Nabi Saw, yang merupakan kabar dari masa lalu, telah diseleksi ketat untuk diriwayatkan. Meski hadis-hadis nabi beserta metode kritiknya (ilmu musthalah al-hadis / naqd al-hadis) baru dikodifikasi sekitar abad 2 hijriyah. Dari…

Lanjutkan

Dampak Buruk Menyentuh Objek yang Kurang Baik dengan Tangan Kanan

Dampak buruk menyentuh objek yang kurang baik dengan tangan kanan | Dalam satu riwayat, Rasulullah Saw memberikan wasiat kepada kita untuk menggunakan tangan ketika makan atau minum. أَنَّ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «إِذَا أَكَلَ أَحَدُكُمْ فَلْيَأْكُلْ بِيَمِينِهِ، وَإِذَا شَرِبَ فَلْيَشْرَبْ بِيَمِينِهِ فَإِنَّ الشَّيْطَانَ يَأْكُلُ بِشِمَالِهِ، وَيَشْرَبُ بِشِمَالِهِ Sesungguhnya Rasulullah Saw Berkata: “Jika…

Lanjutkan

Kritik Nalar Mu’tazilah atas “Kebaikan” dan “Keburukan”

Kritik Nalar Mu’tazilah atas “Kebaikan” dan “Keburukan” Oleh : Muhammad Bagus Fatihulridla Secara bahasa, Mu’tazilah berasal dari kata “I’tazala” yang bermakna memisahkan diri. Istilah ini diambil berdasar sejarah awal kemunculan kelompok ini, yakni sejak pemisahan diri pencetus paham ini: Washil bin Atho’ dari Majelis Imam Hasan Al-Bashri. Mu’tazilah muncul sejak era Dinasti Umayyah, kemudian ajarannya…

Lanjutkan

Kitab Mustolahul Hadis Bagi Pemula

Kitab Mustolahul Hadis Bagi Pemula | Belajar hadis menjadi keharusan bagi umat Islam, hal ini tidak lain karena hadis merupakan hukum syariat yang kedua setelah al-Qur’an. Di samping itu, dengan kita mempelajari juga mengamalkan apa yang terkandug di dalam hadis, kita termasuk orang yang ittiba’ (mengikut) kepada Nabi. Karena semua perbuatan Nabi pasti memiliki uswah…

Lanjutkan

Dampak Negatif Makan Berlebihan dalam Pandangan Tasawuf

Dampak Negatif Makan Berlebihan dalam Pandangan Tasawuf Makan berlebihan bisa menyebabkan banyak madharat. Hal ini telah banyak dipaparkan oleh para dokter. Namun apakah Anda tahu bahwa Dalam pandangan tasawuf telah lebih dahulu mendeskripsikan tentang hal ini. Di antaranya: 1. Badan Menjadi Malas dalam Melakukan Aktivitas Diuraikan oleh Syekh Nawawi al-Jawi menukil pendapat Imam al-Azizi dalam…

Lanjutkan

Tentang Menjauhi Larangan

Tentang Menjauhi Larangan Perlu diketahui bahwa agama memiliki dua bagian. Pertama menjauhi larangan, selanjutnya menjalankan ketaatan. Menjauhi larangan adalah hal yang sangat berat untuk dilakukan. Ketaatan bisa saja dilakukan oleh setiap orang, meskipun bersamaan dengan melakukan kemaksiatan. Di sini, menjauhi larangan tidak akan bisa dilakukan kecuali oleh mereka yang jujur. Jujur kepada diri sendiri bahwa…

Lanjutkan