Salah satu sholawat yang sangat umum kita dengarkan adalah sholawat Munjiyat. Sholawat yang memiliki arti sholawat penyelamat ini sering kita dengarkan dalam banyak acara seperti doa kenduri maupun istighotsah. Dan memang tidak dapat kita pungkiri bahwa membaca sholawat ini memiliki banyak sekali keutamaan yang tak terhitung jumlahnya. Berikut adalah tulisan mengenai bacaan Sholawat Munjiyat lafal Arab, latin, dan terjemahnya.
Baca juga: Keutamaan dan Rahasia Shalawat kepada Nabi Muhammad ﷺ
Teks Arab Sholawat Munjiyat Lengkap
اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلاَةً تُنْجِيْنَا بِهَا مِنْ جَمِيْعِ الْأَهْوَالِ وَالْاٰفَاتِ وَتَقْضِيْ لَنَا بِهَا جَمِيعَ الْحَاجَاتِ وَتُطَهِّرُنَا بِهَا مِنْ جَمِيْعِ السَيِّئَاتِ وَتَرْفَعُنَا بِهَا عِنْدَكَ أَعْلَى الدَّرَجَاتِ وَتُبَلِّغُنَا بِهَـــا أَقْصَى الْغَايَاتِ مِنْ جَمِيْعِ الْخَيْرَاتِ فِى الْحَيَاةِ وَبَعْدَ الْمَمَـــاتِ
Allâhumma shalli ‘alâ Sayyidinâ Muhammadin wa ‘alâ âli Sayyidinâ Muhammadin shalâtan tunjînâ bihâ min jamî’il ahwâli wal âfât wa taqdhî lanâ bihâ jamî’al hâjat wa tuthahhirunâ bihâ min jamî’is sayyiât wa tarfa’unâ bihâ ‘indaka a’lad darajât wa tuballighunâ bihâ aqshal ghâyat min jamî’il khairâti fil hayâti wa ba’dal mamât
“Ya Allah limpahkanlah rahmat kepada junjungan kami Nabi Muhammad, yang dengan shalawat itu, Engkau akan menyelamatkan kami dari semua keadaan yang menakutkan dan dari semua cobaan. Serta mengabulkan hajat kami, menyucikan kami dari segala keburukan, Engkau akan mengangkat kami ke derajat paling tinggi, dan dengan shalawat itu pula, Engkau akan menyampaikan kami kepada tujuan yang paling sempurna dalam semua kebaikan, ketika hidup dan setelah mati.”
Awal Mula Sholawat Munjiyat
Awal mula muculnya sholawat ini bukan tanpa sebab. Ada satu kisah dalam kitab Al-Fajr al-Munir fi as-Shalat ala al-Basyir wa an-Nadzir karya Syekh Umar bin Ali Al-Fakihani. Cerita itu mengisahkan bagaimana seorang ahli tarekat Syadziliyah bernama Syekh As-Shalih Musa ad-Dlarir selamat dari suatu badai saat naik kapal.
وأخبرني الشيخ الصالح موسى الضرير رحمه الله تعالى: أنه ركب في البحر؛ قال: وقامت علينا ريح تسمى: الأقلابية قلَّ من ينجو منها من الغرق، وضج الناس خوفاً من الغرق، قال: فغلبتني عيناي، فنمت، فرأيت النبي صلى الله عليه وآله وسلم وهو يقول: قل لأهل المركب يقولون ألف مرة: اَللهم صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَاةً تُنْجِيْنَا بِهَا مِنْ جَمِيْعِ الْأَهْوَالِ وَالْآفَاتِ، وَتَقْضِيْ لَنَا بِهَا جَمِيْعَ الْحَاجَاتِ، وَتُطَهِّرُنَا بِهَا مِنْ جَمِيْعِ السَّيِّئَاتِ، وَتَرْفَعُنَا بِهَا عِنْدَكَ أَعْلَى الدَّرَجَاتِ، وَتُبَلِّغُنَا بِهَا أَقْصَى الْغَايَاتِ مِنْ جَمِيْعِ الْخَيْرَاتِ فِيْ الْحَيَاةِ وَبَعْدَ الْمَمَاتِ قال: فاستيقظت، وأعلمت أهل المركب بالرؤيا، فصلينا بها نحو ثلاثمائة مرة؛ ففرج عنا، هذا أو قريب منه، صلى الله عليه وسلم.
“Syekh Shalih Musa ad-Dharir mengabarkan kepadaku bahwa suatu ketika ia mengendarai perahu. Kemudian ia berkata: “Badai yang terkenal dengan sebutan Aqlabiyah menyerang kami. Konon, sangat sedikit orang yang bisa selamat dari tenggelam sebab badai tersebut. Akibatnya, para penumpang berteriak karena khawatir akan tenggelam. Lalu tiba-tiba aku merasakan kantuk, sebelum akhirnya tertidur. Dalam mimpi aku melihat Nabi Muhammad saw., beliau bersabda: ‘Katakan pada penumpang perahu, agar mereka membaca sholawat (Bacaan sholawat Munjiyat) sebanyak seribu kali.
Lalu Aku terbangun dan aku beritakan pada penumpang perahu tentang mimpi yang aku alami. Akhirnya, kami pun membaca sholawat tersebut, dan ketika mencapai sekitar bilangan 300, tiba-tiba badai telah reda.”[1]
Maka, sejak saat itu nama “Munjiyat” yang artinya “penyelamat” tersemat dalam bacaan Sholawat ini.
Baca juga: Shalawat Munjiyat: Penghilang Gelisah dan Penarik Rahmat
Demikian sedikit tulisan mengenai Sholawat Munjiyat. Semoga kita bisa senantiasa diakui sebagai umat Nabi Muhammad saw. dan mendapat syafaatnya kelak. Shollu ‘alannabi Muhammad!
[1] Syekh Umar bin ‘Ali bin Salim al-Fakihani, al-Fajr al-Munir fi as-Shalat ala ala al-Basyir wa an-Nadzir, hal. 25
Kunjungi juga akun media sosial Pondok Lirboyo
