Lirboyo, (28/10/2026 M) — KH Athoillah S. Anwar secara resmi membuka kegiatan Bahtsul Masail Kubro (BMK) yang diselenggarakan oleh Lembaga Bahtsul Masail Madrasah Hidayatul Mubtadiin (LBM-MHM) Pondok Pesantren Lirboyo, Rabu (28/10/2026). Pembukaan berlangsung di Aula Al-Muktamar dan ditandai dengan tawassul yang diiringi pembacaan Surah Al-Fatihah.
Kegiatan tahunan ini menjadi forum kajian dan pembahasan berbagai persoalan keagamaan yang dibagi ke dalam empat komisi. Setiap komisi dijadwalkan melaksanakan pembahasan selama tiga jalsah, dengan penutupan kegiatan pada Kamis (29/10/2026) siang.
Baca juga: Kuliah Umum Ma’had Aly Lirboyo: Membangun Ekosistem Ekonomi Kreatif Berbasis Turats
Sambutan KH Athoillah Shalahuddin Anwar
Dalam sambutannya, KH Athoillah S. Anwar menyoroti semangat para aktivis LBM pada masa lalu yang patut diteladani oleh generasi sekarang. Beliau menceritakan perjuangan para aktivis terdahulu dalam memperoleh kitab-kitab langka sebagai bahan kajian, bahkan hingga harus menempuh perjalanan dengan sepeda.
Beliau juga menjelaskan pentingnya kehadiran para alumni yang pernah menjadi perumus dan mushohih dalam kegiatan Bahtsul Masail Kubro. Kehadiran mereka diharapkan dapat menjaga hubungan ta’alluq bathiniyyah antara para perumus dan mushohih dengan Pondok Pesantren Lirboyo.
Selain itu, forum ini menjadi kesempatan bagi para alumni untuk melihat perkembangan pelaksanaan Bahtsul Masail di Lirboyo saat ini. Dengan demikian, mereka dapat memberikan masukan apabila ditemukan kekurangan dalam pelaksanaannya.
“Kenapa acara BMK ini mengundang teman-teman alumni yang dulunya pernah jadi perumus dan mushohih (Ketika masih di Pondok Lirboyo)? Salah satu tujuannya adalah (agar kembali) menjalin hubungan taallaq bathiniyyah antara perumus dan mushohih dengan Pondok Pesantren Lirboyo.”
Baca juga: Di Balik Gelaran Takhtiman MMQ ke-46 yang Diikuti 182 Khotimin, Ada Seleksi yang Begitu Ketat
Rangkaian Acara Pembukaan
Sebelum acara pembukaan dimulai, kegiatan diawali dengan pembacaan salawat oleh Lirboyo Selection. Selanjutnya, Sdr. Nabris Sidqi bertindak sebagai pembawa acara, sedangkan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dilantunkan oleh Bayu Dwi Saputro.
Dalam sambutan mewakili panitia, Abdullah Mukammal menyampaikan permohonan maaf kepada para mushohih dan perumus, terutama terkait pengaturan waktu transit dan batas waktu check-out. Hal tersebut disebabkan rangkaian kegiatan BMK tahun ini berlangsung bersamaan dengan agenda Multaqa Ma’had Aly.
Sementara itu, mewakili penasihat LBM, Agus Muhammad Kafabihi mengingatkan para santri Lirboyo agar senantiasa menumbuhkan kecintaan terhadap Bahtsul Masail, mengaji, dan muthala’ah.
Beliau menyampaikan bahwa, sebagaimana dawuh KH Idris Marzuqi, salah satu bentuk perjuangan santri setelah mengusir penjajah adalah melalui Bahtsul Masail. Pesan tersebut menegaskan pentingnya tradisi kajian keilmuan sebagai bagian dari perjuangan santri dalam menjaga dan mengembangkan khazanah keislaman.
Baca juga: Memperingati Hari Santri Nasional, Pondok Lirboyo Gelar Apel di Depan Gedung Yayasan
Agenda acara dan tempat pelaksanaan
Adapun pelaksanaan Bahtsul Masail Kubro tahun ini dibagi ke dalam empat komisi dengan lokasi yang berbeda. Komisi A menempati Aula Al-Muktamar, sedangkan Komisi B berlangsung di Gedung Lobi Aula Al-Muktamar. Sementara itu, Komisi C bertempat di Aula An-Nawawi lantai I dan Komisi D di Aula An-Nawawi lantai II.
Aula Al-Muktamar juga digunakan sebagai lokasi pembukaan dan penutupan kegiatan. Seluruh rangkaian pembahasan dijadwalkan berlangsung hingga Kamis siang, sebelum kegiatan resmi ditutup.
Kunjungi juga akun media sosial Pondok Lirboyo
