HomePojok LirboyoMbah Yai Idris : “Tingkatkan Kewaspadaan”

Mbah Yai Idris : “Tingkatkan Kewaspadaan”

1 0 likes 816 views share

LirboyoNet, Kediri – (28/04/2011) Berkembangnya berbagai isu tentang Lirboyo via sms maupun media massa, membuat alumni di beberapa daerah di tanah air menjadi gundah, sebab sebagian diantaranya mengatakan bahwa Lirboyo sedang diserang kekuatan supranatural, sehingga lantai keramik di serambi Masjid menjadi retak dan pecah tanpa sebab. Menanggai isu tersebut, secara Khusus KH. Ahmad Idris Marzuqi mengatakan bahwa isu-isu tersebut ada benarnya, sebab melihat fenomena yang terjadi belakangan ini, kita patut waspada dan tidak boleh dipandang sebelah mata.

Pernyataan yang disampaikan beliau dalam pengajian kitab Al Hikam yang rutin dilaksanakan pada setiap kamis legi ini, menjawab teka-teki yang telah beredar luas di masyarakat, apalagi setelah di beritakan oleh sebuah harian di Jawa Timur. “Saya telah bertanya kepada dua orang sepuh yang saya rasa mampu menerawang, dan kedua-duanya menjawab kita sedang diserang kekuatan Hitam,” ujar beliau serius. Tapi beliau juga menambahkan jika menurut sudut pandang ahli pertukangan, fenomena yang terjadi di serambi masjid tersebut adalah kejadian biasa, yang disebabkan oleh tekstur tanah yang panas dan bergerak. Oleh karenanya apa salahnya jika kita bersiap diri dan berhati-hati.”

Selanjutnya kiai sepuh yang akrab di panggil Mbah Yai ini menuturkan, segenap komponen bangsa sekarang sedang diteror oleh berbagai macam golongan kiri, salah satunya adalah NII, sehingga ada kemungkinan teror yang selama ini diterima oleh keluarga besar PP. Lirboyo adalah bentuk teror mereka, “ada salah satu Alumni sepuh yang bilang, Lirboyo akan ada apa-apa, maka sebaiknya waspada,” ujar beliau. Mbah yai juga menambahkan bahwa kewaspadaan perlu ditingkatkan baik berupa pengamanan fisik maupun Riyadloh dan memohon pertolongan kepada Allah SWT.

Dalam kegiatan pengajian Kamis Legi yang membahas dalam tentang macam-macam derajat manusia ini (Halaman 71-73 Kitab Al Hikam), jumlah peserta lebih banyak dibandingkan hari-hari biasanya, sehingga Serambi Masjid menjadi penuh sesak oleh para Alumni yang sedang mendengarkan petuah dari Mbah Yai Idris dan Mbah Yai Anwar. Salah seorang koordinator pengajian mengatakan “ Mungkin kehadiran mereka selain Ngaos (Ngaji-red) juga ingin mendengarkan langsung jawaban Mbah Yai mengenai isu yang berkembang,” Ujar Ust. Rofi’I Asmuri ketika diwawancari lirboyo.net. untuk (Riff)