KH. Ilham Nadzir: Ngaji pada KH. Marzuqi Dahlan Seperti Minum Madu Murni

Kesederhanaan KH. Marzuqi Dahlan yang saya tahu tidak pernah berdandan (gak tahu macak, blas). Aktifitas keseharian beliau mengaji ke daerah Jampes dengan hanya bersepeda ontel (sepeda kuno tempo dulu). Bannya masih berupa ban ungkul (ban sepedanya terbuat dari karet utuh), sadel sepedanya yang  jengat dengan hanya diberi lilitan tali. Beliau juga suka berziarah ke makam-makam…

Lanjutkan

KH. Muhammad Subadar: Empat Dunia KH. Marzuqi Dahlan dan KH. Mahrus Aly

Baik Kiai Marzuqi maupun Kiai Mahrus, keduanya sama-sama hebat dan ampuh, tetapi sedikit berlainan. Kalau saya simpulkan, dunia Kiai Marzuqi ada empat : mihrab atau pengimaman, kitab, tamu, dan keluarga. Beliau itu jarang sekali tinda’an kemana-mana. Seiap harinya tak lepas dari baca kitab  meskipun kitab yang dibaca telah khatam berkali-kali. Kiai Marzuqi juga sangat menghormati…

Lanjutkan

Santri Mendunia: Tradisi, Eksistensi dan Perdamaian Global

LirboyoNet, Jakarta- Minggu siang (29/09) diskusi panel bertajuk “Santri Mendunia: Tradisi, Eksistensi dan Perdamaian Global” menjadi salah satu rangkaian acara Muktamar Pemikiran Santri Nasional (MPSN) 2019 Kementerian Agama RI. Beberapa tokoh dan aktivis menjadi pembicara dalam acara yang diselenggarakan di Pondok Pesantren Assiddiqiyyah Jakarta ini, seperti Prof. Nadhirsyah Hosen, Ph.D (Rois Syuriah PCI NU Australia-Selandia…

Lanjutkan

Kekuatan Dongeng 1001 Malam

Tidak ada satu literatur lain yang begitu kuat dan luas memengaruhi literatur dan tradisi penceritaan barat melebihi dongeng seribu satu malam. Pernyataan itu saya baca dari suatu artikel yang saya dapatkan dari seorang teman pada rabu malam-akhir bulan juli. Sesudahnya, saya terhasut untuk membongkar-bongkar lagi kerdus buku dan mencari dongeng tersebut; saya pernah memilikinya: tiga…

Lanjutkan

Kesan Mendalam KH. A. Chalwani Nawawi Terhadap KH. Mahrus Aly

Disamping mempunyai kesan mendalam terhadap KH. Marzuqi Dahlan, Kyai Chalwani juga mempunyai kenangan dengan KH. Mahrus Ali, menurut Kyai Chalwani Kyai Mahrus termasuk imamah wathoniyah. Disamping sebagai tokoh pesantren, beliau orang yang nasionalis. Semua tokoh masyarakat sangat segan terhadap Kyai Mahrus, karena memang kharismanya yang sangat luar biasa. Kyai Mahrus namanya begitu menjelit ketika mobinya…

Lanjutkan

Kepekaan Sosial

Akhir-akhir ini, Negeri elok yang amat kita cinta, di mana kebanyakan pulaunya ditumbuhi pohon kelapa yang selalu melambai di pesisir pantai, kini—dalam keadaan berduka. Tertimpa berbagai musibah bencana, diantaranya: kekeringan, tsunami dan gempa bumi. Adanya musibah, mau tidak mau akan semakin menambah jumlah orang-orang yang harus disantuni. Rosulullah saw pernah mengingatkan kepada kita bahwa: “tidak…

Lanjutkan