Pondok Pesantren Lirboyo menggelar acara Silaturahmi Masyayikh dan Para Khodim Pondok Cabang Lirboyo. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Yayasan Pondok Pesantren Lirboyo, Rabu malam Kamis (4/11/2026), pukul 19.30 WIB.
Sebanyak 28 perwakilan pondok cabang menghadiri kegiatan ini. Mereka berasal dari pondok cabang zonasi, muadalah, dan kemasyarakatan. Masing-masing pondok diwakili oleh pengasuh dan Himasal setempat.
Selain menjadi ajang mempererat silaturahmi antara masyayikh Lirboyo dan para khodim, pertemuan ini juga menjadi ruang untuk menyampaikan perkembangan masing-masing pondok, bertukar pengalaman, serta mendiskusikan berbagai kendala yang dihadapi.
Baca juga: Semarak Festival 1002 Bait Alfiyah Ibnu Malik Di Lirboyo
Dalam sambutannya, KH. Abdulloh Kafabihi Mahrus mengingatkan pentingnya akhlak mulia, tidak hanya bagi para santri, tetapi juga bagi seorang pengajar. Menurut beliau, seorang pengajar harus mampu menjadi teladan dalam berakhlak.
Sementara itu, KH. M. Anwar Manshur dalam mauizah hasanah mengajak para hadirinuntuk menjaga kebersamaan dengan memperbanyak perkumpulan. Kumpulan tersebut dilakasanakan dalam rangka bermusyawarah mengenai perkembangan dan kendala yang dihadapi.
Pada kesempatan yang sama, KH. An’im Falahuddin Mahrus mengawali pembahasan dengan menekankan pentingnya berbagi pengalaman antar pengurus pondok cabang. Pondok yang telah mengalami perkembangan diharapkan dapat membagikan pengalaman dan pengelolaannya agar menjadi inspirasi bagi pondok lain. Sebaliknya, pengalaman tersebut juga diharapkan mampu memotivasi pondok yang masih membutuhkan pengembangan.
Baca juga: Sambut Haul dan Haflah Ke-117, Pesantren Lirboyo Gelar Festival Ilmiah Santri
Beliau juga mengingatkan bahwa pengurus pondok cabang perlu membangun komunikasi dan hubungan kemasyarakatan (muasyarah) yang baik dengan para alumni di daerah masing-masing. Hal ini menjadi salah satu unsur penting dalam menjaga hubungan dan mendukung perkembangan pondok.
Kegiatan silaturahmi ini merupakan agenda rutin tahunan. Melalui pertemuan tersebut, berbagai program pondok cabang dievaluasi agar tetap berjalan selaras dengan dawuh dan arahan Majelis Pembina Pondok Pesantren Lirboyo (P2L).
Acara kemudian ditutup dengan doa yang dipimpin oleh KH. Nurul Huda Ahmad.
Kunjungi juga akun media sosial Pondok Lirboyo
