Lirboyo Bersholawat, Wakil Wali Kota Kediri dan Pemprov Jatim Sampaikan Doa dan Harapan

Dr. H. Emil Elestianto Dardak dalam Lirboyo Bersholawat Bersama Habib Syekh 2026 M. Dr. H. Emil Elestianto Dardak dalam Lirboyo Bersholawat Bersama Habib Syekh 2026 M.

Lapangan Ponpes Lirboyo dipenuhi lantunan gema sholawat dalam gelaran Lirboyo Bersholawat bersama Habib Syekh bin Abdul Qadir Assegaf, Kamis (8/10/2026). Atau bertepatan dengan 27 Rabiul Akhir 1448 H. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Festival Santri Nusantara 2026 M., yang menjadi ruang bagi santri untuk semangat memperkuat tradisi serta nilai-nilai pesantren.

Tak hanya itu, ada sejumlah sambutan beberapa tokoh penting di sela lantunan sholawat bersama.

Baca juga: 63 UMKM Ramaikan Bazar Santri dalam Rangka Festival Santri Nusantara 2026

KH. Qowimuddin Thoha, S.H. dalam Lirboyo Bersholawat Bersama Habib Syech 2026 M.

Sambutan KH. Qowimuddin Thoha, S.H.

Wakil Wali Kota Kediri, KH. Qowimuddin Thoha, S.H., dalam sambutannya menyampaikan harapan agar gema sholawat dari Lirboyo membawa keberkahan bagi Kota Kediri.

“Semoga Kota Kediri dengan kumandang sholawat bisa menjadi kota yang produktif, aman dan pada akhirnya menjadi kota yang ngangeni,” tuturnya.

Beliau juga mengutip dawuh Gus Miek, “sholawat anti selip.” Ungkapan tersebut, menurutnya, mengandung pesan bahwa memperbanyak sholawat merupakan salah satu ikhtiar agar perjalanan hidup senantiasa mendapat keberkahan dari Allah Swt.

KH. Qowimuddin turut menyampaikan permohonan maaf atas nama Wali Kota Kediri yang tidak dapat hadir pada malam tersebut.

Baca juga: Persiapan Acara 10.000 Canting Batik Dalam Rangka Festival Santri Nusantara 2026 M. di Lirboyo

Sambutan Dr. H. Emil Elestianto Dardak

Sambutan berikutnya oleh Dr. H. Emil Elestianto Dardak atas nama Gubernur Jawa Timur. Beliau menyampaikan apresiasi kepada Pondok Pesantren Lirboyo yang telah menjadi tempat menempa generasi bangsa Indonesia.

Menurutnya, pesantren akan terus menjadi salah satu pilar penting dalam membentuk generasi penerus bangsa. Di tengah persoalan yang terus berkembang, mulai dari lingkungan hidup, perkembangan teknologi, hingga persoalan sosial, ilmu pengetahuan menjadi salah satu bekal penting untuk menghadapinya. Tak lupa serta dengan memohon ridha Allah Swt.

“Masalah tersebut bisa diatasi dengan ilmu pengetahuan, dan tentunya dengan ridho Allah,” tuturnya.

Seiring Jawa Timur memasuki usia ke-81, Emil Dardak juga menyampaikan doa agar keberkahan dan kesejahteraan senantiasa menaungi provinsi tersebut.

Baca juga: Acara 10.000 Santri Membatik Bukti Pesantren Ikut Andil Menjaga Tradisi

Setelah rangkaian sambutan, acara selanjutnya adalah Lirboyo Bersholawat bersama Habib Syekh bin Abdul Qadir Assegaf. Lantunan sholawat yang menggema di tengah rangkaian Festival Santri Nusantara itu menjadi bagian dari ikhtiar merawat tradisi pesantren sekaligus menghadirkan doa dan harapan bagi masyarakat serta masa depan bangsa.

Kunjungi juga akun media sosial Pondok Lirboyo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses