Sampaikan Risalah dan Do’akan Guru

Dawuh Romo KH. Abdulloh Kafabihi Mahrus Dalam acara Takhtiman Madrasah Murottilil Qur’an yang ke 42 yang dilaksanakan semalam, 09 Rabiul Akhir 1444 H. KH. Abdulloh Kafabihi Mahrus menyampaikan tausiahnya sebagai berikut; Rasulullah diutus oleh Allah untuk membawa risalah Allah. Rasulullah sendiri dalam berdakwah mengajak raja-raja besar. Pada masa Kanjeng Nabi, raja yang besar saat itu…

Lanjutkan

Pembagian Dzuriyyah yang Dimasukkan Ke Surga

LirboyoNet, Kediri, Kamis (27/10/22). Pondok Pesantren Lirboyo kembali mengadakan rutinan majelis sholawat kubro yang kelima di Aula Al-Muktamar Pondok Pesantren Lirboyo Kediri. Pada kesempatan kali ini, mauidzotul hasanah dibawakan oleh KH. Nurul Huda Ahmad. Beliau menjelaskan tentang pembagian dzuriyyah (keturunan). Sebagaimana penuturannya sebagai berikut: Beliau pertama kali mengutarakan firman Allah SWT. وَالَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَاتَّبَعَتْهُمْ ذُرِّيَّتُهُمْ…

Lanjutkan

Do’a KH. M. Anwar Manshur Kepada Santri Diberikan Kemudahan Ziarah Ke Baitullah

LirboyoNet, Kediri, Kamis (27/10/22) – Pondok Pesantren Lirboyo kembali mengadakan Rutinan Pengajian Kamis Legi yang bertepatan dengan tanggal 01 Robi’ul Akhir 1444 H di Aula Al-Muktamar Pondok Pesantren Lirboyo Kediri. Pembacan kitab Syarah Al-Hikam karya Muhammad bin Ibrahim ar-Randi ini dimulai dari qouluhu: (وقال أبو يزيد رضي الله عنه أولياء الله تعالى) cetakan Haramain, juz…

Lanjutkan

Keistimewaan Rasulullah dan Sayyidah Fatimah

Dawuh KH. Abdulloh Kafabihi Mahrus Rasululah SAW merupakan pilihan Allah. Dalam hadis qudsi (dijelaskan): لولاك (يا محمد) ما خلقت الأفلاك “Kalau bukan kamu (Ya Muhammad) maka Aku (Allah) tidak menjadikan cakrawala (bumi, langit, bulan, matahari, dll.)” (Al-Hadis) Jadi planet-planet, bumi, matahari, bulan, ini dijadikan sebab Rasulullah SAW. Dan Rasulullah ini orang-orang tua beliau adalah orang…

Lanjutkan

Alumni Lirboyo Supaya Memperhatikan Masyarakat

Alumni Lirboyo Supaya Memperhatikan Masyarakat Saat acara Munas Himasal dan Lembaga Ittihadul Muballighin berlangsung, pada Sabtu 29 Muharram 1444 H. / 27 Agustus 2022 M. Pimpinan Pusat Himasal KH. Abdulloh Kafabihi Mahrus, memberikan sambutan serta wejangan kepada segenap peserta Munas yang isinya sebagaimana berikut: Hubungan kita terhadap guru-guru merupakan hubungan yang sangat mulia. Hubungan yang…

Lanjutkan
Keutamaan Sholawat dan puasa

KH. Athoillah Sholahuddin Anwar : Keistimewaan Sholawat

Salah satu keistimewaan di Pondok Pesantren Lirboyo yang ada, adalah bacaan sholawat yang sudah di ijazahkan oleh Masyayikh Pondok Lirboyo yang berbunyi Shalallaahu ‘ala Muhammad. Sholawat ini diijazahkan oleh Kiai Mahrus, dan dibacakan 1000 kali dalam sehari. Sewaktu sekolah di Tebuireng, Kakek Kiai Atho’ dimintai ijazah oleh sebagian orang yang sowan kepada beliau. Dawuh beliau…

Lanjutkan
Sambutan Kiai An'im

KH. An’im Falahuddin Mahrus: Kitab Kuning Berperan Penting dalam Pondasi Kebangsaan

Dalam satu kesempatan, KH. An’im Falahuddin Mahrus memberikan sambutan pada kuliah umum yang dilaksanakan oleh Mahad Aly Pondok Pesantren Lirboyo pada Rabu (03/08) di Aula Al-Muktamar. Dalam sambutan tersebut beliau menyinggung betapa pentingnya memperdalam kitab kuning bagi seorang santri. Sebetulnya, masalah kitab kuning ini bisa menjawab semua hal yang ada di dunia ini sebetulnya sudah…

Lanjutkan

Penertiban Toa Wewenang Pemerintah

Sebagai bangsa yang multi kultural dan keyakinan seperti NKRI ini jelas ujian dan tantangan akan berlangsungnya kehidupan harmonis selalu mengintai, seperti yang kita ketahui beberapa tahun belakangan ini. Belum lagi adanya pihak-pihak tertentu yang sengaja memprofokasi dan mengambil keuntungan. Bagaimanapun itu, selebat apapun guyuran yang mencoba memecah belah keutuhan bangsa, tugas semua warga negara untuk…

Lanjutkan
https://unsplash.com/photos/RwHv7LgeC7s

Drama “Siapa yang Bicara di Bawah Pohon, Wudhunya Batal!”

Santri sudah seharusnya berusaha untuk mengabdikan dirinya kepada masyarakat, dan memang itu khidmah terbesar mereka selepas dari pesantren, selain juga sejak dulu kala masyarakat lebih dekat dengan santri atau kiai langgar daripada yang lain. Mereka mengeluhkan dan mengadukan segala persoalan hidup mulai hal terkecil sekalipun, seperti anaknya yang sedang menderita sakit gigi, misalnya. Dari sini…

Lanjutkan