Kunci Terbukanya Hati

Agama bukan hanya tentang shalat dan puasa. Ia juga berarti dînul mu’âmalah. Agama yang menghubungkan satu sama lain, tidak sebatas dirinya dan tuhannya. Maka, harus kalian jaga benar-benar hubungan baik dengan tetangga, dengan masyarakat sekitar, karena itu berarti menjaga agama kalian. المسلم من سلم المسلمون من يده و لسانه Muslim adalah ketika orang muslim yang…

Lanjutkan

Nasehat Kiai Anwar untuk Santri Putri

LirboyoNet, Kediri – Ketika mendampingi puluhan santri dari Pondok Pesantren Roudlotul Muta’abbidin Lamongan, Ahad (01/01) kemarin, KH. M. Anwar Manshur selaku pengasuh Pondok Pesantren Putri Hidayatul Mubtadi-aat memberikan beberapa petuah bagi para santri putri itu. Berikut kutipan-kutipannya. “Sampean harus terus belajar. Perdalami ilmu-ilmu yang tidak bisa disampaikan laki-laki. Misalnya haidl. Harus paham betul itu. Kalau…

Lanjutkan

Memegang Teguh Ajaran Salaf

Oleh: KH. Abdullah Khafabihi Mahrus السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُه الْحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِيْ يُفْتَتَحُ بِحَمْدِهِ كُلُّ رِسَالَةٍ وَمَقَالَةٍ. وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى مُحَمَّدٍ نالْمُصْطَفَى صَاحِبِ النُّبُوَّةِ وَالرِّسَالَةِ. وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ الْهَادِيْنَ مِنَ الضَّلَالَةِ. أَمَّا بَعْدُ… Pembaca yang Arif…. Dalam kesempatan kali ini, marilah kita telaah lebih dalam lagi ajaran-ajaran Salaf as Shalih. Mereka adalah para Sahabat…

Lanjutkan

KH. Abdul Karim: Sosoknya Yang Pendiam

Banyak saksi sejarah alumni-alumni sepuh yang pernah nyantri di Ponpes Lirboyo di era masa sugeng KH. Abdul Karim menuturkan kesan-kesannya tentang beliau. Menurut para alumni-alumni sepuh, memang KH. Abdul Karim adalah sosok yang sangat pendiam. Beliau jarang dawuh dan jarang sekali berkomentar apapun. Menegur santripun tidak dilakukan secara langsung, sesuai cerita yang sering dituturkan oleh KH….

Lanjutkan

Menggapai Kebahagiaan dengan Keikhlasan Niat dan Amal

Oleh: KH. Imam Yahya Mahrus السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُه بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ. نَحْمَدُ اللهَ حَمْدَ الشَّاكِرِيْنَ وَنُؤْمِنُ بِهِ إِيْمَانَ الْمُوْقِنِيْنَ وَنُقِرُّ بِوَحْدَانِيَّتِهِ إِقْرَارَ الصَّادِقِيْنَ. أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ رَبُّ الْعَالَمِيْنَ خَالِقُ السَّمٰوَاتِ وَالْأَرَضِيْنَ مُكَلَّفُ الْإِنْسِ وَالْجِنِّ وَالْمَلَائِكَةِ الْمُقَرَّبِيْنَ أَنْ يَعْبُدُوْهُ عِبَادَةَ الْمُخْلِصِيْنَ. وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى نَبِيِّهِ مُحَمَّدٍ وَعَلَى جَمِيْعِ النَّبِيِّيْنَ وَعَلَى…

Lanjutkan

Santri Perempuan: Seteguh Rabiah, Setegar Hajar

Perempuan, kalau dididik sejak kecil, sehingga saat ia tumbuh dewasa menjadi shalihah, dia akan menjadi jembatan bagi orangtuanya menuju surga. Saat ia menikah, ia menjadi harapan bagi suaminya untuk menyempurnakan agamanya. Karena tanpa menikah, agama seorang lelaki masih separuh. Saat ia hamil kemudian melahirkan, saat itu juga Allah memberikan hadiah istimewa. Surga dengan berbagai kemewahannya…

Lanjutkan