Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Kediri mengadakan sholat Istisqa’ di Ponpes Lirboyo Kota Kediri, Jawa Timur pada Jum’at siang (06/11). Beberapa hari sebelum pelaksanaan, Ponpes Lirboyo memberikan instruksi kepada para santri untuk berkumpul setelah melaksanakan jama’ah sholat Jum’at di halaman Gedung Yayasan Lirboyo. Bersama-sama mereka melantunkan qasidah istisqa’ yang panitia bagikan di tempat.
Tidak hanya santri yang hadir untuk melakukan sholat istisqa’. Tampak segenap Masyayikh Ponpes Lirboyo, jajaran Pemerintah Kota Kediri, segenap pimpinan dan pengurus Ponpes Lirboyo Kota Kediri ikut berpanas-panasan menantikan mulainya sholat. Tampak pula Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, S.H., M.Kn. serta Wakilnya, K.H. Qowimuddin Thoha, S.H. menyertai kegiatan tersebut.
Baca juga: Penampilan ISHARI Lirboyo Meriahkan Majelis Sholawat Kubro Pamungkas
Respons Atas Kemarau Panjang
Juru Bicara Pondok Pesantren Lirboyo, HM Abdul Mu’id Shohib (Gus Mu’id), menyampaikan bahwa pelaksanaan salat Istisqa ini sebab kondisi kemarau berkepanjangan yang melanda wilayah Kediri dan sekitarnya. Curah hujan yang minim mengakibatkan krisis air bersih, di mana masyarakat dan lingkungan pesantren harus memperdalam sumur-sumur pompa untuk mendapatkan sumber air.
”Hujan belum kunjung turun secara merata, dampaknya sumur pompa warga maupun pondok banyak yang menyusut drastis hingga harus digali lebih dalam. Melalui salat Istisqa ini, kami bersama-sama memohon rahmat dan pertolongan Allah Swt. agar segera menurunkan hujan yang membawa berkah,” ujar Gus Mu’id.
Penjelasan Singkat Sebelum Pelaksanaan Sholat
Sebelum mulai, Agus H. Abdurrahman Kafabihi memberikan penjelasan singkat mengenai tatacara sholat istisqa’ di hadapan ribuan hadirin. Tak ketinggalan juga ada praktik tahwil, yakni mengubah posisi sorban sebagai tafa’ul peralihan dari kondisi kurang menguntungkan menjadi lebih baik.
Setelah penjelasan selesai, segenap hadirin segera mendirikan sholat istisqa’ bersama KH. Abdullah Kafabihi Mahrus sebagai imam.
Para hadirin yang terdiri dari berbagai kalangan tersebut melaksanakan sholat di bawah terik matahari Kota Kediri yang menyengat.
Seusai sholat, para hadirin mendengarkan khutbah yang dibawakan oleh KH. Abdullah Kafabihi Mahrus. Tak ketinggalan praktik tahwil juga para jamaah laksanakan di sela-sela khutbah kedua.
Himbauan K.H. Abdullah Kafabihi Mahrus Kepada Jamaah
Dalam khutbahnya, KH. Abdullah Kafabihi Mahrus mengajak seluruh jemaah untuk memperbanyak istigfar, bertaubat, serta memohon ampunan kepada Allah SWT.
Anjuran memperbanyak istigfar tersebut merujuk pada tuntunan Al-Qur’an, Surat Nuh ayat 10–12:
فَقُلۡتُ اسۡتَغۡفِرُوۡا رَبَّكُمۡؕ اِنَّهٗ كَانَ غَفَّارًا ۙ ١٠ يُّرۡسِلِ السَّمَآءَ عَلَيۡكُمۡ مِّدۡرَارًا ۙ ١١وَّيُمۡدِدۡكُمۡ بِاَمۡوَالٍ وَّبَنِيۡنَ وَيَجۡعَلۡ لَّـكُمۡ جَنّٰتٍ وَّيَجۡعَلۡ لَّـكُمۡ اَنۡهٰرًا ؕ ١٢
“Maka aku berkata (kepada mereka), ‘Mohonlah ampunan kepada Tuhanmu, Sungguh, Dia Maha Pengampun. Discaya Dia akan menurunkan hujan yang lebat dari langit kepadamu. Dan Dia memperbanyak harta dan anak-anakmu, dan mengadakan kebun-kebun untukmu dan mengadakan sungai-sungai untukmu.’”
Sambutan K.H. Qowimuddin Thoha, S.H.
Selepas khutbah, acara selanjutnya adalah sambutan oleh K.H. Qowimuddin Thoha, S.H. (Gus Qowim), Wakil Walikota Kediri. Ia mengajak para jamaah untuk tidak hanya berdoa memohon turunnya hujan. Tapi juga turut peduli terhadap lingkungan sekitar.
“Curah hujan yang masih rendah mempengaruhi ketersediaan air untuk keperluan sehari-hari. Juga kebakaran di beberapa tempat seperti lereng Gunung Wilis sudah sepatutnya menyadarkan kita akan pentingnya kepedulian terhadap lingkungan sekitar.”
Baca juga: Doa Ketika Hujan Turun
Kemungkinan Mengulang Minggu Depan
Seusai kegiatan, tampak langit mulai mendung oleh awan bergulung-gulung kendati hujan belum juga turun. Para jamaah dipersilakan kembali pulang ke tempatnya masing-masing. Namun sebelum itu, Agus Ahmad Zulfa Laday Roby, pimpinan Ponpes Lirboyo memberikan pengumuman kepada jamaah bahwa
“Apabila seminggu yang akan datang hujan belum kunjung turun maka sholat istisqa’ akan kita ulang lagi.”
Kunjungi juga akun media sosial Pondok Lirboyo
