Tingkatkan Kualitas Pengajaran Al-Qur’an, Pondok Lirboyo Gelar Diklat Mudaris

Diklat Mudaris

Pengurus Ta’lim Al-Qur’an Al-Karim Pondok Pesantren Lirboyo menggelar Diklat Mudaris TALAQI Daerah pada Senin, 8 Jumadal Ula 1448 H./19 Oktober 2026 M. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kualitas pengajaran Al-Qur’an sekaligus membekali para mudaris dengan metode pembelajaran yang efektif, khususnya bagi santri tingkat dasar.

Diklat ini diikuti oleh para mudaris dari pengajian TALAQI di berbagai daerah santri. Pengajian TALAQI Daerah sendiri berbasis konsolidasi kedaerahan santri. Berdasarkan keterangan panitia, jumlah mudaris yang mengajar mencapai 922 orang.

Baca juga: Gelar Pelatihan Kepenulisan, MHM Lirboyo Dorong Santri Kuasai Feature, Opini, dan Kolom

Melalui kegiatan ini, para mudaris diharapkan mampu mengembangkan kualitas pembelajaran, memahami metode pengajaran Al-Qur’an tingkat dasar, serta semakin bersemangat dalam membimbing santri. Perhatian khusus diberikan kepada santri yang belum lancar membaca Al-Qur’an agar dapat belajar dengan metode yang tepat dan sesuai kaidah bacaan.

Dalam penyampaian materi, Agus Arif Ridlwan Akbar Imam menegaskan bahwa tugas seorang mu’allim tidak hanya menyampaikan ilmu, tetapi juga harus memiliki kemahiran dalam mengajar. Kemahiran tersebut tercermin dari kemampuan guru dalam membantu murid menyerap materi secara efektif

Selain itu, seorang guru juga dituntut mampu memotivasi murid selama proses pembelajaran. Menurut beliau, murid mudah merasa bosan, termasuk ketika membaca Al-Qur’an. Karena itu, mudaris perlu memiliki kemampuan mengajar yang tidak hanya berorientasi pada penyampaian materi, tetapi juga memperhatikan bagaimana murid dapat mengikuti dan memahami pelajaran dengan baik.

Baca juga: Kapolda Jatim Sowan ke Kediaman KH Anwar Manshur, Meminta Doa agar Amanah Menjalankan Tugas

Diklat Mudaris TALAQI Daerah ini diselenggarakan satu kali dalam setahun. Kegiatan tersebut dihadiri jajaran Pimpinan Pondok Pesantren Lirboyo, yakni Akhsan Jaza Al Aufa, M. Idris Nawawi, Miftahul Umam, dan Rafli Khairil Putra, serta segenap Dewan Harian Seksi TALAQI Pondok Pesantren Lirboyo.

Melalui diklat ini, diharapkan para mudaris semakin meningkatkan kompetensi dalam mengajar dan membimbing santri. Dengan demikian, pembelajaran TALAQI Daerah dapat berjalan lebih efektif dan membantu santri meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an secara benar.

Kunjungi juga akun media sosial Pondok Lirboyo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses