Merongrong NKRI, Menggali Kuburan Sendiri

Sejarah selalu milik para pemenang. Idiom ini begitu klasik kita dengar. Sebagian orang menyangka idiom ini sebagai ungkapan kekecewaan atas penulisan sejarah yang tak objektif. Mereka sering menemukan fakta-fakta yang berlainan, bahkan bertolak belakang dengan apa yang telah ditulis rapi oleh para sarjana. Lebih jauh, penulisan yang tak objektif itu disinyalir sebagai upaya deislamisasi, upaya…

Lanjutkan

Pra PKPNU Santri Lirboyo

Lirboyonet, Kediri– Seluruh peserta PKPNU (Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama) malam tadi (23/11) dikumpulkan di Aula Al- Muktamar guna melaksanakan Pra PKPNU, seluruh peserta yang hadir malam tadi adalah santri dan alumni dari Ponpes Lirboyo ada yang masih berdomisili di pondok ada juga yang sudah di Rumah. PKPNU yang akan dilaksanakan senin mendatang adalah suatu…

Lanjutkan

Bedah Buku “Fatwa & Resolusi Jihad”

LirboyoNet, Kediri- Peranan pesantren dalam membangun dan mempertahankan kemerdekaan bangsa adalah salah satu catatan sejarah yang tidak memiliki celah untuk membantahnya. Keberadaan fatwa dan resolusi jihad yang dikeluarkan oleh KH. Hasyim Asy’ari menjadi bukti konkret untuk mematahkan klaim sebagian pihak yang berusaha mengkaburkan sejarah tersebut. Namun dalam realitanya, sampai detik ini belum ada satu pun…

Lanjutkan

Indonesia dan Muktamar NU ke-11

Jauh sebelum Indonesia memiliki taring di mata dunia, menemukan konstitusi dan undang-undangnya, jauh sebelum dibentuk panitia kemerdekaan, baik BPUPKI atau PPKI, dan masih jauh sebelum naskah proklamasi dirumuskan, para kiai dan santri telah lebih dulu mencetuskan keputusan bahtsul masail dalam Muktamar NU ke-11 di Banjarmasin, tentang status bumi nusantara yang saat itu masih dijajah Belanda….

Lanjutkan

Memperkenalkan kembali Pesantren, Aswaja, dan Nasionalisme

LirboyoNet, Kediri –Penanaman kembali ideologi ahlussunnah wal jamaah menjadi begitu penting akhir-akhir ini. Terutama, ketika melihat fakta bahwa banyak alumnus pesantren, yang mendapat ajaran dan maqalah-maqalah bijak masyayikh (para kiai) saat masih mesantren, kini justru berjalan dan berjuang di jalan yang bertentangan dengan ideologi yang bertahun-tahun diterimanya itu. Fakta ini diungkap oleh Ahmad Muntaha AM,…

Lanjutkan

Pemberitahuan Kepada Santri

LirboyoNet, Kediri – Bernomor 043/C/AKS/P2L/II/2017, Pondok Pesantren Lirboyo menerbitkan Surat Pemberitahuan kepada para santri yang berisikan tiga hal. Pertama, seluruh santri yang daerahnya akan melaksanakan Pemilihan Kepala Daerah pada tanggal 15 Februari 2017, dipersilahkan pulang untuk menggunakan hak pilihnya. Kedua, diwajibkan memilih pemimpin yang paling bermanfaat bagi Islam Ahlu Sunnah Wal Jama’ah Annahdliyah dan Negara…

Lanjutkan

Instruksi Menggelar Istighotsah

LirboyoNet, Kediri –  Tertanggal 4 Februari kemarin, Pengurus Pusat HIMASAL mengeluarkan surat instruksi kepada seluruh HIMASAL (Himpunan Alumni Santri Lirboyo) Wilayah dan Cabang. Surat itu berisi instruksi untuk menggelar istighotsah demi keamanan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Dalam surat yang ditandatangi KH. Abdulloh Kafabihi Mahrus (Ketua Umum Pengurus Pusat HIMASAL), H. Atho’illah S. Anwar…

Lanjutkan

Epistemologi Ushul Fiqih (Bag-3 Habis)

Baca dulu Bagian II Dasar Pengambilan Ushul Fiqih Istimdad (dasar pengambilan) ushul fiqih diambil dari beberapa produk keilmuan, diantaranya: Ilmu bahasa arab (gramatika Arab). Hal ini dikarenakan sumber hukum yang terbesar adalah Alquran dan Hadis yang semuanya menggunkan bahasa sastra Arab. Dan keduanya sudah jelas tidak akan dipahami maknanya kecuali dengan penguasaan yang memadai dalam…

Lanjutkan

Epistemologi Ushul Fiqih (Bag-2)

Baca dulu Bagian I Pengertian Ushul Fiqih Para ulama ushul (ushuliyyin) memetakan definisi  ushul fiqih dengan 2 sudut pandang, yaitu dari segi etimologi dan terminologi, serta ushul fiqih sebagai cabang ilmu keislaman. [1] Ushul fiqih dari segi etimologi dan terminologi. Penguraian makna ushul fiqih dalam hal ini merupakan konteks definitif dari segi etimologi (lughot) dan…

Lanjutkan

Hijrah, Maulid dan Hari Santri

Dulu ketika Nabi saw. berhijrah dari Makkah menuju Madinah, Beliau menyabdakan bahwa sesungguhnya setiap seseorang yang berhijrah akan dibalas sesuai dengan niatnya dalam berhijrah. Jika ia berhijrah dengan tujuan wanita yang dicintai atau maksud dunia lainnya, maka ganjaran itulah yang akan ia peroleh. Dan barang siapa yang berhijrah dengan niat mencari ridla Allah swt. dan…

Lanjutkan