Santri Pengawal NKRI

Santri Pengawal NKRI

Penulis: Muhammad Habibullah Mahmud Negara Kesatuan Republik Indonesia, sebuah bangsa dimana berbagai macam suku, ras, budaya, dan agama berkumpul secara majemuk. Bhineka Tunggal Ika tertanam di dalam jiwa disetiap penduduknya, sehingga rukun dalam berbangsa dan bernegara. Tanpa ada kecemburuan sosial, penindihan hukum dan penindasan hak-hak yang dilandasi perbedaan. Menurut sejarah, KH. Hasyim Asy’ari melalui pesantren…

Lanjutkan
Bulan Gus Dur

Bulan Gus Dur | Meneladani Gus Dur sebagai Santri

Beliau menjadi sosok yang enigmatik, penuh kejutan, kontroversial, namun banyak orang menaruh kepercayaan dan harapan padanya. Gagasannya yang genial melampaui zaman, menjadikan banyak orang yang melihat tindakan dan kelugasan sikapnya (seolah dipaksa untuk) berhati-hati untuk memahami “labirin pandangannya” agar tidak gagal paham ataupun bersikap. Bahkan tidak jarang mereka semua dibuat ketar-ketir dan gemas atas pernyataan…

Lanjutkan

Fanatik Kebangsaan, Basis Militansi Santri Membela Negeri

Telah mainstream di negeri ini bahwa sikap “fanatik” teridentifikasi sebagai tindakan yang tidak baik. Padahal sebagian besar warga Indonesia memiliki kecenderungan terhadap jargon “NKRI Harga Mati” atau “Ideologi Pancasila sudah Final”. Meskipun pada hakikat yang sebenarnya, hal sedemikian ini juga menunjukkan sebuah kefanatikan. Buya Hamka dalam salah satu bukunya menyebutkan: “Tuanku Imam Bonjol melawan Belanda…

Lanjutkan

Santri Mendunia: Tradisi, Eksistensi dan Perdamaian Global

LirboyoNet, Jakarta- Minggu siang (29/09) diskusi panel bertajuk “Santri Mendunia: Tradisi, Eksistensi dan Perdamaian Global” menjadi salah satu rangkaian acara Muktamar Pemikiran Santri Nasional (MPSN) 2019 Kementerian Agama RI. Beberapa tokoh dan aktivis menjadi pembicara dalam acara yang diselenggarakan di Pondok Pesantren Assiddiqiyyah Jakarta ini, seperti Prof. Nadhirsyah Hosen, Ph.D (Rois Syuriah PCI NU Australia-Selandia…

Lanjutkan

Ngaji Ihya Ulumuddin Bersama Syekh Yasir Syria & Habib Sholeh Al-Jufri Solo

LirboyoNet, Kediri—Disela-sela kesibukan menjelang liburan akhir tahun, selasa (16/4), Lanjah Bahtsul Masa’il Pondok Pesantren Lirboyo menggelar kegiatan Dauroh Ilmiah kitab ihya ulumuddin bab amar ma’ruf nahi munkar bersama para mahasantri Ma’had Aly Lirboyo, di Pondok Pesantren Lirboyo Kediri. Kegiatan yang dilaksanakan di Aula LBM ini khusus dihadiri oleh 100 mahasantri terpilih. Pada kesempatan ini, panitia…

Lanjutkan

Himasal Magelang Berbaiat Memajukan NU

LirboyoNet, Magelang– Sebanyak 57 anggota Himasal (Himpunan Santri dan Alumni Pondok Pesantren Lirboyo) daerah Magelang, telah dibaiat sebagai Kader Penggerak Nahdlatul Ulama yang bekerja sama dengan PCNU Kab. Magelang, Senin (25/03) malam. Mereka telah dididik selama dua hari oleh Instruktur Nasional dengan disiplin ketat dan penempaan komitmen yang tinggi untuk berkhidmah ‘manut kiai’ menghidupkan dan…

Lanjutkan

Indonesia Mandiri Melalui Pengembangan Ekonomi pondok Pesantren

LirboyoNet, Kediri—Beberapa tahun belakangan Kementerian Perindustrian RI berkomitmen terus melaksanakan proyek percontohan dalam program Santri preneur, termasuk untuk mewujudkan kemandirian industri nasional yang berbasis ekonomi syariah. Santri preneur adalah program pengembangan industri kecil dan menengah (IKM) di lingkungan pondok pesantren. Upaya ini diharapkan lulusan pondok pesantren turut mendorong penumbuhan industri kecil dan menengah (IKM) dalam…

Lanjutkan

Rakernas dan Workshop Asosiasi Ma’had Aly se Indonesia (AMALI)

Rakernas dan Workshop Asosiasi Ma’had Aly se Indonesia(AMALI) kali ini diadakan di Ma’had Aly Al Mubarok Manggisan Wonosobo JawaTengah pengasuhnya adalah KH. Ahmad Nur Hidayatulloh . Dilaksanakan sejak tanggal 15 Desember dan berakhir pada tanggal 16 Desember 2018. Dalam rakernas tersebut seluruh peserta mengungkapkan berbagai pendapat yang bertujuan untuk menciptakan santri yang berguna bagi bangsa…

Lanjutkan

Negara Dalam Prespektif Agama

LirboyoNet, Kediri—Konsepsi Islam tentang negara sejak lama telah menjadi wacana dan bahan kajian, namun kajian tersebut hanya oleh kalangan terbatas. Sedangkan informasi dan penyebaran dari hasil kajian itupun terbatas pula, belum sampai menjangkau kalangan masyarakat Islam secara luas. Sementara itu banyak diajukan pemikiran mengenai Negara Islam, yang kemudian berimplikasi bahwa pihak-pihak yang tidak sependapat dan…

Lanjutkan