Keliru Mengira Maghrib: Bagaimana Status Puasanya?

Bayangkan suasana menjelang maghrib di bulan Ramadan: langit mulai menguning, perut sudah berdebar minta jatah, dan telinga siap menangkap azan pertama yang menandai kemenangan kecil hari itu. Di tengah ketegangan itu, terdengarlah suara samar yang mirip azan—entah dari radio tetangga, masjid jauh, atau sekadar gema yang menipu telinga. Karena mengira bahwa waktu maghrib telah tiba,…

Lanjutkan

Hukum Buka Warung Makan di Bulan Ramadan

Bayangkan sebuah siang terik di bulan Ramadan. Jalanan lengang, suara azan Zuhur baru saja usai, dan bau masakan dari sebuah warung kecil di pinggir jalan tiba-tiba menyeruak, menggoda siapa pun yang melintas. Di dalamnya, seorang pemilik warung duduk ragu—bukan karena masakannya kurang garam. Tapi karena sebuah pertanyaan klasik yang selalu muncul setiap Ramadan: “Bolehkah aku…

Lanjutkan

Hari Syak: Fakta, Hukum, dan Penjelasan Lengkap

30 Sya’ban. Hilal belum pasti, kabar berseliweran, grup WhatsApp mulai panas. Puasa atau tidak? Taat atau justru nekat? Di sinilah Hari Syak menjadi titik krusial antara kehati-hatian dan pelanggaran. Hadis Nabi ﷺ menyebutnya tegas, ulama membahasnya panjang—dari hukum haram, makruh tahrim, hingga implikasinya dalam talak dan ‘itq. Pengertian Hari Syak وَكَذَا يَوْمُ الشَّكِّ لِغَيْرِ وِرْدٍ،…

Lanjutkan

Ramadan Kapan? Simak Perbedaan Metode Penetapan Awal Bulan Hijriah Antara NU dan Muhammadiyah

Dewasa ini, menjelang akhir Sya’ban atau akhir Syawal, masyarakat kerap dibuat bingung: Besok puasa atau tidak? Lebaran hari apa? Kebingungan ini semakin mencuat karena sering terjadi perbedaan antara dua ormas besar di Indonesia, yakni NU dan Muhammadiyah.Apa sebenarnya yang membuat keduanya berbeda? Berikut penjelasan ringkas namun berbobot. Baca juga: Hukum Menghutangkan Kas Organisasi atau Kas…

Lanjutkan

Tradisi Nishfu Sya’ban: Bolehkah Menghidupkannya?

Di berbagai desa dan kampung, menjelang malam pertengahan bulan Sya’ban, suasana masjid mulai hidup. Anak-anak bersiap membaca Al-Qur’an, orang tua berdzikir, dan para pemuda duduk mendengarkan ceramah tentang hikmah bulan Sya’ban dan persiapan menyambut Ramadan. Semua itu dilakukan untuk menghidupkan malam Nisfu Sya’ban, sebuah tradisi yang sudah menjadi bagian dari kebiasaan komunitas. Namun, ada pertanyaan…

Lanjutkan

Belum Qadha Puasa Sampai Ramadan Berikutnya? Jangan Anggap Sepele

Bayangkan seorang yang selalu sibuk sepanjang tahun, tak pernah berhenti mengejar duniawi hingga pada akhirnya selalu menunda qadha puasa yang pernah ia tinggalkan. Ramadan berlalu, lalu datang Ramadan berikutnya, namun ia belum menunaikan qadha satu pun hari puasa yang pernah ia tinggalkan. Apa hukumnya? Bagaimana konsekuensinya? Baca juga: Hukum Menghutangkan Kas Organisasi atau Kas Masjid…

Lanjutkan

Hukum Menghutangkan Kas Organisasi atau Kas Masjid

Di sebuah kampung, seorang bendahara masjid pernah berada pada persimpangan yang pelik. Subuh-subuh telepon genggamnya bergetar: istrinya sakit dan membutuhkan biaya pengobatan segera. Pandangannya tertuju pada laci kas masjid yang kebetaulan baru saja terisi penuh usai pengajian malam Jumat. Dalam hati ia berbisik, “Hanya sebentar, nanti akan saya kembalikan.” Pada titik seperti inilah agama mengajak…

Lanjutkan

Kejadian Luar Biasa dalam Islam: Membedakan Mukjizat, Karamah, dan Tahayul

Dewasa ini, tidak sedikit orang yang tergesa-gesa menilai bahwa setiap peristiwa yang tidak dapat diterima oleh logika manusia sebagai sesuatu yang mustahil. Bahkan, ketika disuguhkan kisah-kisah yang berada di luar jangkauan akal. Sebagian dari mereka dengan mudah melabelinya sebagai kebohongan, khurafat, tahayul, atau sekadar mitos tanpa dasar. Baca juga: Hukum Mengingkari Peristiwa Isra Mikraj Nabi…

Lanjutkan

Hukum Mengingkari Peristiwa Isra Mikraj Nabi Muhammad

Di antara fondasi keimanan dalam Islam, terdapat peristiwa-peristiwa besar yang bukan hanya layak kita yakini, tetapi wajib kita imani tanpa ragu. Salah satunya adalah peristiwa Isra Mikraj Nabi Muhammad saw. Peristiwa ini bukan sekadar kisah perjalanan luar biasa, melainkan titik temu antara langit dan bumi yang melahirkan kewajiban terbesar bagi umat Islam, yaitu salat. Karena…

Lanjutkan