waktu liburan

KH. Athoillah S. A.: Memanfaatkan Waktu Liburan

Kata liburan sangat manis jika terdengar di telinga siapapun. Bahkan bagi para santri liburan adalah hal yang sangat mereka nanti-nanti. Karena bisa beristirahat sejenak dari padatnya kegiatan yang ada di pondok. Tetapi perlu kita ingat kembali nasihat masyayikh tentang cara memanfaatkan waktu liburan kita. Dalam salah satu acara di Pondok Pesantren Putri Hidayatul Mubtadiat yakni…

Lanjutkan

Menjaga Akhlak di Mana Pun Berada: Pesan KH. M. Anwar Manshur untuk Santri Lirboyo

Setiap santri membawa identitas pesantren ke mana pun ia pergi. Tidak hanya lewat kitab yang dia baca atau ilmu yang dia kuasai, tetapi terutama lewat akhlaknya. Itulah sebabnya KH. M. Anwar Manshur selalu menekankan pentingnya menjaga akhlak, sikap, pakaian, dan perangai—terlebih saat pulang dari pondok. Ada nilai-nilai dakwah yang terselip di dalamnya, halus tetapi kuat….

Lanjutkan
kunci ilmu

KH. Nurul Huda Ahmad: Kunci Mendapatkan Ilmu

Ada satu pertanyaan klasik yang sering muncul ketika membandingkan santri masa kini dengan santri masa lampau: mengapa santri dulu, meskipun tidak belajar banyak kitab seperti sekarang, justru lebih “ampuh”? Lebih tekun, lebih mapan batinnya, dan dan memiliki ilmu yang lebih membekas. Baca juga: Refleksi Kejujuran Syaikh Abdul Qadir Al-Jailani, Pesan KH. Abdulloh Kafabihi KH. Nurul…

Lanjutkan
tradisi pesantren

KH. Ahmad Haris Shodaqoh: Melestarikan Tradisi, Mengoreksi yang Perlu Dikoreksi

Dalam acara Malam Puncak Haul & Haflah Akhirussanah 1447 H./2026 M. Pondok Pesantren Lirboyo, KH. Ahmad Haris Shodaqoh berkesempatan memberikan Mauidzotul Hasanah. Beliau menyampaikan tentang tradisi Pondok Pesantren. Pesantren hidup dari tradisi. Namun pesantren juga akan kehilangan ruhnya bila tradisi menjadi dogma yang beku. KH. Ahmad Haris Shodaqoh tidak memposisikan tradisi pesantren sebagai hal yang…

Lanjutkan
Sambutan KH. An'im Falahuddin atas nama dzuriyyah Lirboyo

KH. An’im Falahuddin Mahrus: Santri adalah Aset Berharga Bangsa

Rangkaian acara Haul dan Haflah Pondok Pesantren Lirboyo, Madrasah Hidayatul Mubtadiin, serta Ma’had Aly Lirboyo mencapai puncaknya pada Rabu malam Kamis, 28 Januari 2026. Dalam salah satu rangkaian acara, KH. An’im Falahuddin Mahrus menyampaikan sambutan atas nama dzurriyah Pondok Pesantren Lirboyo. Baca juga: KH. Anwar Manshur: Keikhlasan Mengajar dan Warisan Ilmu Apresiasi untuk Seluruh Pihak…

Lanjutkan
Kejujuran Syaikh Abdul Qadir Al-Jailani

Refleksi Kejujuran Syaikh Abdul Qadir Al-Jailani, Pesan KH. Abdulloh Kafabihi

Kejujuran adalah ajaran dasar dalam agama Islam, tetapi tidak semua orang mampu menjaganya dalam keadaan sulit. KH. Abdulloh Kafabihi Mahrus menyampaikan sebuah teladan penting dari kehidupan Syaikh Abdul Qadir Al-Jailani yang menunjukkan betapa besar pengaruh pendidikan ibu dalam membentuk akhlak seorang anak. Syaikh Abdul Qadir Al-Jailani dikenal sebagai sosok yang sangat patuh kepada ibunya. Dari…

Lanjutkan
Hubungan Orang Tua dan Anak kebersihan

Hubungan Orang Tua dan Anak; Pesan KH. Abdulloh Kafabihi

Dalam sebuah kesempatan acara pada tanggal 27 Desember 2018, KH. Abdulloh Kafabihi Mahrus menyampaikan dawuh tentang hubungan anak dengan orang tua. Beliau menjelaskan bahwasanya izin kepada orang tua adalah hal yang sangat penting untuk kita lakukan. KH. Abdulloh Kafabihi menyampaikan pesan dari ayah beliau bahwasannya untuk bepergian ke tempat yang dekat sudah selayakny kita harus…

Lanjutkan
Mbah Kyai Abdul Karim

Keteladanan Mbah Kyai Abdul Karim dalam Mencari Ilmu, Dawuh KH. AHS. Zamzami Mahrus

Di antara sekian banyak kisah ulama salaf Nusantara, perjalanan hidup Mbah Kyai Abdul Karim adalah potret ketekunan yang nyaris terasa “tidak masuk akal” bagi generasi serba instan di hari ini. Kisah ini KH. AHS. Zamzami Mahrus sampaikan sebagai kisah yang memberikan pelajaran hidup dengan nilai yang mahal harganya. “Mbah Abdul Karim itu mencari ilmu dengan…

Lanjutkan
KH. An'im Falahuddin Mahrus: ciri orang munafik

KH. An’im Falahuddin Mahrus: Ciri Orang Munafik dan Akhlak sebagai Cermin Kejujuran Iman

Sering kali kita merasa aman dengan label lahiriah: rajin ibadah, fasih berbicara agama, atau kita terkenal berperilaku baik di tengah masyarakat. Namun para masyayikh selalu mengingatkan, bahwa penyakit paling berbahaya justru tidak tampak dari luar. Munafik adalah penyakit hati yang memberikan efek kerusakan yang besar pada sifat manusia. KH. An’im Falahuddin Mahrus memberi tahu tentang…

Lanjutkan
kemuliaan ilmu

Ilmu sebagai Jalan Kemuliaan: Dawuh KH. AHS Zamzami Mahrus

Tidak semua kemuliaan bergerak ke arah yang sama. Ada kemuliaan yang berhenti di pengakuan manusia, dan ada kemuliaan yang menembus langit—diterima di hadapan Allah sekaligus dihormati di tengah makhluk. Di titik inilah dawuh KH. AHS Zamzami Mahrus layak direnungkan, bukan sekadar didengar. Beliau membuka dengan satu pernyataan yang tampak sederhana, tetapi sesungguhnya mendasar: “Orang punya…

Lanjutkan