Doa Rasulullah Ketika Hujan Turun

ilustrasi doa ketika hujan turun ilustrasi doa ketika hujan turun

Hampir di pertengahan tahun ini, hujan sering turun tidak seperti biasanya. Hal ini semakin menegaskan bahwa hujan termasuk sesuatu yang berada dalam kuasa-Nya—dalam artian, kita sebagai manusia sulit untuk memprediksinya. Untuk itu, sebagai umat islam, kita harus tahu apa doa yang Rasulullah panjatkan ketika hujan turun.

Baca juga: Pentingnya Membaca Shalawat Setiap Hari Jumat

Salah satu waktu doa terkabulkan

Sebelum menjelaskan mengenai doa yang Rasulullah panjatkan ketika hujan turun, perlu kiranya menjelaskan bahwa ternyata—ketika turun hujan—adalah salah satu waktu agar doa kita terkabulkan.

Dalam kitab al-Adzkar, Imam an-Nawawi mengutip hadits dalam kitab al-Um-nya Imam As-Syafi’i yang berupa:

أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ” اطْلُبُوا اسْتِجَابَةَ الدُّعَاءِ عِندَ التِقَاءِ الجُيُوشِ، وَإِقَامَةِ الصَّلَاةِ، وَنُزُولِ الغَيْثِ”

Rasulullah ﷺ bersabda: “Carilah (waktu) terkabulnya doa pada saat pertemuan pasukan (di medan perang), saat tegaknya shalat, dan saat turunnya hujan.”

Terkait hadits ini, Imam as-Syafi’i memberi komentar berupa:

وَقَالَ الشَّافِعِيُّ: وَقَدْ حَفِظْتُ عَنْ غَيْرِ وَاحِدٍ طَلَبَ الإِجَابَةِ عِندَ نُزُولِ الغَيْثِ، وَإِقَامَةِ الصَّلَاةِ.

“Aku telah menghafal (hadits ini) lebih dari satu orang (ulama) tentang pencarian waktu terkabulnya doa; saat turunnya hujan dan saat ditegakkannya shalat.” [Baca: Imam an-Nawawi, al-Adzkar, (Beirut: Dar al-Fikr), hal. 41].

Oleh karena itu, hendaknya ketika turun hujan perbanyaklah berdoa, karena doa kita akan terkabul.

Baca juga: Shalat dan Doa Istikharah dalam Menentukan Pilihan

Maksud doanya terkabul

Dalam kitab Faidh al-Qadir, Syaikh Muhammad al-Manawi menjelaskan bahwa doa yang terkabul pada waktu-waktu mustajab itu tidak berlaku secara umum, melainkan terbatas bagi orang-orang yang berdoa dengan memenuhi syarat dan rukun-rukunnya. [Syaikh Muhammad al-Manawi, Faidh al-Qadir, (CD Syameela), vol. 3 hal. 258]

Dan terkabulnya doa itu bukan hanya keinginan yang kita panjatkan terwujud, namun bisa saja Allah menghindarkan musibah yang lebih besar dengan tanpa memenuhi apa yang kita inginkan, itu juga termasuk dari “terkabulnya doa”.

Oleh karena itu, jangan pernah khawatir bahwa doa kita tidak terkabul.

Baca juga: Doa Ketika Dalam Keadaan Susah

Doa Rasulullah ketika hujan

Dalam kitab Shahih al-Bukhari, Sayyidah Aisyah ra meriwayatkan hadits berupa:

أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ ﷺ كَانَ إِذَا رَأَى الْمَطَرَ، قَالَ: صَيِّبًا نَافِعًا

“Sesungguhnya Rasulullah ﷺ, apabila melihat hujan, beliau mengucapkan: “Shayyiban nāfiʿā” (semoga menjadi hujan yang bermanfaat).”

Menurut al-Bathal bahwa Hadis ini menunjukkan disyariatkannya memperbanyak berdoa agar kebaikan, keberkahan, dan kemanfaatan terus bertambah dari turunnya hujan. [Al-Bathal, Syarh Shahih al-Bukhari, (Riyadh: Maktabah ar-Rasyad), vol. 3 hal. 22]

Kunjungi juga akun media sosial Pondok Lirboyo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses