KH. Ma’ruf Zainuddin: Hakikat Mencari Ilmu dan menjaga hati dalam khidmah

Mempelajari Ilmu Dalam salah satu sidang kwartal LBM pada Jumat, 26 Januari 2018 M, KH. Ma’ruf Zainuddin menyampaikan wejangan penuh makna tentang hakikat mencari ilmu dan menjaga hati dalam khidmah. Baca juga: Dawuh KH. Abdul Kholiq Ridlwan: Waktu Seperti Pakaian Beliau menegaskan: “Ilmu itu dengan dipelajari, tidak bisa hanya dibayangkan saja.” Kalimat sederhana ini mengandung…

Lanjutkan
syukur kepada Allah

KH. Abdulloh Kafabihi: Syukur, Ilmu, dan Kemuliaan Dakwah.

Kediri, 8 Februari 2025 – Puncak peringatan Haul Haflah 115 tahun Pondok Pesantren Lirboyo. Dalam acara ini menjadi momentum istimewa bagi para santri dan alumni, dalam mengenang perjalanan panjang mereka di Pondok Pesantren Lirboyo. Pada malam itu juga, KH. Abdulloh Kafabihi Mahrus mengingatkan pentingnya syukur kepada almamater dan para guru. Beliau menukil hadis Rasulullah saw:…

Lanjutkan

Dawuh KH. Abdul Kholiq Ridlwan: Waktu Seperti Pakaian

Menghadapi pergantian tahun hendaknya bukan sekadar merayakan, tetapi menjadi momentum untuk introspeksi, memperbaiki diri, dan menata hidup agar lebih baik daripada waktu yang lalu. KH. Abdul Kholiq Ridlwan memberikan beberapa nasihat penting bagi kita: 1. Bersyukur Langkah pertama adalah bersyukur karena kita masih Allah berikan kesempatan untuk menemuinya (red: tahun baru). Syukur akan memiliki dampak…

Lanjutkan

KH. Abdullah Kafabihi: Ridho Allah dan Ridho Orang Tua

KH. Abdullah Kafabihi: Ridho Allah dan Ridho Orang Tua KH. Abdullah Kafabih memberikan wejangan yang dalam kepada para santri tentang kedudukan orang tua dalam Islam, karena ridho mereka sangat menentukan ridho Allah Swt. Beliau menegaskan: “Ridho Allah dihubungkan dengan ridho orang tua, begitu pun murkanya, itu menandakan betapa agungnya kedua orang tua.” Baca juga: Agus…

Lanjutkan
Hujan dan Cinta

Agus Ahmad Kafabihi: Hujan dan Cinta

Dalam suasana gerimis sisa hujan di sore hari, ribuan santri dan jamaah berkumpul mengikuti Majelis Sholawat Kubro di Aula Al-Muktamar Pondok Lirboyo. Di antara lantunan sholawat, terselip wejangan dari Agus Ahmad Kafabihi mengenai cinta (tresno) kepada generasi muda, khususnya santri, yang biasa kita sebut sebagai generasi stroberi. Baca juga: KH. Anwar Manshur: Mendidik, Bukan Sekedar…

Lanjutkan

KH. Abdullah Kafabihi: Menjaga Hati

Dalam acara Halal Bi Halal dan pembukaan Jam’iyyah IKSALUJA (Ikatan Santri Luar Jawa) di Aula Al-Muktamar, 20 Juli 2018, KH. Abdullah Kafabihi Mahrus menyampaikan sejumlah nasihat penting kepada para santri. Wejangan ini menekankan kesungguhan dalam menuntut ilmu, pengendalian hawa nafsu, serta pentingnya menjaga hati dan seluruh anggota tubuh dari perbuatan yang tidak diridai Allah. Baca…

Lanjutkan
sunah ziarah Rasulullah

KH. An’im Falahuddin: Kesunahan Ziarah Rasulullah

Pada acara Majelis Sholawat Kubro Pondok Pesantren Lirboyo, Kota Kediri, Jawa Timur, yang bertepatan pada hari Kamis, 11 Muharram 1446 H/18 Juli 2024 M, pukul 19.30 WIB, di Aula Al-Muktamar Lirboyo, KH. An’im Falahuddin Mahrus memberikan wejangan kepada seluruh santri. Salah satu nasihat beliau adalah mengingatkan pentingnya memperbanyak membaca sholawat ketika ziarah ke maqam Rasulullah…

Lanjutkan

Dawuh KH. AHS. Zamzami Mahrus: Rajin Itu Riyadhoh

Pesantren bukan hanya tempat belajar kitab kuning, tetapi juga ruang membentuk karakter dan akhlak. Tidak heran jika para masyayikh sering menekankan pentingnya kesungguhan santri (rajin) dalam menuntut ilmu. Salah satu dawuh beliau pada acara Penutupan Bahstul Masa’il Kubro Pondok Pesantren Lirboyo, 21 Februari 2019 M. di serambi masjid PP. Lirboyo, sarat dengan hikmah yang patut…

Lanjutkan

Dawuh KH. M. Anwar Manshur: Cara Bersyukur Seorang Pelajar

Syukur menjadi Pelajar Di tengah arus zaman yang penuh dengan tantangan, para santri memiliki posisi yang sangat penting. Tidak hanya sebagai penuntut ilmu, tetapi juga sebagai pewaris perjuangan para ulama. Dalam sebuah kesempatan, KH. M. Anwar Manshur menyampaikan dawuh yang penuh makna tentang bagaimana seorang pelajar—terutama santri—harus memaknai rasa syukur atas nikmat mondok di pesantren….

Lanjutkan