Bazar Santri turut memeriahkan rangkaian Festival Santri Nusantara 2026 yang berlangsung di kawasan Pondok Pesantren Lirboyo Kota Kediri. Kegiatan ini dibuka pada Ahad (4/10/2026) dan dijadwalkan berlangsung hingga Kamis malam Jumat (8/10/2026), bertepatan dengan agenda penutupan Festival Santri Nusantara 2026 yang akan dimeriahkan dengan Lirboyo Bersholawat bersama Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf.
Tampak para santri antusias mengunjungi stan-stan bazar dan berbelanja berbagai produk yang ditawarkan. Antusiasme serupa juga terlihat dari para pengunjung lainnya yang turut meramaikan suasana bazar. Dalam pelaksanaannya, bazar menerapkan sistem sesi kunjungan. Pengaturan tersebut dilakukan agar santri putra dan santri putri tidak berada di area bazar pada waktu yang bersamaan.
Pembagian Stand dalam Bazar Santri
Bazar kali ini diikuti oleh 63 pelaku UMKM yang berasal dari berbagai daerah, mulai dari Karesidenan Kediri, Sidoarjo, Mojokerto, Malang, Probolinggo, hingga Cilacap, Jawa Tengah.
Seluruh stan terbagi menjadi tiga kategori, yakni kuliner, fashion, dan souvenir. Sebanyak 41 stan merupakan tenant kuliner, 17 stan fashion, dan 5 stan souvenir. Beragam produk yang ditawarkan menghadirkan aneka makanan dengan cita rasa khas Indonesia, serta berbagai produk fashion dan souvenir.
Para penjual mengungkapkan rasa senang melihat antusiasme para santri yang berkunjung dan berbelanja di stan mereka. Ramainya santri yang datang menjadi salah satu hal yang membuat suasana bazar semakin semarak.
Baca juga: Pembukaan Bazar Santri Dalam Rangka Festival Santri Nusantara 2026 di Pondok Pesantren Lirboyo
Ketentuan Bazar Santri
Berdasarkan keterangan panitia, produk yang diperbolehkan untuk dijual harus mengikuti ketentuan panitia dan tata tertib pesantren, memenuhi aspek kehalalan dan keamanan, serta tidak bertentangan dengan nilai-nilai kepesantrenan.
Sasaran utama kegiatan ini meliputi santri, keluarga atau wali santri, alumni Lirboyo, serta masyarakat umum yang datang mengikuti rangkaian Festival Santri Nusantara 2026. Untuk kebutuhan perencanaan, panitia memproyeksikan jumlah pengunjung sekitar 2.000–5.000 orang per hari. Angka tersebut masih berupa estimasi dan bukan data pengunjung yang telah terkonfirmasi.
Sementara itu, penataan stan disesuaikan dengan kategori produk. Apabila diperlukan, panitia dapat menerapkan sistem zoning untuk mencegah penumpukan produk sejenis sekaligus memberikan pemerataan kesempatan bagi para tenant.
Dengan hadirnya Bazar Santri, rangkaian Festival Santri Nusantara 2026 semakin semarak. Kegiatan ini sekaligus menjadi ruang bagi para pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk mereka kepada para pengunjung yang hadir selama berlangsungnya festival.
Kunjungi juga akun media sosial Pondok Lirboyo
